PERANAN PERGURUAN TINGGI DALAM MEWUJUDKAN DESA WISATA PETIK JERUK SELOREJO-KABUPATEN MALANG

Yupono Bagyo(1*), Amir Kustanto(2), Sugeng Hariadi(3), Siwi Dyah Ratnasari(4),

(1) STIE Malangkuçeçwara Malang
(2) STIE Malangkuçeçwara Malang
(3) STIE Malangkuçeçwara Malang
(4) STIE Malangkuçeçwara Malang
(*) Corresponding Author

Abstract


Mayoritas penduduk Desa Selorejo adalah sebagai petani tanaman jeruk. Tanaman jeruk di Desa Selorejo
mendominasi 80% dari luas tanah yang ada di Desa Selorejo yang mencapai luas 332,276 ha. Salah satu
tujuan Program IbDM yaitu Menjadikan desa Selorejo menjadi Desa Wisata Petik Jeruk Kabupaten
Malang melalui pemanfaatan potensi lokal yaitu tanaman jeruk. Sebagai andalan berkembangnya
ekonomi masyarakat, tanaman jeruk diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa
Selorejo dan masyarakat Malang pada umumnya. Sayangnya hal ini belum didukung dengan kesiapan
yang matang baik dari sektor sarana prasarana maupun sumber daya manusianya. Program PPDM tahun
pertama berusaha untuk mengatasi permasalahan yang ada di Desa Selorejo melalui program-program
kegiatan.
Metode pelaksanaan Program PPDM tahun-1 yaitu a
) Pelatihan pelayanan prima, pelatihan marketing,
pelatihan pembukuan sederhana kepada kelompok: GAPOKTAN, PKK, Karang Taruna/Pengelola wisata;
b) Pembuatan Master Plan Lokasi Wisata Jeruk; c
) Membuat Kios Jeruk dan Produk Unggulan Desa; d
)
Pembuatan Website desa wisata; e
) Pembuatan saluran air di gubug Petik Jeruk; dan g
) Pembuatan kios
untuk UKM.
Hasil kegiatan program PPDM tahun ke-1 yaitu a
) Meningkatnya Kesadaran warga terhadap Layanan
Prima, peningkatan jiwa Kewirausahaan dan pemahaman tentang Akuntansi sederhana bagi
GAPOKTAN, PKK, Pengelola wisata/Karang Taruna; b) Terbentuknya Gazebo untuk tempat pemasaran
Produk Unggulan Desa; d) Terbentuknya Master plan; e
) Adanya Website; f
) Adanya saluran air di gubug
Petik Jeruk; dan g
) Adanya gubug Petik Jeruk.
Seiring dengan berkembangnya Desa Selorejo menjadi Desa Wisata petik jeruk, masih dibutuhkan
pengembangan terus menerus dalam peningkatan sarana dan prasarana pendukung. Untuk itu diperlukan
program keberlanjutan dari PPDM tahun ke dua dan ketiga untuk menunjang keberhasilan Desa Wisata.
Pada tahun kedua Program Kegiatan PPDM yaitu mensuport program Desa Wisata Jeruk Selorejo yang
membentuk BUMDES, dan membangun kantor wisata sekaligus kantor BUMDES. Selain itu, akan
dibangun rumah singgah
(home stay
), tempat spot selfie, pelatihan manajemen hotel sederhana dan
pelatihan bahasa Inggris.
Pemerintah Desa Selorejo berkomitmen mengembangkan ekonomi masyarakat melalui potensi yang ada
di desa.
Pada tahun ketiga Program Kegiatan PPDM akan menjadikan Desa Selorejo Sebagai Desa Agro Wisata.


Full Text:

PDF

References


Agustina, Isnaeni dan Artiningsih. 2017. Evaluasi Implementasi Masterplan Kawasan Argopolitan Ciweday Menggunakan Logit Models. Jurnal Wilayah dan Lingkungan. Vol. 5, Nomor 1. April, hal 1-10.

Basuki, TB. 2012. Pengembangan Kawasan Agropolitan.. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan. Vol. 13, Nomor 1, April, hal 53-71.

Djawahir. Helmy Achmad. 2012. Penglolaan dan Pengembangan UMKM Indonesia. Bahan Semiloka Puskabang UMKM dan KKM FEB Universitas Brawijaya. Malang.

Kusnanto, A.A dan Hadi, S. 2014. Kepedulian Perguruan Tinggi Terhadap Pengusaha Kecil Melalui Bantuan Sarana Produksi, Teknologi Informasi dan Pelaporan Keuangan. Jurnal ABM-Mengabdi, Volume 1, Desember.

Kusnanto, A. A dan Supriyanto. 2015. Kemitraan Perguruan Tinggi dengan UKM untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Melalui Bantuan Sarana Produksi, Teknologi Informasi dan Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan. Jurnal ABM Mengabdi, Vol. 2, Desember.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/jaim.v2i1.239

Article Metrics

Abstract view : 6 times
PDF - 8 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jaim : Jurnal Abdi Masyarakat Index By :

 

Flag Counter