DAMPAK GLOBALISASI PADA MASYARAKAT DAN SISTEM RELIGI DI KECAMATAN WATES KABUPATEN KEDIRI

Suwarno Suwarno(1*), Sugeng Widodo(2), Teguh Pramono(3), Rizki Yudha Bramantyo(4),

(1) Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadirii
(2) Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadirii
(3) Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadirii
(4) Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kadiri
(*) Corresponding Author

Abstract


Fanatisme agama, maupun fanitisme sosial budaya tidak mampu membendung perkembangan dan persebaran teknologi yang dewasa ini sudah mengglobal di seluruh dunia, dan merasuk ke pelosok negeri, melompati lintas batas wilayah teritorial. Seluruh aktivitas kehidupan bahkan religi tanpa terkecuali terjangkiti oleh hal terseebut.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Adapun teknik yang digunakan untuk menentukan informan sebagai sumber data dengan teknik purposive, dan pengumpulan data dilakukan dengan penamatan mendalam dan wawancara mendalam, data yang telah terkumpul dan sudah melalui uji keabsahan data dianalisis dengan teknik analisis interaktif Milles dan Huberman. Hasil penelitian sebagai berikut : dalam pelaksanaan kegiatan religi  masyarakat yang multi agamis maupun multi religi masing-masing dijiwai oleh sikap religius, supernatural, nilai-nilai religi, umat atau kesatuan sosial yang menganut sistem keyakinan tersebut (jamah) serta menggunakan media atau sarana dalam peribatan. Media peribadatan tersebut antara lain musholla, masjid, gereja, pure dan sejenisnya, sajadah, rukuh (bagi ummat muslim) dan masih banyak lagi. Pengaruh teknologi dan globalisasi tercermin dalam kehidupan sehari-hari, misalnya kentongan dan bedug digantikan oleh sound system (pengeras suara), Handphone menjadi media siar agama, disamping juga media bisnis atau komunikasi lain, demikian juga dengan kostum ibadah.

Kata Kunci: Sistem religi; Teknologi; Globalisasi


Full Text:

PDF

References


Albrow, Martin. 2001. Governance in 21 Century : Society as Sosial Diversity : The Challenge for Governance in the Global Age. Woodrow Wilson International Center for Scholars, United States and University of Surrey Roehampton, United Kingdom.

Beilharz, P. 2005. Teori-Teori Sosial, Observasi Ktritis Terhadap Filsof Terkemuka, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Castells, Manuel. 1996. The Rise of the Network Society, Oxford: Blackwell.

Koentjaraningrat, 2010. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Mulgan, Geoff. 1998. Connexity: Responsibility, Freedom, Businessand Power in the New Century. London: Vintage.

Muttaqin, A. 2014. Eksistensi Agama Dalam Era Globalisasi. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 8(1), 41–59.

Muzaqi, A. H., Pratama, M. R., & Widodo, S. 2020. Strategi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas Netra Melalui Kebijakan Ingklusif. Journal Publicuho, 3(3), 381–393.

Polnaya, G. A., & Darwanto. 2015. Pengembangan Ekonomi Lokal Untuk Meningkatkan Daya Saing Pada Ukm Ekonomi Kreatif Batik Bakaran Di Pati, Jawa Tengah. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi, Vol 22, No 1 (2015)

Robertson, R. 1992. Globalization, London: Sage.

Ruhil, R. 2017. Millennium Development Goals to Sustainable Development Goals: Challenges in the Health Sector. Journal Description International Studies, Vol. 52(1–4), 118–135.

Sandriharmy, K. 2010. The Role of Law in Solving the Banking Crisis in Indonesia (second edi). PT. Rajagrafindo Persada.

Suwarno. 2007. Disertasi : Perubahan Sosial Masyarakat Bakumpai Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. Program Pascasarjana UNMER. Malang.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/mediasosian.v4i2.1196

Article Metrics

Abstract view : 401 times
PDF - 770 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Mediasosian licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.