Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Berbagai Dosis Pupuk NPK dan Jarak Tanam

Authors

  • Puri Dwi Purwanti Universitas Kadiri
  • Junaidi Junaidi Universitas Kadiri
  • Aptika Hana Prastiwi Nareswari Universitas Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.30737/jintan.v6i1.7262

Keywords:

Growth, NPK fertilizer, Planting spacing, Shallot, Yield

Abstract

Shallot is a key horticultural commodity in Indonesia, with productivity largely determined by cultivation practices, especially fertilization and planting spacing. This study evaluated the effects of different NPK fertilizer rates and planting spacings on shallot growth and yield. The experiment was carried out from April to June 2024 on alluvial paddy-field soil in Mlorah Village, Rejoso District, Nganjuk Regency, using a factorial Randomized Block Design (RBD) with two factors.The first factor was NPK fertilizer rate: 120 (M1), 180 (M2), and 200 (M3) g/m². The second factor was planting spacing: 15×15 cm (J1), 15×20 cm (J2), and 15×25 cm (J3). The two experimental factors generated nine treatment combinations with three replications, resulting in 27 experimental units. The measured variables included plant height, leaf number, tiller number, fresh and dry biomass weight, and consumable bulb weight. Data were subjected to analysis of variance (ANOVA) at the 5% significance level, and when significant differences were observed, the Least Significant Difference (LSD) test at 5% was applied. The results indicated a significant interaction between NPK fertilizer rate and planting spacing on leaf number at 15 days after planting (DAP), with the combination of 200 g/m² NPK and 15 × 25 cm spacing producing the highest leaf count (3.60 leaves). However, no significant interaction was observed for plant height or leaf number at 25 and 35 DAP. The NPK rate of 200 g/ m² independently produced the greatest plant height at 15 DAP (17.58 cm).

Bawang merah (Allium cepa L.)  merupakan komoditas hortikultura penting di Indonesia, dengan produktivitas yang sangat dipengaruhi oleh penerapan teknik budidaya, khususnya pemupukan dan pengaturan jarak tanam. Pengaruh variasi dosis pupuk NPK dan pengaturan jarak tanam terhadap pertumbuhan serta produksi bawang merah menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Kegiatan penelitian dilakukan Bulan April hingga Juni 2024 di persawahan Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk dengan jenis tanah Aluvial. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor pertama berupa dosis pupuk NPK dengan tiga taraf, yaitu 120 g/m² (M1), 180 g/m² (M2), dan 200 g/m² (M3). Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri atas 15 × 15 cm (J1), 15 × 20 cm (J2), dan 15 × 25 cm (J3). Kombinasi kedua faktor menghasilkan sembilan perlakuan yang diulang tiga kali, sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat brangkasan basah dan kering, serta bobot umbi konsumsi. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5%, dan apabila menunjukkan pengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf yang sama. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi yang signifikan antara dosis NPK dan jarak tanam terhadap jumlah daun pada 15 HST, kombinasi perlakuan 200 gram/m2 dengan jarak tanam 15 x 25 cm menghasilkan jumlah daun tertinggi sebesar 3,60 daun. Sedangkan pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun pada 25 dan 35 HST kombinasi perlakuan tidak terdapat interaksi yang nyata. Dosis NPK 200 gram/m2 secara mandiri meningkatkan tinggi tanaman tertinggi pada umur pengamatan 15 HST sebesar 17,58 cm.

Author Biographies

  • Puri Dwi Purwanti , Universitas Kadiri

    Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

  • Junaidi Junaidi, Universitas Kadiri

    Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

  • Aptika Hana Prastiwi Nareswari, Universitas Kadiri

    Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

References

Amsah, Ainun Marliah, S. (2020). Pengaruh Beberapa Varietas dan Jarak Tanam Terhadap Pelrtumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pelrtanian, 5(1).

Audina, D., & Nihayati, E. (2022). Pengaruh Jarak Tanam dan Dosis Pemupukan NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine Max (L.) Melrrill.). Jurnal Produksi Tanaman, 10(3), 178–185. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.protan.2022.010.03.05.

Farag, M. ., Ali, S. ., Hodaya, R. ., ELl-Seeldi, H. R., Sultani, H. ., Laub, A., … Abou-Zaid, F. O. . (2017). Profil fitokimia dan aktivitas antimikroba Allium cepa red cv. dan A. sativum mengalami metode pengeringan yang berbeda: Metabolomik berbasis MS komparatif. Molekul, 22(5).

Gustriana F., Rugayah, Y. dan K. H. (2015). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Bio-Slurry Padat dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Agrotelk Tropika, 3(1), 64–70.

Hafeifi, M., Faridah, B., Nadhirah, M. I., Hazlina, M. N., Masnira, M.S. 2023. Growth and Yield Responses of Shallot (Allium Ascalonicum L. ) On Various Planting Distances and Fertiliser Rates. International Journal of Agriculture, Forestry and Plantation. Vol. 13:ISSN 2462-1757.

Hamdani, K. K., Susanto, H., Nurawan, H., Rodhian, S., Rahayu, S. P., 2023. Aplikasi Pupuk NPK Pada Tanaman Bawang Merah di Kabupaten Cirebon Application of NPK Fertilizer Shallot Plants in Cirebon District. Vegetalika Vol. 12 No. 2, DOI: https://doi.org/10.22146/veg.77700.

Hendarto., Widagdo S., Ramadiana S., Meliana F. S., 2021. Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Npk dan Jenis Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Jurnal Agrotropika Vol. 20 No. 2, 2021: 110-119.

Ihrami, A. (2022). PELNGARUH PELMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) DAN HIDROGELL TELRHADAP PELRTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MELRAH (Allium ascalonicum L.). Univelrsitas Hasanuddin Makassar.

Makmur, M., Karim, H. A., K, H., & Suryadi, S. (2020). Uji Berbagai Sistem Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Tanaman Padi (Oryza Sativa L.). AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pelrtanian. https://doi.org/https://doi.org/10.35329/Agrovital.

Nanda, A., Sari, I., & Yusuf, E. Y. (2022). Pelrtumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Cepa L) Dengan Pelmberian Mikroorganime Lokal (Mol) Feses Walet Pada Media Gambut. Jurnal Agro Indragiri, 9(1). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.32520/jai.v4i1.

Prasetyo, B., & Setyorini. (2017). Pengelolaan Kesuburan Tanah dan Pupuk dalam Rangka Meningkatkan Produksi Pelrtanian. Jurnal Pelnellitian Dan Pelngelmbangan Pelrtanian, 35(1), 1–12.

Purba, S. ., Asoruddin, & Batubara, L. R. (2018). Pengaruh Pemotongan Umbi dan Kerapatan Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). BELRNAS Agruiculturel Relselarch Journal, 14(2), 77–88.

Rahmandari, F., Parwati, W. D. U., & Mu’in, A. (2017). PENGARUH JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS-KACANG TANAH SELCARA TUMPANGSARI. Jurnal Agromast, 2(1).

Suhaelni. (2017). Cara Praktis Budidaya Bawang Melrah. Jakarta: Kanisius.

Suhelrman, S., Supandji, S., Moelljanto, B. D., & Hadiyanti, N. (2021). Efektivitas Pengaturan Jarak Tanam dan Penyiangan Terhadap Pelrtumbuhan dan Produktivitas Tanaman Padi (Oriza sativa L.) Varietas IR 64. JINTAN : Jurnal Ilmiah Pelrtanian Nasional, 1(2), 120. https://doi.org/10.30737/jintan.v1i2.1814.

Sumarni N., Rosliani R., dan Suwandi. 2012. Optimasi Jarak Tanam dan Dosis Pupuk NPK untuk Produksi Bawang Merah dari Benih Umbi Mini di Dataran Tinggi. J. Horti. 22 (2): 147-154.

Supartha, Kesumadewi, Susila, Sarjana, & Suniti. (2018). Telknologi pengellolaan telrpadu hama dan penyakit penting tanaman bawang melrah di Kabupateln Gianyar. Bali: Swasta Nulus.

Tarigan, S. S. (2017). Pengaruh Kompos Jerami Padi dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Dinamika Pelrtanian, 4(1), 1–8.

Downloads

Published

28-01-2026

Issue

Section

Articles

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/ojs.unik-kediri.ac.id/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

How to Cite

Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Berbagai Dosis Pupuk NPK dan Jarak Tanam. (2026). Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional, 6(1), 47-55. https://doi.org/10.30737/jintan.v6i1.7262

Similar Articles

11-20 of 66

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>