HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT OBSTETRI DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PRETERM PADA IBU BERSALIN DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI TAHUN 2015

Felyanuari Fef Firdaus(1*), fauzia laili(2), Siska Nawang Ayunda(3),

(1) Prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri, Jl, Selomangleng 1 Kediri
(2) Prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri, Jl, Selomangleng 1 Kediri
(3) Prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri, Jl, Selomangleng 1 Kediri
(*) Corresponding Author

Abstract


Saat ini mortalitas dan morbiditas neonatus pada bayi preterm masih tinggi. Persalinan preterm dapat disebabkan oleh adanya riwayat obstetri, sebab riwayat obstetri yang buruk pada kehamilan sebelumnya dapat berpengaruh pada kondisi alat reproduksi. Berdasarkan hasil survey diketahui adanya peningkatan kejadian persalinan preterm di RSUD Gambiran Kota Kediri pada tahun 2013 ke tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara riwayat obstetri dengan kejadian persalinan preterm pada ibu bersalin di RSUD Gambiran Kota Kediri Tahun 2015. Desain penelitian ini inferensial dengan menggunakan cross sectional. Populasinya adalah semua ibu bersalin multipara dan grandemultipara di RSUD Gambiran Kota Kediri tahun 2015, dengan Simple Rondom Sampling diperoleh sample 221 responden. Variabel independen yang diteliti adalah riwayat obstetri sedangkan variable dependen yang diteliti adalah persalinan preterm. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (65,2%) tidak memiliki riwayat obstetri dan sebagian besar (52,9%) mengalami kejadian persalinan preterm. Hasil analisa data menggunakan uji Spearman Rank diketahui p-value=0,000 dan α=0,05 (p-value< α) maka H0 ditolak dan H1 diterima, dengan koefisien korelasi (r)=0,547 yang berarti ada hubungan positif antara riwayat obstetri dengan kejadian persalinan preterm di RSUD Gambiran Kota Kediri Tahun 2015.  Berdasarkan hasil penelitian bahwa riwayat obstetri mempengaruhi kejadian persalinan preterm. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk menambawa wawasan dan keterampilan dalam melakukan penatalaksanaan persalinan preterm serta memberi masukan ibu hamil untuk waspada terhadapat riwayat obstetric yang buruk dan persalinan preterm.


Full Text:

PDF

References


Sari, R. I. (2010). Hubungan Fkator Resiko Multiparitas dengan Persalinan Preterm. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Merzalia. (2012). Asuhan Patologi. Jakarta: Fitramaya.

Varney, H. (2008). Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Jakarta: EGC.

WHO. (2015, November). WHO. Retrieved march 1, 2014, from http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs363/en/

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2013. (2014). Surabaya: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Sinclair, C. (2010). Buku Saku Kebidanan. Jakarta: EGC.

Manuaba. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit kandungan dan KB. Jakarta: EGC.

Prawirohardjo, S. (2010). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka.

Prawirohardjo, S. (2010). Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Wheeler, L. (2009). Buku Saku Asuhan Pranatal dan Pascamatur. Jakarta: EGC.

Wiknjosastro, H. (2010). Ilmu Bedah Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/jumakes.v1i1.744

Article Metrics

Abstract view : 165 times
PDF - 505 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.