PERENCANAAN AGREGAT PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JENIS FLOORING DENGAN PENDEKATAN HEURISTIC (Study Kasus Pada PT Sinar Rimba Pasifik Sidoarjo)

reny dwi susanti(1*), heribertus budi santoso(2), ana komari(3),

(1) Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Kadiri.
(2) Faklutas Teknik,Program Studi Teknik Industri Universitas Kadiri.
(3) Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri,Universitas Kadiri.
(*) Corresponding Author

Abstract


Proses produksi yang saling berkaitan sehingga ketika tujuan yang satu optimal bisa saja mengakibatkan tujuan yang lain kurang optimal atau bisa juga merugikan tujuan yang lain. PT. Sinar Rimba Pasifik merupakan perusahaan yang bergerak dibidang mebel terdaftar pada tahun 2000 dan beralamat di Desa Jatikalang, Krian-Sidoarjo Sidoarjo Jawa Timur. Pengukuran efisiensi kerja karyawan di PT. Sinar Rimba Pasifik masih dikatakan konvensional, karena dalam kenyataannya perusahaan ini hanya menggunakan tolak ukur prestasi kerja sebagai pedoman untuk menilai keberhasilan suatu kinerja karyawan dalam pencapaian efisiensi kerja ada faktor-faktor yang mempengaruhi dan keseimbangan dimana karyawan yang berlebihan beban kerja akan cenderung lebih cepat bosan dan lelah dalam menjalankan tugasnya, sehingga cenderung tidak produktif.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatory, yaitu penelitian mengambil sampel dari suatu produk-produk menggunakan koesioner sebagai alat pengumpulan data pokok untuk menjelaskan keadaan sekarang maupun keadaan yang akan datang. Penelitian ini menggunakan beberapa tahapan guna mengetahui perencanaan agregat produksi di PT. Sinar Rimba Pasifik, serta menganalisis perlunya menggunakan metode atau pendekatan yang tepat. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan heuristik dengan melakukan komparasi terhadap tiga tipe variasi dari perencanaan agregat, yakni pengendalian Tenaga Kerja, Sub-kontrak, dan Hibrid Lembur (overtime).

Masing-masing alternatif tersebut akan mempunyai dampak yang berpengaruh secara psikologis maupun non psikologis. Perusahaan yang menaikkan tingkat produksi dengan cara lembur pada saat permintaan tinggi ada kemungkinan akan mengalami penurunan semangat pekerja pada saat lembur di tiadakan.

Perencanaan agregat produksi Naguring Heating Flooring dalam penelitian ini dibatasi dengan adalah penentuan jumlah produksi yang sesuai dengan permintaan, mengoptimalkan pendapatan, dan pengalokasian sumber daya terkhusus dalam efisiensi jam kerja, dan mengetahui optimalisasi penggunaan metode hauring.

 

Kata Kunci: Agregat , Heuristik, Flooring


Full Text:

PDF

References


Anwar, Nasution Deny Singgih. (2014). Manajemen industri.Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Ari Sudarman. 2012. Teori Ekonomi Mikro, edisi 4, Yogyakarta : BPFE UGM

Assauri, Sofjan, “Manajemen Produksi dan Operasi Edisi Revisi 2004”,Lembaga Penerbit FE-UI, Jakarta, 2004

Garrison, Noreen, and Brewer, 2007. Managerial Accounting, AkuntansiManajerial, GrahaIlmu, Yogyakarta

Gaspersz, Vincent. 2014. Production Planning And Inventory Control (edisirevisi). PT Gramedia Pustaka Umum, Jakarta..

Hakim,Lukmanul, 2008, Mengetahui keakuratan perhitungan biaya produksi, Lok Media,Yogyakarta.

Hanggana, Puspa Sari. 2012.Akuntansi Biaya, Teori dan Aplikasi Cetakan 3.Surakarta: LPP UNS dan UNS Pres

Rio Armindo, 2006.PenentuanKapasitas Optimal Produksi.Bogor. Putra pers

Rosnani Ginting, (2007). Sistem Produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu

Rosnani Ginting, (2007). Sistem Produksi Cetakan ke-2. Yogyakarta: Graha Ilmu

Sukendar, Et Al. 2008. Metoda Agregat Planning Heuristik Sebagai Perencanaan Dan Pengendalian Jumlah Produksi Untuk Minimasi Biaya. Prosiding Seminar Nasional Teknoin Bidang Teknik Industri. Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Sultan Agung


Article Metrics

Abstract view : 3 times
PDF - 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.