Konsep Pemasaran Untuk Usaha Baru Hidroponik Titik Tanam Minimum

Ema Nurzainul Hakimah(1*),

(1) UNPGRI KEDIRI
(*) Corresponding Author

Abstract


This research activity is motivated by the lack of optimal marketing of hydroponic products produced by PKM partner, PKM Program of Kemenristek Dikti Grant 2017, Pokja 4 TPPKK and Menur Posyandu, Blabak Village, Pesantren District, Kediri City, East Java Province. The success of hydroponic cultivation has not been followed by the ability to market. The accuracy of the marketing concept is expected to be able to maximize profits, when pranoto mongso consept in the limited land, and the minimum planting point can be done by partners. Based on this background, the formulation of the problem in this study is "What is the marketing concept that is applied to new hydroponic businesses ?, which is done by partners, namely Working Group 4 TPPKK and Menur Posyandu Blabak Village, Kediri City Islamic Boarding School District. The purpose is to find out the right and effective marketing concept for the optimal sale of hydroponic products with limited planting point conditions. Using qualitative research methods with a phenomenological approach, it is expected that direct observation and in-depth interviews with partners as informants. The selected informants have met criteria 5 R (relevance, recommendation, rapport, readiness, and reassurance). From in-depth interviews and observations, the data is validated through tests of internal validity (credibility), external validity (transferability), reliability (dependability) and triangulation techniques. The phenomenological analysis technique applied in this research is trancendental phenomenology analysis. The results of the study show that there is an application of the marketing concept, which is then referred to as the concept of social and relational marketing, which emphasizes networking, personal selling and direct selling with marketing media in the form of social media such as Facebook, Whatsapp, Instagram.

 

Kegiatan penelitian ini dilatarbelakangi kurang optimalnya pemasaran produk hidroponik yang dihasilkan mitra program PKM Hibah Kemenristek Dikti Tahun 2017 yaitu Pokja 4 TPPKK dan Posyandu Menur Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri Propinsi Jawa Timur. Keberhasilan budidaya tanaman hidroponik belum diikuti kemampuan memasarkan. Ketepatan konsep memasarkan diharapkan mampu memaksimalkan laba, ketika pranoto mongso pada lahan terbatas dengan titik tanam minimum dapat dilakukan oleh mitra. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Bagaimana konsep pemasaran yang diterapkan pada usaha baru hidroponik?, yang dilakukan.oleh mitra yaitu Pokja 4 TPPKK dan Posyandu Menur Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri.  Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui konsep pemasaran yang tepat dan efektif untuk penjualan produk hidroponik yang optimal dengan kondisi titik tanam yang terbatas.  Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, diharapkan dengan pengamatan secara langsung dan wawancara mendalam kepada mitra sebagai informannya. Informan yang dipilih telah memenuhi kriteria 5 R (relevance, recomendatioan, rapport, readiness, dan reassurance). Dari wawancara mendalam dan pengamatan, data divalidasi melaui uji validitas internal (credibility), validitas eksternal (transferability), reliabilitas (dependability) dan confirmability dengan teknik triangulasi. Teknik analisis fenomenologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah analisis fenomenologi trancendental. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penerapan konsep pemasaran yang selanjutnya konsep pemasaran tersebut disebut sebagai konsep pemasaran sosial dan relasional, yang menekankan pada networking, personal selling dan direct selling dengan media pemasaran berupa media sosial seperti facebook, whats app, instagram.


Keywords


Social and Relational Marketing Concepts; Hydroponics

Full Text:

PDF

References


Aliami, Fauji, dan Hakimah. 2018. “Dampak Pengembangan Pemasaran Digital Pada Start Up’s (Studi Kasus Pada Wirausaha Baru)”. Jurnal Ekonika Vol. 3 No. 1

Hasanudin, dkk. 2011. Anxieties Desires: 90 Insights for Marketing to Youth, Women, Netizen in Indonesia. Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama.

Kamayanti, A. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif Akuntansi. (A. D. Mulawarman, Ed.). Jakarta: Ngapurancang.

Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Indesk. PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Malau, Harman. 2017. Manajemen Pemasaran Teori dan Aplikasi Pemasaran Era Tradisional sampai Era Modernisasi Global. Bandung: Alfabeta.

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif (36th ed.). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Salim, Joko. 2010. Online Entrepreneur. Jakarta:PT Elex Media Komputindo

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wandanaya, Anita. 2012. “Pengaruh Pemasaran Online terhadap Keputusan Pembelian Produk”. Journal CCIT (Creative Communication And Innovative Technology) Vol. 5 No.2

https://bisnisukm.com-kemitraan-harus-dilakukan-agar-ukm-maju

http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/11/01/hadapi-era-revolusi-industri-40-pola-kemitraan-harus-dilakukan-agar-ukm-maju.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/ekonika.v4i1.336

Article Metrics

Abstract view : 55 times
PDF - 41 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Ekonika : Jurnal ekonomi universitas kadiri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed By :

 

Free counters!

Creative Commons License

Ekonika : Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.