ANALISIS PROYEKSI KEBUTUHAN BERAS BERDASARKAN PERKEMBANGAN JUMLAH PENDUDUK (Studi Kasus di Desa Blimbing Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri)

Eko Yuliarsha Sidhi(1*),

(1) Universitas Kadiri
(*) Corresponding Author

Abstract


RINGKASAN

 

Metode dasar penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan contoh menggunakan metode sensus.Metode Penentuan daerah penelitian menggunakan metode purposive.Teknik pengumpulan data  menggunakan Observasi dan Dokumentasi. Analisis data  mengunakan dasar-dasar demografi pertumbuhan penduduk.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2017.

Hasil penelitian diketahui pertambahan penduduk Desa Blimbing Kecamatan Gurah kabupaten Kediri untuk lima tahun kedepan sebanyak 501 jiwa yang tergolong dari balita, anak-anak, dewasa, dan lansia. Untuk kebutuhan konsumsi pangan beras di Desa Blimbing selama lima tahun kedepan sebanyak 596.178.222kg dan untuk ketersediaan pangan beras di Desa Blimbing selama lima tahun kedepan sebanyak 656.333.145 kg.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pertumbuhan jumlah penduduk  Desa Blimbing sebesar 3,4% pertahun, denganj umlah kebutuhan beras pertahun sebanyak 494.485,42. Dan prediksi pada tahun 2022 kebutuhan beras sebanyak 596.178.222 kg. saran karena Presentase pertumbuhan penduduk Desa Blimbing setiap tahunya cukup  besar 4.1%, untuk menggurangi jumlah besarnya pertumbuhan penduduk maka masyarakat Desa Blimbing disarankan mengikuti program KB.Karena kebutuhan beras pada lima tahun mendatang gsemakin bertambah banyak maka hasil produksi beras harus lebih ditingkatkan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan beras dimasa yang akan datang.

Kata kunci: Proyeksi, Beras.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik (BPS) diakses dari http://www.bps.go.id/, diakses pada tanggal 2 Februari 2016 pada jam 20.20 WIB.

Dumairy. 1999. Perekonomian Indonesia. Yogyakarta : Bagian Penerbitan Erlangga.

FAO – RAPA. 1989. Report Of The Regional Expert Consultation Of The Asian Network For Food and Nutrition and Urbanization. Bangkok.

Hardiansyah dan Binawan D. 1999. Penilaian dan Perencanaan Konsumsi Pangan. Fakultas Pertanian, IPB.

Hardiansyah dan Tanbunan. 2004. Angka Kecukupan Energi, Protein, Lemak dan Serat Makanan. Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi WNPG VIII. Jakarta : Direktorat Standarisasi Produk Pangan.

Hermanto. 1985. Pola Konsumsi di Daerah Pedesaan. Jawa Timur.

Karyadi, D Muhilal. 1990. Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Kohar, M. 2010. Analisis Pola Konsumsi Daerah Perkotaan dan Pedesaan Serta Keterkaitanya Dengan Karakteristik Sosial Ekonomi. Institut Pertanian Bogor.

Moh. Pandu, Tika. 2005. Kinerja Perusahaan. Edisi Pertama, Penerbit Erlangga: Jakarta.

Muliakusuma Sutarsih. 2000. Proyeksi Penduduk. Jakarta : Erlangga.

Proverawati, A. 2010. BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), Nuha Medika. Yogyakarta.

Singarimbun, M dan Sofyan, E. 1995. Metode Penelitian Survai. LP3ES. Jakarta.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : ALFABETA.

Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Revisi. PT.Rineka Cipta. Jakarta.

Suryana, A. 2001. Tantangan dan Kebijakan Ketahanan Pangan. Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat untuk Mencapai Ketahanan Pangan dan Pemulihan Ekonomi. Departemen Pertanian, Jakarta, 29 Maret.

Tika, H. Moh. Pabundu. 2005. Metode Penelitian Geografi. Jakarta : Bumi Aksara.

Widianis. 2014. Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga Miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur (Tesis). Bogor (ID), Institut Pertanian Bogor.

Widjayanti, L. 2009. Fakta Penting Seputar Kesehatan Reproduksi Wanita. Yogyakarta : Book Marks.


Article Metrics

Abstract view : 26 times
PDF - 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.