UJI LABORATORIUM PEMANFAATAN BIO ENZIM (BIOCONC) SEBAGAI PEREDUKSI SEMEN PADA BATA BETON MUTU A

Much Mivtachul Amin(1), Arthur Daniel Limantara(2*), Sigit Winarto(3),

(1) Fakultas Teknik, Universitas Kadiri
(2) Fakultas Teknik Universitas Kadiri
(3) Fakultas Teknik Universitas Kadiri
(*) Corresponding Author

Abstract


Concrete has many classifications and characteristics, from low, medium to high-quality concrete. Along with the development of today's technology, many types of materials and mixtures are used. The added ingredients and mixtures include Superplasticizer, Fly Ash, Silica fume, and Bio Enzyme (Bioconc). In this study, using a mixture of K400 concrete work and the addition of Bio Enzyme (Bioconc) as a cement reduction was 500 ml / m³, and the variation of the cement reduction factor (R) was 0%, 5%, 10%, 20%, 30%. Test specimens were carried out at 7, 28, and 49 days with the parameters used were only compressive strength. From the results of the study showed the average value of concrete strength in 28 days for each variation was 5% (40,024 MPa), 10% (33,569 MPa), 20% (26,560 MPa), 30% (22,871 MPa). From the data of the average compressive strength of concrete in each variation obtained data that the value of concrete strength with an R-value of 11% is equal to the average compressive strength value of K400 (33.2 MPa). So it can be concluded that the addition of Bionconc as much as 500 ml / less can reduce cement by ± 11%.

Beton memiliki banyak sekali klasifikasi dan karakteristik, dari beton mutu rendah, sedang sampai tinggi. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini banyak sekali jenis bahan dan campuran yang digunkan. Bahan tambah dan campuran tersebut diantaranya Superplasticizer, Fly Ash, Silicafume dan Bio Enzim (Bioconc). Pada penelitian ini menggunakan job mix beton K400 dan dilakukan penambahan cairan Bio Enzim (Bioconc) sebagai pereduksi semen sebanyak 500 ml/m³ dan variasi factor reduksi semen (R) 0%,5%,10%,20%,30%. Jumlah benda uji pada masing-masing variasi di buat 6 benda uji berbentuk kubus 15x15x15 cm. pengujian benda uji tersebut dilakukan pada umur 7, 28, dan 49 hari dengan parameter yang digunakan adalah kuat tekan saja. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kuat beton dalam 28 hari disetiap variasi adalah 5% (40.024 Mpa),10% (33.569 Mpa), 20% (26,560 Mpa), 30% (22.871 Mpa). Dari data rata-rata kuat tekan beton dalam setiap variasi diperoleh data bahwa nilai kuat beton dengan nilai R 11% sama dengan nilai rata-rata kuat tekan K400 (33,2 Mpa). Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan Bionconc sebanyak 500 ml/m³ dapat mereduksi semen sebanyak ±11%.


Keywords


Bio Enzym (Bioconc); Compressive Strenght; Concrete; Cement

Full Text:

PDF

References


A. C. Sembiring and J. J. Saruksuk, “Uji Kuat Tekan Dan Serapan Air Pada Paving Block dengan Bahan Pasir Kasar, Batu Kacang, dn Pasir Halus,” JURITI PRIMA (Junal Ilm. Tek. Ind. Prima), vol. 1, no. May, 2018, doi: 10.5281/zenodo.1207331.

K. rustandi, M. Hasjim, and R. Juniah, “Analisis Pengendalian Mutu Hasil Reduksi Batu Kapur Menggunakan Hammer Crusher Sebagai Bahan Utama Pembuatan Semen Di Pt. Semen Baturaja (Persero), Tbk,” J. Ilmu Tek. Sriwij., vol. 2, no. 6, 2014.

R. Syamsuddin, A. Wicaksono, and F. Fazairin, “Pengaruh Air Laut Pada Perawatan ( Curing ) Beton Terhadap Kuat Tekan Dan Absorpsi Beton Dengan,” Jur. Tek. Sipil Univ. Brawijaya, vol. 5, no. 2, pp. 68–75, 2011.

W. M. Rosanti and E. T. Winanti, “Pemanfaatan Lumpur Lapindo Dan Fly Ash Sebagai Bahan Campuran Pada Pembuatan Bata Beton Ringan,” Rekayasa Tek. Sipil, vol. 2, no. 2, pp. 1–7, 2016.

F. Akbar, A. Ariyanto, and B. Edison, “Penggunaan Tempurung Kelapa Terhadap Kuat Tekan Beton K-100,” vol. 1, no. 1, pp. 1–11, 2014.

H. Hardiani and S. Sugesty, “Pemanfaatan Limbah Sludge Industri Kertas Sigaret Untuk Bahan Baku Bata Beton.” 2009.

R. B. Anugraha and S. Mustaza, “Beton Ringan dari Campuran Styrofoam dan Serbuk Gergaji dengan Semen Portland 250, 300 dan 350 kg/m3,” J. Apl. Tek. Sipil, vol. 8, no. 2, p. 57, 2010, doi: 10.12962/j12345678.v8i2.2722.

A. R. Mukhlis Iwan Mustaqim, Juli Marliansyah, “Pengaruh Penambahan Abu Tempurung Kelapa Terhadap Kuat Tekan Paving Block,” J. Mhs. Tek., vol. 3, pp. 1–9, 2017.

F. P. Pane, H. Tanudjaja, and R. S. Windah, “Pengujian Kuat Tarik Lentur Beton Dengan Variasi Kuat Tekan Beton,” J. Sipil Statik, vol. 3, no. 5, pp. 313–321, 2015.

N. Anom Wiryasa and I. Sudarsana, “Pemanfaatan Lumpur Lapindo Sebagai Bahan Substitusi Semen Dalam Pembuatan Bata Beton Pejal,” J. Ilm. Tek. Sipil, vol. 13, no. 1, pp. 39–46, 2009.

N. R. Devi, “STUDI PEMANFAATAN LIMBAH B3 KARBIT DAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON SIAP PAKAI (BSP) (STUDI KASUS : PT. VARIA USAHA BETON),” J. Presipitasi Media Komun. dan Pengemb. Tek. Lingkung., 2016, doi: 10.14710/presipitasi.v13i1.34-43.

A. Asroni, BALOK PELAT BETON BERTULANG. 1997.

PBI 1971 N.I. - 2, “Peraturan Beton Bertulang indonesia 1971 N.I. - 2,” Jakarta Direktorat Penyelid. Masal. Bangunan, vol. 7, p. 130, 1971.

SNI15-2049-2004, “SNI 15-2049-2004 Semen Portland,” Badan Standar Nas. Indones., pp. 1–128, 2004.

Frieda, O. Meilawaty, and F. Aqila, “Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Sebagai Pereduksi Semen Dalam Campuran Beton Berpori Ramah Lingkungan ( Green Pervious Concrete ),” J. Tek., vol. 1, no. 2, pp. 129–135, 2018.

E. Gardjito, A. I. Candra, and Y. Cahyo, “Pengaruh Penambahan Batu Karang Sebagai Substitusi Agregat Halus Dalampembuatan Paving Block,” UKaRsT, vol. 2, no. 1, p. 35, 2018, doi: 10.30737/ukarst.v2i1.374.

A. D. Limantara, A. Widodo, S. Winarto, L. D. Krisnawati, and S. W. Mudjanarko, “Optimizing the use of natural gravel Brantas river as normal concrete mixed with quality fc = 19.3 Mpa,” IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 140, no. 1, 2018, doi: 10.1088/1755-1315/140/1/012104.

B. B. Leovie Haf, “Pengaruh Penggunaan Fly Ash Pada Beton Mutu Normal Dan Mutu Tinggi Ditinjau Dari Kuat Tekan Dan Absorbsi,” J. Media Tek. Sipil, vol. 10, no. 1, pp. 2–5, 2013, doi: 10.22219/jmts.v10i1.1206.

E. Arifi, “Pemanfaatan Fly Ash Sebagai Pengganti Semen Parsial Untuk Meningkatkan Performa Beton Agregat Daur Ulang,” Rekayasa Sipil, vol. 9, no. 3, pp. 229–235, 2015.

M. Sumajouw, S. Dapas, and R. Windah, “Pengujian Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi,” J. Ilm. Media Eng., vol. 4, no. 4, p. 97267, 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/jurmateks.v1i1.166

Article Metrics

Abstract view : 1260 times
PDF - 540 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Email : jurmateks@unik-kediri.ac.id

Lisensi Creative Commons
Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Sipil (JURMATEKS) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.