Analisa Perbaikan Postur Kerja Dengan Menggunakan Metode OWAS (Ovako Work Analysis System) Dengan Perancangan Fasilitas Di Bagian Penyortiran Batu Gamping PT. Timbul Persada

Krishna Tri Sanjaya(1*), Apreza Dwi Vidyantoro(2),

(1) Program Studi Teknik Industri, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Jawa Timur
(2) Program Studi Teknik Industri, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Jawa Timur
(*) Corresponding Author

Abstract


Limestone sorting work at PT. Embossed Persada is a repetitive work attitude and a long period of time, so that it can be at risk of causing Musculoskeletal disorders and discomfort at work. The purpose of this study is to analyze the working posture of limestone sorting operators. There are 3 work postures: limestone sorting work posture has a value of 4141, work posture for limestone removal 2173, and work posture for limestone 3333. Other objectives of this study are to identify work postures that have a risk of Musculoskeletal injury. Based on the results of the categorization of OWAS values, an assessment was obtained: limestone 4141-4 work posture, sludge removal posture 2173-3, work posture inserting limestone 3333-3. The work posture has a very high value where it is necessary to make immediate improvements to the work posture by redesigning the work facilities in the sorting section. Redesign of work facilities carried out to avoid Musculoskeletal interference that is using conveyor aids with a capacity of 9 Tons / Hour. The facility design uses measurements with an average value of Indonesian Ergonomics Anthropometry data

Keyword : Ergonomics, Working Postures, Musculoskeletal, The Design Of The Facility, OWAS

Pekerjaan peyortiran batu gamping di PT. Timbul Persada merupakan sikap kerja yang repetitif dan jangka waktu yang lama, sehingga dapat beresiko menimbulkan gangguan Musculoskeletal dan ketidak nyamanan dalam bekerja. Penelitian ini mencoba untuk mempelajari rangkaian kerja dan aspek Ergonomi yang mempengaruhi postur kerja pada divisi penyortiran tersebut dengan menggunakan metode OWAS (Ovako Work Analysis System), metode ini  digunakan untuk mengevaluasi sikap kerja yang berpotensi mengalami gangguan pada Musculoskeletal dimana postur kerja yang diamati meliputi pergerakan tubuh bagian punggung, bahu, tangan, dan kaki termasuk paha, lutut dan pergelangan kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa postur kerja operator penyortiran batu gamping. Diketahui ada 3 postur kerja : postur kerja pemilahan batu gamping memiliki nilai 4141, postur kerja pengangkatan batu gamping 2173, dan postur kerja memasukan batu gamping 3333. Tujuan lain dari penelitian ini adalah mengidentifikasi postur kerja yang memiliki resiko cedera Musculoskeletal. Berdasarkan hasil pengkategorian nilai OWAS maka, diperoleh penilaian : Postur kerja pemilahan batu gamping 4141-4, postur kerja pengangkatan batu gampng 2173-3, postur kerja memasukkan batu gamping 3333-3. Postur kerja tersebut memiliki nilai yang sangat tinggi dimana perlu dilakukan perbaikan segera terhadap postur kerja dengan perancangan ulang fasilitas kerja pada bagian penyortiran. Perancangan ulang fasilitas kerja yang dilakukan untuk menghindari gangguan Musculoskeletal yaitu menggunakan alat bantu conveyor dengan kapasitas 9 Ton/Jam. Perancangan fasilitas ini dirancang dengan pengukuran menurut nilai rata-rata data Anthropometri Ergonomi Indonesia. Dengan mengevaluasi postur kerja sebelum adanya perbaikan, sehingga hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam perancangan stasiun kerja yang sesuai dengan aspek-aspek Ergonomi.

Kata Kunci : Ergonomi, Postur Kerja, Musculoskeletal, Perancangan Fasilitas, OWAS.


Full Text:

PDF

References


R. Rajesh, “Manual Material Handling: A Classification Scheme,” Procedia Technol., vol. 24, no. 1978, pp. 568–575, 2016.

B. M. Deros, D. D. I. Daruis, and I. M. Basir, “A Study on Ergonomic Awareness among Workers Performing Manual Material Handling Activities,” Procedia - Soc. Behav. Sci., vol. 195, pp. 1666–1673, 2015.

E. Mas’idah, W. Fatmawati, and L. Ajibta, “Analisa Manual Material Handling (MMH) dengan Menggunakan Metode Biomekanika Untuk Mengidentifikasi Resiko Cidera Tulang Belakang (Musculoskeletal Disorder),” Universitas Sultan Agung, vol. 45, no. 119. pp. 37–56, 2009.

G. Naik and M. R. Khan, “Prevalence of MSDs and Postural Risk Assessment in Floor Mopping Activity Through Subjective and Objective Measures,” Saf. Health Work, vol. 11, no. 1, pp. 80–87, 2020.

L. S. Intani, “Analisis Musculoskeletal Disorders (MSDS) Untuk Mengurangi Keluhan Fisik Pada Operator Tenun Ikat Troso,” Jur. Tek. Ind. Fak. Tek., 2014.

Tiara and S. Perdana, “Analisis Beban Kerja Fisiologi Pada Proses Produksi Pembuatan Rumah Boneka Dengan Pekerja Penyandang Disabilitas,” Oper. Excell. J. Appl. Ind. Eng., vol. 11, no. 1, p. 98, 2019.

E. Mas’idah, W. Fatmawati, and L. Ajibta, “Analisa Manual Material Handling (MMH) dengan Menggunakan Metode Biomekanika Untuk Mengidentifikasi Resiko Cidera Tulang Belakang (Musculoskeletal Disorder),” Univ. Sultan Agung, vol. 45, no. 119, pp. 37–56, 2009.

E. Stemn, “Analysis of Injuries in the Ghanaian Mining Industry and Priority Areas for Research,” Saf. Health Work, vol. 10, no. 2, pp. 151–165, 2019.

R. R. Ardiliansyah, L. Handoko, and Wiediartini, “Analisis Tingkat Risiko Cedera MSDs pada Pekerjaan Manual Material Handling dengan Metode REBA dan RULA pada Pekerjaan Area Produksi,” no. 2581, pp. 61–66, 2006.

F. Saftarina and D. L. S. Simanjuntak, “Postur Kerja dan Keluhan Musculoskeletal Disorder Pada Perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Abdul Moeloek,” JK Unila, vol. 1, no. 3. pp. 533–539, 2017.

A. N. Bintang and S. K. Dewi, “Analisa Postur Kerja Menggunakan Metode OWAS dan RULA,” J. Tek. Ind. Univ. Muhammadiyah Malang, vol. 18, No. 01, 2017.

Y. Y. Nwe et al., “Workload assessment with Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) in Japanese vineyards with focus on pruning and berry thinning operations,” J. Japanese Soc. Hortic. Sci., vol. 81, no. 4, pp. 320–326, 2012.

Sriyanto and W. A. S. P., “Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS) (Studi Kasus: PT Sanggar Sarana Baja Transporter),” CWL Publ. Enterp. Inc., Madison, vol. 2004, p. 352, 2004.

D. Kurniawati and H. Yuliando, “Productivity Improvement of Small Scale Medium Enterprises (SMEs) on Food Products: Case at Yogyakarta Province, Indonesia,” Agric. Agric. Sci. Procedia, vol. 3, pp. 189–194, 2015.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2012.

I. Agusta, “Teknik Pengumpulan dan Analisis Data Kualitatif,” J. Stud. Komun. dan Media, vol. 02, no. 1998, pp. 1–11, 2014.

Y. K. Kong, S. yong Lee, K. S. Lee, and D. M. Kim, “Comparisons of ergonomic evaluation tools (ALLA, RULA, REBA and OWAS) for farm work,” Int. J. Occup. Saf. Ergon., 2018.

L. T. Dewi, “Karakterisasi Keluhan Muskuloskeletal Akibat Postur Kerja Buruk Pada Pekerja Industri Kecil Makanan,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 15, no. 2, p. 145, 2017.

U. S. Utara, “Tinjauan Pustaka Muskuloskeletal Disorders,” /repository.usu.ac.id, 5AD. [Online]. Available: http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/58835/Chapter II.pdf;jsessionid=A0992D4040A32172926B855330AFABD2?sequence=4.

P. D. Sugiyono, metode penelitian kuantitatif, kualitatif,dan R&D. 2016.

M. P. Dr. Whidmurni, “Penelitian Kuantitatif,” Pemaparan Metod. Kuantitatif, 2017.

R. Christan, “Nordic Body Map,” in Nordic Body Map, Universitas Nusa Cendana: www.academia.edu, 2015, p. 1.

R. N. Jalajuwita and I. Paskarini, “Hubungan Posisi Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Unit Pengelasan Pt. X Bekasi,” Indones. J. Occup. Saf. Heal., vol. 4, no. 1, p. 33, 2015.

M. Talibov et al., “Workplace Diesel Exhausts and Gasoline Exposure and Risk of Colorectal Cancer in Four Nordic Countries,” Saf. Health Work, vol. 10, no. 2, pp. 141–150, 2019.

O. E. Williamson et al., “CAPACIDADES DINÂMICAS COMO DIFERENCIAL ESTRATÉGICO PARA A SUSTENTABILIDADE,” J. Bus. Res., 2016.

D. P. Restuputri, “Metode REBA Untuk Pencegahan Musculoskeletal Disorder Tenaga Kerja,” J. Tek. Ind., vol. 18, no. 1, p. 19, 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/jatiunik.v2i2.334

Article Metrics

Abstract view : 362 times
PDF - 394 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri



Creative Commons License
JATI UNIK is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.