PENGARUH LIMBAH PABRIK GULA MOLASE SEBAGAI BAHAN TAMBAH (ADMIXTURE) KUAT TEKAN BETON K-175 DENGAN MENGGUNAKAN PASIR LOKAL PASIR JOMBANG

Susilo Abadi Al-hasan(1*), Sugeng Dwi Hartantyo(2),

(1) Fakultas Teknik Universitas Islam Lamongan
(2) Fakultas Teknik Universitas Islam Lamongan
(*) Corresponding Author

Abstract


Advances in technology have had an impact on the development of construction. Concrete is one material that is widely used in construction. Improving the quality of concrete is the main topic of the researchers to obtain concrete that is suitable for their needs and economically. Molasses is a waste that can be used as concrete added material because it has content that is considered capable of improving the quality of concrete. The purpose of this study is to determine the effect of adding molasses to the compressive strength of K175 concrete using local sand with the method used is the experimental method and the study of previous research theories. Variation in the percentage of the addition of molasses used 0%, 0.4%, and 0.5% by weight of cement. The specimens used were cylindrical as many as 12 specimens. Compressive strength testing is carried out at seven days of concrete. The test results showed the highest compressive strength was obtained with a percentage increase in molasses as much as 0.4% with a compressive strength value of 18.50 Mpa and decreased compressive strength at the addition of 0.5%.


Kemajuan dalam bidang teknologi berdampak pada berkembangnya pembangunan bidang konstruksi. Beton merupakan salah satu material yang banyak digunakan dalam konstruksi. Perbaikan kualitas beton menjadi topik utama para peneliti untuk mendapatkan beton yang sesuai dengan kebutuhan dan ekonomis. Molase merupakan limbah yang dapat digunakan sebagai bahan tambah beton karena memiliki kandungan yang dianggap mampu meningkatkan kualitas beton. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah tetes tebu (molase) terhadap kuat tekan beton K175 menggunakan pasir lokal dengan metode yang digunakan yaitu metode eksperimental dan kajian teori penelitian terdahulu. Variasi persentase penambahan molase yang digunakan 0%, 0,4%,  dan  0,5%,  dari  berat semen.  Benda uji  yang  digunakan berbetuk silinder sebanyak 12 benda uji. Pengujian kuat tekan dilaksanakan pada umur beton 7 hari. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan tertinggi diperoleh dengan prosentase penambahan molase sebanyak 0.4% dengan nilai kuat tekan 18.50 Mpa dan mengalami penurunan kuat tekan pada penambahan 0.5%. 


Keywords


Concrete; Compressive Strength; Non Structural K-175; Molasses

Full Text:

PDF

References


A. Seti and Nadia, “Analisis Pengaruh Beton dengan Bahan Admixture Naphtalene dan Polycarboxilate Terhadap Kuat Tekan Beton Normal,” Konstruksia, vol. 3, no. 2, pp. 33 – 40, 2012.

N. Harjianto, P. Studi, T. Sipil, F. Teknik, and U. M. Surakarta, “Pemanfaatan abu ampas tebu dari hasil pembakaran nira pg. gondang baru klaten dan kapur tohor pengganti semen untuk campuran beton,” 2015.

A. I. Candra, E. Gardjito, Y. Cahyo, and G. A. Prasetyo, “Pemanfaatan Limbah Puntung Rokok Filter Sebagai Bahan Campuran Beton Ringan Berpori,” UKaRsT, vol. 3, no. 1, p. 82, 2019.

D. G. A. Nursyamsi, “AGREGAT KASAR PADA BETON RINGAN STRUKTURAL Dhiyando Giovanni Alfiandi Nursyamsi,” 1800.

N. FD Pardi Habeahan1 and 1Departemen, “PENGARUH PERAWATAN (CURING) PADA BETON DENGAN LIMBAH ABU BOILER PABRIK KELAPA SAWIT (PKS) SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON FD,” Japanese J. Radiol. Technol., vol. 49, no. 5, p. 785, 1993.

D. Banerjee, “DETERMINATION OF COMPRESSIVE STRENGTH PARAMETER OF HIGH STRENGTH SILICA FUME CONCRETE,” 2017.

“Concrete Consolidation Catalog.”

B. Damara and Z. Lubis, “Pengaruh Penambahan Limbah B3 Pada Kuat Beton Mutu K-175,” J. CIVILA, vol. 3, no. 1, p. 100, 2018.

A. Iwan and E. Siswanto, “Menggunakan Hydroton Dan Master Ease 5010,” vol. 3, no. 2, pp. 162–165, 2018.

J. T. Ahmad Prima Syahnan, M. Agung Putra Handana, “PEMANFAATAN LIMBAH PABRIK GULA (TETES TEBU) SEBAGAI BAHAN TAMBAH DALAM CAMPURAN BETON,” no. 1, pp. 1–3, 2005.

K. Novianti, “Pengaruh penambahan slag dan tetes tebu terhadap kuat tekan dan kuat tarik beton,” 2017.

P. Jurusan, T. Sipil, F. Teknik, and U. S. Maret, “Rakhmita Hidayanti Harahap Nim I 0107128 Rakhmita Hidayanti Harahap,” 2011.

A. S. Harri Ismunandar, Chrisna Djaya Mungok, “PEMANFAATAN TETES TEBU SEBAGAI BAHAN TAMBAH DALAM CAMPURAN BETON,” pp. 1–13.

G. Yanti, Z. Zainuri, and S. W. Megasari, “Analisa Perbandingan Penambahan Variasi Consol Terhadap Kuat Tekan Beton,” SIKLUS J. Tek. Sipil, vol. 4, no. 1, pp. 59–66, 2018.

SNI 03-2834-2000, “Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. SNI 03-2834-2000,” Badan Stand. Nas., pp. 1–34, 2000.

S. 1974:2011, “SNI 1974:2011 tentang Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder,” Badan Stand. Nas., p. 20, 2011.

N. Wariyatno and Y. Haryanto, “Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Sebagai Nilai Estimasi Kekuatan Sisa Pada Beton Serat Kasa Aluminiumakibat Variasi Suhu,” Din. Rekayasa, vol. 9, no. 1, pp. 21–28, 2013.

E. Gardjito, A. I. Candra, and Y. Cahyo, “Pengaruh Penambahan Batu Karang Sebagai Substitusi Agregat Halus Dalampembuatan Paving Block,” UKaRsT, vol. 2, no. 1, p. 36, 2018.

SNI 03-6805-2002, “Metode Pengujian untuk Mengukur Nilai Kuat Tekan Beton Pada Umur Awal dan Memproyeksikan Kekuatan Pada Umur Berikutnya,” Badan Standardisasi Nasional. 2002.

“METODE PENGUJIAN BERAT JENIS SEMEN PORTLAND,” p. 2531, 1991.

Th. T. Hardagun and P. G. , Kusno Adi Sambowo, “Kajian Nilai Slump , Kuat Tekan Dan Modulus Elastisitas Beton,” vol. 2, no. 2, pp. 131–137, 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/ukarst.v4i1.701

Article Metrics

Abstract view : 483 times
PDF - 268 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 UKaRsT

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Email : ukarst@unik-kediri.ac.id

Lisensi Creative Commons
Journal UKaRsT is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.