Analisis Failure Mode And Effect Analysis Proyek X Di Kota Madiun

Aan Zainal Muttaqin(1*), Yudha Adi Kusuma(2),

(1) Jurusan Teknik Industri, Universitas PGRI Madiun
(2) Jurusan Teknik Industri, Universitas PGRI Madiun
(*) Corresponding Author

Abstract


Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) is a structured procedure to identify and prevent as many failure modes as possible. A failure mode is anything that is included in the defect, conditions outside the specified specifications, or changes in the product that cause disruption of the function of the product. The methodology used is descriptive research where data collection is obtained from library research and field research in the form of interviews and direct observation. In the data analysis conducted there were 46 Potential failures of the project activities. Then do the calculations on the value of the impact caused, then the value on the failure caused and the value on prevention. Of the three values are multiplied to calculate the priority value. The highest RPN is obtained on 9 indicators, namely planning, work contracts, Workshops and post-project activities, unexpected events, political conditions, costs, quality and time. The three highest indicators are planning with RPN 179.65, then RPN employment contract of 137.09 and Workshop activities with RPN 170.85. The total RPN of the 9 indicators is 1289.37 and the critical value is 143.26

Keyword : FMEA, RPN, failure mode

Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) adalah suatu prosedur terstruktur untuk mengidentifikasi dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan. Suatu mode kegagalan adalah apa saja yang termasuk dalam kecacatan, kondisi diluar spesifikasi yang ditetapkan, atau perubahan dalam produk yang menyebabkan terganggunya fungsi dari produk (Gasperz, 2002). Metodologi yang digunakan adalah penelitian deskriptif dimana pengumpulan data didapatkan dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yang berupa wawancara dan pengamatan langsung. Hasil yang didapat berupa 3 indikator risiko kritis tertinggi di proyek X yaitu perencanaan, kegiatan di workshop dan kegiatan pasca proyek dengan nilai 179,65; 170,85 dan 157,25.


Kata kunci: FMEA, risiko kritis.


Full Text:

PDF

References


V. Gasperz, Total Quality Management. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002.

N. Metasari, “Quality Engineering,” Wordpress, 2014. [Online]. Available: https://qualityengineering.wordpress.com/tag/six-sigma/. [Accessed: 31-Jul-2019].

M. F. S. Barraza, T. Smith, and S. M. Dahlgaard-Park, “Lean-kaizen public service: An empirical approach in Spanish local governments,” TQM J., vol. 21, no. 2, pp. 143–167, 2009.

E. W. Larson and C. F. Gray, Project Management: The Managerial Process. New York: Mc Graw-Hill, 2011.

G. Padma Arianie and N. Budi Puspitasari, “Perencanaan Manajemen Proyek Dalam Meningkatkan Efisiensi Dan Efektifitas Sumber Daya Perusahaan (Studi Kasus : Qiscus Pte Ltd),” J@ti Undip J. Tek. Ind., 2017.

G. P. Arianie and N. B. Puspitasari, “PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS SUMBER DAYA PERUSAHAAN (Studi Kasus : Qiscus Pte Ltd),” J@ti Undip J. Tek. Ind., 2017.

E. Dannyanti, “Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Dengan Metode PERT dan CPM (Studi Kasus Twin Tower Building Pasca Sarjana Undip),” Skripsi, 2010.

I. Safi and H. B. Santoso, “Analisis Optimasi Pelaksanaan Proyek Revitalisasi Integrasi Jaringan Universitas Kadiri Menggunakan,” J. Teknol. dan Manaj. Ind., vol. 3, no. 2, pp. 12–18, 2017.

I. Setyadi, “Analisis Penyebab Kecacatan Celana Jeans dengan Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di CV Fragile Din Co,” Univeristas Widyatama, Bandung, 2013.

Rawicaksana, “Kegunaan Failure Mode and Effect Analysis,” blospot.com, 2012. [Online]. Available: http://rawicaksana.blogspot.com/2012/05/fmea-perawatan-dan-pemantauan-kondisi.html. [Accessed: 13-Jul-2019].

N. R. Anugrah, L. Fitria, and A. Desrianty, “Usulan Perbaikan Kualitas Produk Menggunakan Metode Fault Tree Analysis ( Fta ) Dan Failure Mode and Effect,” pp. 146–157.

D. Satriaputri and E. R. Cahyadi, “Analisis Risiko Operasional Jalan Tol Jagorawi PT Jasa Marga (Persero) Tbk,” J. Manaj. dan Organ., vol. 6, no. 3, p. 258, 2016.

R. A. Angara, “Implementation of Risk Management Framework in Supply Chain: A Tale from a Biofuel Company in Indonesia,” SSRN Electron. J., 2012.

ShiftIndonesia, “Failure Mode and Effect Analysis and Study Lean Sigma,” Shift Indonesia, 2012. [Online]. Available: http://shiftindonesia.com/lean-six-sigma-mengenal-metode-fmea-failure-mode-and-effects-analysis/. [Accessed: 31-Jul-2019].

I. A. Risqiyah and I. Santoso, “RISIKO RANTAI PASOK AGROINDUSTRI SALAK MENGGUNAKAN FUZZY FMEA,” J. Manaj. dan Agribisnis, 2017.

Mardalis, Metode Penelitian: Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara, 1994.

A. Maksum, “Pengumpulan data,” J. Metod. pengumpulan data, 2012.

H. Hasanah, “TEKNIK-TEKNIK OBSERVASI (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial),” At-Taqaddum, vol. 8, no. 1, p. 21, 2017.

I. Agusta, “Teknik Pengumpulan dan Analisis Data Kualitatif,” J. Stud. Komun. dan Media, vol. 02, no. 1998, pp. 1–11, 2014.

M. M.Hanafi, “Risiko, Proses Manajemen Risiko, dan Enterprise Risk Management,” Manag. Res. Rev., pp. 1–40, 2014.

D. Triagus Setiyawan, S. Soeparman, and R. Soenoko, “Minimasi Waste Untuk Perbaikan Proses Produksi Kantong Kemasan Dengan Pendekatan Lean Manufacturing,” J. Eng. Manag. Industial Syst., vol. 1, no. 1, pp. 8–13, 2013.

S. Andiyanto, A. Sutrisno, and C. Punuhsingon, “Penerapan Metode FMEA untuk KUantifikasi dan Pencegahan Resiko Akibat Terjadinya Lean Waste,” Tek. Mesin, vol. 6 (1), pp. 45–57, 2014.

D. R. Kneeland, S. V. Nablo, D. E. Weiss, and T. E. Sinz, “Industrial use of the real time monitor for quality assurance in electron processing,” Radiat. Phys. Chem., vol. 55, no. 4, pp. 429–436, Jul. 1999.

H. P. Bloch, “Root Cause Failure Analysis,” in Petrochemical Machinery Insights, 2017.

A. Sokhibi, R. Primadasa, J. Lingkar, U. Gondangmanis, B. Kudus, and J. Tengah, “Analisis Resiko Musculosceletal Disorder Pada Pengguna Laboratorium Ergonomi Dan Perancangan Sistem Kerja Teknik Industri Univesitas Muria Kudus,” Progr. Stud. Tek. Ind. Fak. Tek. Univ. Muria Kudus, vol. 3, no. 2, pp. 2621–1262, 2018.

N. L. P. Haristuti, “Analisis Pengendalian Mutu Produk Guna Meminimalisasi Produk Cacat,” no. 1, pp. 268–275, 2015.

S. D. Suprayogi, “STATISTIKA DESKRIPTIF Suprayogi Statistika Deskriptif,” Stat. Deskriptif, 2012.

B. R. Kani, R. J. M. Mandagi, J. P. Rantung, and G. Y. Malingkas, “Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi (Studi Kasus: Proyek Pt. Trakindo Utama),” J. Sipil Statik, 2013.

L. N. Huda, “Analisis Kualitas Produk Minuman Guna Meningkatkan Performansi Jumlah Produksi Dengan Metode Fmea (Failure Mode And Effects Analysis),” Talent. Conf. Ser. Sci. Technol., 2018.

D. F. MAYANGSARI, HARI ADIANTO, and YOANITA YUNIATI, “Usulan Pengendalian Kualitas Produk Isolator Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) Dan Fault Tree Analysis (Fta),” Tek. Ind. Nas. Bandung, vol. 3, no. 2, pp. 81–91, 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/jatiunik.v1i2.118

Article Metrics

Abstract view : 260 times
PDF - 892 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Flag Counter