Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Produk Tempe Di Sentra Produksi Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek Jawa Timur

Andika Putra Setiawan(1*), Widi Artini(2), Agustia Dwi Pamujiati(3),

(1) Universitas Muhammadiyah Jember
(2) Faculty of Agriculture, Kadiri University
(3) Fakultas Pertanian, Universitas Kadiri
(*) Corresponding Author

Abstract


Observing the high interest of the Indonesian people towards the consumption of tempe, a research focused on the analysis of consumer behavior towards the purchase of tempe products was carried out in the tempe production centers. The research was focused on the reasons of consumers purchasing tempe products which include price factors, quality factors, service factors, and psychological factors. The analysis was based on interview data collected from 60 respondents, taken from the criteria of 30 consumers who bought few tempe product and 30 consumers who bought a large quantity of tempe products. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the consumer purchasing behavior of tempe products in tempe production centers in Kampak District, Trenggalek Regency was influenced by the dominant factor of affordable prices, the quality of products packaged with hygienic packaging, friendly sales service, and subscription factors. These four factors are expected to be taken into consideration for producers and marketers to determine their marketing strategy in a fairly tight industrial competition in the future.

Melihat animo masyarakat Indonesia yang cukup tinggi terhadap konsumsi tempe, maka dilakukan penelitian yang dititikberatkan pada analisis perilaku konsumen terhadap pembelian produk tempe di sentra produksi tempe. Penelitian difokuskan kepada alasan konsumen membeli produk tempe yang meliputi faktor harga, faktor kualitas, faktor pelayanan, dan faktor psikologis. Analisis didasarkan pada data wawancara yang dikumpulkan dari 60 responden, yang diambil dari kriteria 30 konsumen yang membeli produk tempe sedikit dan 30 yang membeli produk tempe dalam jumlah banyak. Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik garis besar bahwa perilaku pembelian konsumen atas produk tempe di sentra produksi tempe di Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dipengaruhi oleh faktor dominan harga yang terjangkau, kualitas produk yang dikemas dengan kemasan yang higienis, pelayanan penjualan yang ramah, dan faktor langganan. Keempat faktor ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para produsen dan pemasar untuk dapat menentukan strategi pemasaran dalam persaingan industri yang cukup ketat di masa yang akan datang.


Keywords


consumer behavior; price; psychological; quality; service

Full Text:

PDF

References


Berg, C., Jonsson, I., & Conner, M. (2000). C., Jonsson, I. dan Conner, M. 2000. Understanding Choice of Milk and Bread for Breakfast Among Swedish Children Aged 11-15 Years: An Application of the Theory of Planned Behavior. Appetite, 2(34), 5–19.

Fitriyah. (2016). Analisis perilaku konsumen dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian tempe kacang di Kabupaten Malang. Universitas Jember.

Gagliano, K. B., & Hathcote, J. (1994). Customer Satisfaction and Perception of Service Quality in Retail Apparel Speciality Stores. Journal of Service Marketing, 8(1), 96–118.

Garvin. (2000). Kualitas Produk: Alat Strategi Yang Penting (3rd ed.). Free Press.

Grolleau, G., & Caswell, J. A. (2005). Interaction Between Food Attributes in Markets: The Case of Environmental Labeling (No. 2005–5).

Grunert, K. G. (2002). Current Issues in The Understanding of Consumer Food Choice. Trends in Food Science & Technology, 13(8), 275–285.

Handoko, T. H. (2010). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia (2nd ed.). BPFE.

Istiana, L., & Syahlani, S. . (2008). Pengaruh Sikap, Norma Subyektif dan Kontrol Keperilakuan Terhadap Niat dan Perilaku Pembelian Susu Ultra High Temperature (UHT). Prosiding Pekan Promosi Susu Departemen Pertanian.

Kasanah, I. (2018). Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan Muslim Produk Keripik Tempe 2 Wahyu di Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun. IAIN Ponorogo.

Kotler. (2006). Manajemen Pemasaran. Rajawali Press.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2010). Principles of Marketing (13th ed.). Pearson.

Kumalasari, N. (2018). Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan dan Loyalitas Konsumen Tempe 5.17 Salatiga. Universitas Islam Indonesia.

Kusumawati, N. (2019). Pengaruh prilaku konsumen terhadap keputusan membeli tempe (Studi kasus konsumen di pasar Merapi Lampung Tengah). IAIN Metro.

Latif, W. A. (2011). Analisis Faktor Psikologis Konsumen dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Administrasi Indonesia, 1(1), 23–44.

Lovelock, C. H., & Wright, L. K. (2007). Manajemen Pemasaran Jasa (A. Widyantoro (ed.); 2nd ed.). Indeks.

Lupiyoadi, R. (2001). Manajemen Pemasaran Jasa Teori dan Praktik. Salemba Empat.

Majid, A. (2019). Pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan konsumen Tempe Barokah di Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Jawa Tengah dalam perspektif ekonomi islam. UIN Raden Intan.

Mowen, J. C., & Minor, M. (2002). Consumer Behaviour (L. Salim (ed.); 5 (1-2)). Penerbit Erlangga.

Nawawi, H. (2005). Metode Penelitian Bidang Sosial. Gadjah Mada University Press.

Rah, J. H., Hasler, C. M., Painter, J. E., & Chapman-Novakofski, K. M. (2004). Applying Theory of Planned Behavior to Women’s Behavioral Attitudes on and Consumption of Soy Products. Journal of Nutrition Education and Behavior, 36(5), 238–244.

Reeves, C. A., & Bednar, D. A. (1994). Defining Quality: Alternatives and Implications. Academy of Management Review, 19(3), 6–12.

Rohmawati, R. (2014). Pengaruh kualitas produk dan harga terhadap minat konsumen pada industri kripik tempe “Mahkota” di Desa Prandon Kabupaten Ngawi. Equilibrium, 2(2), 179–188.

Roimatul, Z. (2015). Analisis Pengaruh Keragaman Produk, Harga, Kualitas Pelayanan, Atmospher Kenyamanan Terhadap Keputusan Pembelian Di Warung Tamara Kediri. Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Setiadi, N. J. (2003). Perilaku Konsumen: Konsep dan Implikasinya untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Prenada Media.

Sinollah. (2011). Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Produk Tempe Di Kabupaten Magetan. Jurnal Manajemen Agribisnis, 11(4), 28–37.

Solikah, U. N. (2011). Analisis perilaku konsumen dalam membeli kecap di Kota Surakarta. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Sopiah, & Syihabudhin. (2008). Manajemen Bisnis Ritel. Andi Offset.

Suardika, I. M. P., Ambarawati, I. G. A. A., & Sukaatmadja, I. P. (2014). Analisis Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Sayur Organik CV Golden Leaf Farm Bali. Jurnal Manajemen Agribisnis, 2(1), 1–10.

Sugiyono. (2013). Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metedologi Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Alfabeta.

Suparjo, & Hariastuti, N. L. P. (2017). Pendampingan Pengabdian Kepada Masyarakat Untuk UKM Produk Tempe Di Kapasjaya. Jurnal Pengabdian LPPM Untag Surabaya, 2(3), 1–9.

Swastha, B. (2005). Azas-azas Marketing. X Liberty.

Swastha, B., & Irawan. (2008). Manajemen Pemasaran Modern. X Liberty.

Tjiptono, F. (2008). Strategi Pemasaran (2 (6)). Penerbit Andi.

Tjiptono, F. (2012). Service Management Mewujudkan Layanan Prima. Penerbit Andi.

Verbeke, W. (2000). Influences on the consumer decision-making process towards fresh meat: insight from Belgium and implications. British Food Journal, 10(7), 522–538.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/agrinika.v4i1.797

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.30737/agrinika.v4i1.797.g1012

Article Metrics

Abstract view : 602 times
PDF - 537 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed By :

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.