EFEKTIVITAS EDUKASI PENYULUHAN IVA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, MINAT, DAN KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA 30–50 TAHUN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30737/jubitar.v7i1.7575

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi penyuluhan inspeksi visual asam asetat terhadap peningkatan pengetahuan, minat, dan keikutsertaan pemeriksaan pada wanita usia 30–50 tahun. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel penelitian terdiri dari 80 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan, minat, dan lembar observasi keikutsertaan pemeriksaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan responden tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks, meningkatkan minat untuk melakukan pemeriksaan, serta mendorong keikutsertaan nyata dalam pemeriksaan dibandingkan kelompok yang tidak mendapatkan intervensi secara terstruktur. Hasil pendukung juga menunjukkan bahwa karakteristik responden pada kedua kelompok relatif sebanding sehingga perubahan yang terjadi dapat dikaitkan dengan intervensi yang diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan secara interaktif dan sistematis memudahkan responden memahami manfaat pemeriksaan, membentuk sikap yang lebih positif, dan memperkuat kesiapan untuk bertindak. Dengan demikian, edukasi penyuluhan dapat menjadi strategi promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pemeriksaan inspeksi visual asam asetat dan mendukung upaya deteksi dini kanker serviks di pelayanan kesehatan primer.

Kata kunci: deteksi dini, inspeksi visual asam asetat, kanker serviks, minat, pengetahuan

References

DAFTAR PUSTAKA

Alestari, R. O., Arsesiana, A., & Widyandini, M. (2022). Analisis hubungan pengetahuan wanita usia 30–50 tahun tentang inspeksi visual asam asetat dengan minat dalam melakukan pemeriksaan. Jurnal Surya Medika, 8(2), 95–100.

Altová, A., et al. (2024). Educational inequalities in cervical cancer screening participation in Europe. Preventive Medicine, 186, 108130.

Ebu, N. I., et al. (2019). Impact of health education intervention on knowledge and perception of cervical cancer and screening for women in Ghana. BMC Public Health, 19, 1505.

International Agency for Research on Cancer. (2025, April). Country brief: Indonesia. Global Cancer Observatory, Elimination Planning Tool.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024a, February 22). Kemenkes bertekad mempercepat eliminasi kanker serviks.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024b, February 2). Skrining kanker serviks modal utama tanggulangi kematian perempuan.

Tin, K. N., et al. (2023). Interventions to increase the uptake of cervical cancer screening in low- and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. BMC Women's Health, 23, 88.

World Health Organization. (2024, November 15). WHO, UNFPA commend Indonesia’s efforts to eliminate cervical cancer, urge streamlined vaccine strategy and enhanced screening.

World Health Organization. (2025). Cervical cancer. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cervical-cancer

World Health Organization. (2025, December 2). Cervical cancer.

Wulandari, S., Viridula, E. Y., Nuridani, & Erika, P. (2023). Hubungan antara tingkat pendidikan dengan sikap pasangan usia subur tentang pemeriksaan inspeksi visual asam acetat (IVA). Jurnal Bidan Pintar, 4(1), 435-442.

Downloads

Published

2026-05-18

Issue

Section

Articles

How to Cite

EFEKTIVITAS EDUKASI PENYULUHAN IVA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, MINAT, DAN KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA 30–50 TAHUN. (2026). Jurnal Bidan Pintar, 7(1), 1192-1201. https://doi.org/10.30737/jubitar.v7i1.7575