RAGAM KONSUMSI PANGAN MASYARAKAT PEDESAAN DI DESA MARGOPATUT KECAMATAN SAWAHAN KABUPATEN NGANJUK

WIDI ARTINI(1*),

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


RINGKASAN

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan pola konsumsi masyarakat yang berkembang pada saat ini. Melalui pendekatan konsep indikator pola konsumsi pangan yaitu PPH dan AKG. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey terhadap kelompok masyarakat tertentu yang dianggap mempunyai keragaman pola konsumsi pangan, dengan metode penentuan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah 60 responden terpilih. Analisis data dilakukan secara diskriptif analitik. Lokasi penelitian di Desa Margopatut Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola konsumsi pangan masyarakat yaitu : 1). jenis sumber karbohidrat  di dominasi oleh jenis padi-padian beras yaitu sebesar 86.6 % ; 2). jenis sumber protein  hewani dan nabati di dominasi oleh tahu sebesar 73.3 % dan tempe 76.6% ; 3) jenis mineral : sayur kacang panjang, sawi, daun singkong, mentimun, buah pisang sebesar 68.3 % ; 4) jenis gula yaitu gula pasir putih sebesar 96.6 % ; 5). pangan jenis minyak dan lemak yakni minyak curah sebesar 68.3 %; 6). jenis biji berminyak yakni bahan pangan kelapa sebesar 46.6 %; 7). rempah-rempah 100 % sebagai bumbu masak , obat tradisional. Dari hasil penelitian disarankan gerakan dan sosialisasi tentang pola makan yang beragam dan bergizi, seimbang dan aman (B2SA) secara terus menerus kepada masyarakat.

Kata Kunci: Ragam Pangan, Masyarakat Pedesaan


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Apomfires, F. 2002, Makanan pada Komuniti Adat Jae : Catatan Sepintas Lalu dalam Penelitian Gizi. Jurnal Antropologi Papua. Vol. 1, No.2.

Ariani M. 2010. Kajian pola konsumsi dan permintaan pangan serta proyeksi kebutuhan pangan pada Repelita VI di tiga Provinsi di Indonesia [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Briliant Vanda Kusuma, 2008. Tantangan dan kebijakan ketahanan pangan. dalam Pemberdayaan masyarakat untuk mencapai ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi (Ed)

Hardinsyah, A Rahardjo, D. Martianto, M.N. Andrestian. Jakarta: Pusat studi kebijakan pangan dan gizi, Agrindo Aneka Consult.

Departemen Kesehatan RI. 2007. Pedoman Strategi KIE Keluarga Sadar Gizi. Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat: Direktorat Bina Gizi Masyarakat.

Djoko Kartono, Hardinsyah, Abas Basuni Jahari, Ahmad

Sulaeman Mary Astuti, Moesijanti Soekatri, Hadi Riyadi ,2012. Angka Kecukupan Gizi (AKG) Yang Dianjutrkan Bagi Orang Indonesia . Rumusan Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) X 2012, Gedung LIPI, Jakarta 20-21 November 2012

Dumairy, 2011. Makro Sosiologi. Rajawali Alih Bahasa: Farid Wajidi, S.Menno. Jakarta

Junaedi. 2012. Dinamika pola konsumsi telur di Indonesia: suatu analisis data Susenas [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Khairani Siregar 2009. Kajian tentang Pola Konsumsi Makanan Utama Masyarakat Desa Gunung Sereng Kecamatan Kwanyar Kabupatan Bangkalan Madura (Skripsi). Surabaya: Fakultas Teknik Jurusan Tata Boga Uneversitas Negeri Surabaya.

Pratiwi 2010. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Gizi Ibu, Pola Makan Balita Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan, Universitas Negeri Semarang

Sediaoetama, AD, 2010, Imu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid II. Dian Rakyat, Jakarta, pp.19.

Yekti Widodo, Sandjaja, dan Fitrah Ernawati (2017). Skor Pola Pangan Harapan dan Hubungannya Dengan Status Gizi Anak Usia 0,5 -12 Tahun Di Indonesia), Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan, Desember 2017 Vol. 40 (2): 63-75


Article Metrics

Abstract view : 32 times
PDF - 11 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.