PEMANFAATAN LIMBAH GYPSUM BOARD DAN BATU BATA MERAH UNTUK SUBSTITUSI SEMEN PADA PEMBUATAN BETON

Didik Hadi Prayogo(1*), Ahmad Ridwan(2), Sigit Winarto(3),

(1) Universitas Kadiri
(2) Universitas Kadiri
(3) Universitas Kadiri
(*) Corresponding Author

Abstract


Beton merupakan salah satu unsur penyusun bangunan paling vital mulai dari kolom,bata, paving hingga jalan terbuat dari beton sehingga penggunaan beton cenderung tinggi. Beton sering digunakan sebagai bahan penyangga utama pada suatu bangunan maka diperlukan kualitas yang baik, namun hal tersebut tidak di sertai dengan kualitas bahan yang kian menurun,makadiperlukan inovasi penambahan bahan baru yang setidaknya dapat mengurangi kebutuhan bahan utama pembuat beton, salah satunya pemanfaatan limbah Gypsum Board dan limbah batu bata merah

Hasil dari pengetesan uji kuat tekan beton dengan penambahan limbah Gypsum Board dan limbah batu bata merah terhadap semen didapatkanhasil yang cukup bagus

Beton yang memiliki nilai kuat tekan rata-rata paling tinggi selain beton normal di miliki beton dengan campuran batu bata merah dan limbah gypsum masing-masing 10% dengan nilai kuat tekan sebesar 250,56 Kg/cm²,dan yang memiliki nilai kuat tekan paling rendah di miliki beton dengan campuran batu bata merah dan limbah gypsum masing-masing 15% dengan nilai kuat tekan 195,56 Kg/cm².


Full Text:

PDF

References


A. I. Candra, E. Gardjito, Y. Cahyo, and G. A. Prasetyo, “Pemanfaatan Limbah Puntung Rokok Filter Sebagai Bahan Campuran Beton Ringan Berpori,” UKaRsT, vol. 3, no. 1, pp. 82–89, 2019.

R. A. Herlan Pratikto, “Penelitian kuat uji tekan beton dengan memanfaatkan limbah beton yang tidak terpakai,” UKaRsT, vol. Vol no 1 n, pp. 21–25.

A. I. Candra, “ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI STROUS PILE PADA PEMBANGUNAN GEDUNG MINI HOSPITAL UNIVERSITAS KADIRI Agata,” Ukarst, vol. 1, pp. 63–70.

A. I. Candra, A. Yusuf, and A. R. F, “STUDI ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PADA PEMBANGUNAN GEDUNG LP3M,” vol. 3, no. 2, pp. 166–171, 2018.

N. A. Kurniawan, J. T. Sipil, F. Teknik, and U. Kadiri, “Penelitian penambahan bahan limbah tetes tebu dari pabrik gula meritjan pada campuran aspal beton.”

S. F. Romadhoni et al., “Studi experimen kuat tekan beton dengan memanfaatkan limbah keramik dan bata merah,” pp. 69–76.

Departemen Pekerjaan Umum, “Bertulang Indonesia,” 1971.

SNI 03-1974-1990, “Metode pengujian kuat tekan beton,” 1990.

E. Hunggurami, “PERBANDINGAN DESAIN CAMPURAN BETON NORMAL MENGGUNAKAN SNI 03-2834-2000 DAN SNI 7656 : 2012,” vol. VI, no. 2, pp. 165–172, 2017.

A. Iwan and E. Siswanto, “MENGGUNAKAN HYDROTON DAN MASTER EASE 5010,” vol. 3, no. 2, pp. 162–165, 2018.

J. Fropil et al., “Analisis Perbandingan Penggunaan Limbah Gypsum Dengan Semen Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah,” Fropil, vol. 4, no. 1, pp. 49–64, 2016.

R. Anggraini, “PENGARUH PENAMBAHAN PHYROPILIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON,” J. Rekayasa Sipil, vol. 2, no. 3, pp. 163–174, 2008.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/jurmateks.v2i2.542

Article Metrics

Abstract view : 127 times
PDF - 105 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


EMAIL : jurmateks@unik-kediri.ac.id


 

Lisensi Creative Commons
JURMATEKS is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.