Perbaikan Penjadwalan Aktivasi Starter Pack Untuk Meminimasi Keterlambatan Dengan Menggunakan Metode Earliest Due Date Pada PT XYZ

Riska Retno Widyaningsih(1*), Budi Sulistyo(2), Murni Dwi Astuti(3),

(1) Jurusan Teknik Industri, Universitas Telkom
(2) Jurusan Teknik Industri, Universitas Telkom
(3) Jurusan Teknik Industri, Universitas Telkom
(*) Corresponding Author

Abstract


PT XYZ is one of the company that move in telecommunications services, starter pack products, and vouchers. The problems in PT XYZ is lateness of starter pack activation in regional warehouse that cause waiting time of starter pack’s pick up by retailer. Lateness problem happened because there is no fixed scheduling policy yet, so there is no determination of job’s priority. In this research will be developed scheduling policies including job allocation each machine per day and sequencing of job. The method used is the earliest due date. In this method, job sequence will be determined based on the smallest due that influence the Completion time of a job. Scheduling do for one machine that doing six jobs in one week. The data used is the starter pack activation data in October 2014. Based on the existing calculations condition, there is a delay of 7.8 hours on job Site  s in Jakarta and 15.3 hours on job Site  s Surabaya. Processing time and due date of each job are the input in the methods used. The results of calculation of the proposed conditions in PT XYZ by using a method capable of lowering the earliest due date delay activation up to 38% compared to the existing condition. Completion time of 6 job in a week with the existing condition is 30.3 hours to 18.3 hours on the proposed conditions.

Keyword : activation, earliest due date, scheduling, starter pack

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi, produk starter pack, dan voucher pulsa. Permasalahan yang terjadi pada PT XYZ yaitu keterlambatan aktivasi starter pack digudang regional yang menyebabkan terjadinya waktu tunggu pengambilan starter pack oleh retailer. Permasalahan keterlambatan terjadi karena belum adanya kebijakan penjadwalan pasti, sehingga belum adanya penentuan prioritas job. Pada penelitian ini, akan dikembangkan kebijakan penjadwalan termasuk pembagian job setiap mesin per hari dan pengurutan pengerjaan job. Metode yang digunakan adalah earliest due date. Pada metode ini akan ditentukan urutan pengerjaan job berdasarkan due date terkecil yang berpengaruh terhadap waktu penyelesaian suatu job. Penjadwalan dilakukan terhadap satu mesin yang mengerjakan enam job dalam satu minggu. Data yang digunakan adalah data aktivasi starter pack periode Oktober 2014. Berdasarkan perhitungan kondisi eksisting, terdapat keterlambatan 7.8 jam pada job site Jakarta dan 15.3 jam pada job site Surabaya. Waktu proses dan due date setiap job akan menjadi input-an dalam metode yang digunakan. Hasil dari perhitungan kondisi usulan di PT XYZ dengan menggunakan metode earliest due date mampu menurunkan keterlambatan aktivasi starter pack hingga 38% dibanding kondisi eksisting. Waktu penyelesaian 6 job dalam satu minggu pada kondisi eksisting 30.3 jam menjadi 18.3 jam pada kondisi usulan.

Kata Kunci: aktivasi, earliest due date. penjadwalan, starter pack.


Full Text:

PDF

References


J. Xiang, Konsumsi Ponsel di Indonesia Sudah Menggila. 2014.

M. Date, High Field Magnetism. North Holland, 1983.

M. McDonald, K. Ward, and B. Smith, Marketing Due Diligence. Butterworth-Heinemann, 2005.

S. Tabrizi, S. H. Ghodsypour, and A. Ahmadi, “Modelling three-echelon warm-water fish supply chain: A bi-level optimization approach under Nash–Cournot equilibrium,” Appl. Soft Comput., vol. 71, pp. 1035–1053, Oct. 2018.

D. R. Kneeland, S. V. Nablo, D. E. Weiss, and T. E. Sinz, “Industrial use of the real time monitor for quality assurance in electron processing,” Radiat. Phys. Chem., vol. 55, no. 4, pp. 429–436, Jul. 1999.

P. Kotler, “Reinventing marketing to manage the environmental imperative,” Journal of Marketing. 2011.

L. M. Ellram and M. L. Ueltschy Murfield, “Supply chain management in industrial marketing–Relationships matter,” Ind. Mark. Manag., vol. 79, pp. 36–45, May 2019.

P. Amuthabala and R. Santhosh, “Robust analysis and optimization of a novel efficient quality assurance model in data warehousing,” Comput. Electr. Eng., vol. 74, pp. 233–244, Mar. 2019.

Eprints, “Lean Warehouse,” eprintsugm. [Online]. Available: http://eprints.umg.ac.id/1089/2/BAB 2.pdf.

A. Wijaya, T. W. Panjaitan, and H. C. Palit, “Healty and Safety Management System,” 1998. [Online]. Available: http://publication.petra.ac.id/index.php/teknik-industri/article/view/2979.

D. Benson and G. Whitehead, Transport and Distribution. Made Simple, 1975.

J. Id, “Arti Branding dalam Sebuah Produk,” jurnla id, 2017. [Online]. Available: https://www.jurnal.id/id/blog/2017-semua-tentang-branding-yang-harus-anda-tahu/. [Accessed: 14-Sep-2019].

Q. Yang, T. Yang, and W. Li, Smart Power Distribution Systems. Academic Press, 2018.

D. D. Bedworth and J. E. Bailey, Integrated Production Control Sistems. New York: John Wiley & Sons, Inc, 1987.

K. R. Baker, Prinsiples of Sequencing and Scheduling. A John Wiley & Sons, INC, 2009.

P. W. Budi Santosa, Metoda Metaheuristik Konsep dan Implementasi. Guna Widya, 2011.

M. A. Intan Berlianty, Teknik-Teknik Optimasi Heuristik. Graha Ilmu, 2005.

R. Ginting, Penjadwalan Mesin. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2009.

H. P. Sri Kusuma Dewi, Penyelesaian Masalah Optimasi dengan Teknik-teknik Heuristik. Graha Ilmu, 2005.

E. P. Ainaro, A. Gadri, S. E. Priani, P. M. Lendir, B. Achatina, and F. Bowdich, “Formulasi Sediaan Masker Gel Peel-Off Mengandung Lendir Bekicot (Achatina Fulica Bowdich) sebagai Pelembab Kulit,” in Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba 2015, 2015.

A. M. Majid, P. Moengin, and A. Witonohadi, “USULAN PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) DENGAN PENGUKURAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) UNTUK PERENCANAAN PERAWATAN PABRIK BAR MILL PADA PT. KRAKATAU WAJATAMA,” J. Tek. Ind., 2014.

H. Hasanah, “TEKNIK-TEKNIK OBSERVASI (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial),” At-Taqaddum, vol. 8, no. 1, p. 21, 2017.

F. Gustiar, R. A. Suwignyo, . S., and . M., “Reduksi Gas Metan (CH4) dengan Meningkatan Komposisi Konsentrat dalam Pakan Ternak Sapi,” J. Peternak. Sriwij., 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/jatiunik.v1i2.113

Article Metrics

Abstract view : 124 times
PDF - 196 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Flag Counter