KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA DI AMERIKA SERIKAT DAN AUSTRALIA PADA RESONANSI GERAKAN BLACK LIVES MATTER

Authors

  • Shallum Marsha Maryam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional Indonesia
  • Hendra Maujana Saragih Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30737/mediasosian.v7i2.4844

Abstract

Sejarah Amerika Serikat yang kurang lebih tiga abad penuh dengan konflik rasial antara orang kulit putih dan orang kulit hitam sangat kelam. Kasus yang terjadi terhadap orang kulit hitam bernama George Flyod sangat diperhatikan di Amerika Serikat dan bahkan di seluruh dunia. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa orang kulit hitam sering menjadi korban diskriminasi oleh orang kulit putih sendiri. Gerakan Black Lives Matter  kembali menarik perhatian masyarakat internasional pada tahun 2020. Sekarang, gerakan yang bermula di Amerika Serikat telah sampai ke Australia.  Australia sendiri memiliki sejarah panjang diskriminasi rasial terhadap orang Aborigin. Pemerintah Australia telah secara resmi meminta maaf atas kebijakan diskriminasi rasial di masa lalu dan melakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aborigin, tetapi kehidupan mereka masih jauh dari kesejahteraan.

References

Alexandra, F., & Daniah, R. (2020). RESONANSI BLACK LIVES MATTER DI AUSTRALIA. Interdependence Journal of International Studies, 1(2).

Amalia, A., Ridwan, L. A., Ayu, R. K., & Lian, S. (2021). Black Lives Matter in the United States. Sociae Polites, 22(2), 101–115.

Banda, O. (2020). Diskriminasi Ras dan Hak Asasi Manusia di Amerika Serikat: Studi Kasus Pembunuhan George Floyd. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 5(2).

Beetham, D. (1999). Democracy and human rights (Vol. 249). Polity Press Cambridge.

Dani, M., & Muharjono, M. (2021). AUSTRALIAN HUMAN RIGHTS COMMISSION (AHRC) DALAM MENGURANGI KASUS DISKRIMINASI RAS DI AUSTRALIA TAHUN 2015-2018. Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, Dan Kebijakan, 24(1), 434–462.

Lynn-Jones, S. M. (1998). Why the United States should spread democracy. Belfer Center for Science and International Affairs, John F. Kennedy School

Malik, A. K., & Darmawan, W. (2017). Rekam Jejak Malcolm X Dalam Penegakan Hak Sipil Orang Kulit Hitam Amerika Serikat 1957-1965. FACTUM: Jurnal Sejarah Dan Pendidikan Sejarah, 6(2).

McMahon, R. (2009). Human rights reporting and US foreign policy. Council on Foreign Relations.

Mosaffa, N., & Nazifpour, A. (2021). The Effects of the" Black Lives Matter" Movement on the International Approach of the US Government to Human Rights. Hum. Rts., 16, 51.

Nugrahani, F., & Hum, M. (2014). Metode penelitian kualitatif. Solo: Cakra Books, 1(1), 3–4.

Rahardjo, M. (2011). Metode pengumpulan data penelitian kualitatif.

Rice, C. (2000). Promoting the national interest. Foreign Aff., 79, 45.

Rijali, A. (2019). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95.

Stevens, M. (2020). Read Joe Biden’s president-elect acceptance speech: full transcript. New York Times, 9.

Weber, M. A. (2018). Global Trends in Democracy: Background, US Policy, and Issues for Congress. Congressional Research Service.

PlumX Metrics

Published

06-09-2023

How to Cite

Maryam, S. M., & Saragih, H. M. (2023). KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA DI AMERIKA SERIKAT DAN AUSTRALIA PADA RESONANSI GERAKAN BLACK LIVES MATTER . Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial Dan Administrasi Negara, 7(2), 200–212. https://doi.org/10.30737/mediasosian.v7i2.4844