Main Article Content
Abstract
Village apparatus in Glagah District, Lamongan Regency, still relies on conventional administrative methods due to limited digital literacy and minimal training on emerging technologies, creating a gap between rising public service expectations and staff competency. This community service activity aimed to enhance village officials' understanding and practical skills in utilizing Artificial Intelligence (AI) to support administrative tasks and public services. The program was implemented through four stages: needs assessment, socialization and training, hands-on mentoring, and evaluation with sustainability monitoring, involving 47 participants from various village positions. Results showed a significant increase in participant comprehension, with average pre-test to post-test scores rising by 43.5 points, alongside concrete outputs such as AI-assisted document drafts and a practical usage guide. Participant satisfaction toward sustainable AI adoption was notably high. This activity concludes that structured, contextual training combined with personal mentoring effectively bridges digital competency gaps and fosters a more adaptive, technology-responsive work culture among village apparatus.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2026 Maulidza Nur Fauzi, Imtinan Widhah Kumala, Mohamad Fahmi Yusuf , Tri Winarsih, Siti Musarofah, Bayu Malikhul Askhar, Cahya Intan Syafinaz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with JAIM : Jurnal Abdi Masyarakat agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
How to Cite
References
- Andriani, R., & Afidah, M. (2020). Evaluasi Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Universitas Lancang Kuning. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 12(1), 271. https://doi.org/10.24114/jupiis.v12i1.14680
- Harini, N., dkk. (2022). Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Perekonomian Desa. Amalee: Jurnal Pengabdian Masyarakat.
- Heryana, N., Mayasari, R., Irawan, A. S. Y., & Nugraha, B. (2022). Pelatihan Sistem Informasi Desa untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Perangkat Desa Taman Sari. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 521–528. https://doi.org/10.35568/abdimas.v4i1.1206
- Irawan, dkk. (2025). Implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Melalui Pendekatan Participatory Action Research. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat.
- Iswanto, D. (2021). Peran Pemerintah Daerah dalam Membangun Literasi Digital Aparatur Pemerintah Desa dalam Membangun Smart Village Governance (Studi di Desa Mentoro Kecamatan Soko Kabupaten Tuban). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan LPPM IKIP PGRI Bojonegoro, 101–108.
- Kurhayadi. (2019). Dampak Sistem E-Government Terhadap Kualitas Pelayanan Publik di Indonesia. Akselerasi: Jurnal Ilmiah Nasional, 1(3), 25–34.
- Kurniawan, R. C. (2016). Tantangan Kualitas Pelayanan Publik Pada Pemerintah Daerah. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan, 7(1), 15–26.
- Meiriza, dkk. (2025). Edukasi dan Simulasi Aplikasi Digital Desa Sebagai Literasi Digital Bagi Perangkat Desa Cempaka Kabupaten OKU Timur. KACANEGARA: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat.
- Saputra, R. D. (2023). Pelatihan Pengarsipan Digital Berbasis Cloud bagi Aparatur Desa guna Efisiensi Layanan Sosial. Jurnal Komputer dan Aplikasi, 11(1), 30–42.
- Seulalae, A. H., Fitrisia, A., & Fatimah, S. (2025). Literature Review: Peran Artificial Intelligence untuk Mendukung Pelayanan Publik di Sektor Pemerintahan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 16047–16052. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.28219
- Suriadi, H., & Muliyono, M. (2024). Pemanfaatan Teknologi AI untuk Meningkatkan Kualitas dan Responsivitas Pelayanan Publik di Era Digital. Jurnal Media Ilmu, 3(2), 107–132.
- Widya, N. L. P., & Sukarsa, I. M. (2024). Penerapan E-Government dalam Mengoptimalkan Pelayanan Administrasi Publik di Tingkat Pemerintahan Desa. Journal of Indonesian Social Society (JISS).
- Zunaidi, A. (2023). Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat. Kediri: Repository IAIN Kediri.
References
Andriani, R., & Afidah, M. (2020). Evaluasi Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Universitas Lancang Kuning. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 12(1), 271. https://doi.org/10.24114/jupiis.v12i1.14680
Harini, N., dkk. (2022). Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Perekonomian Desa. Amalee: Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Heryana, N., Mayasari, R., Irawan, A. S. Y., & Nugraha, B. (2022). Pelatihan Sistem Informasi Desa untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Perangkat Desa Taman Sari. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 521–528. https://doi.org/10.35568/abdimas.v4i1.1206
Irawan, dkk. (2025). Implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Melalui Pendekatan Participatory Action Research. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat.
Iswanto, D. (2021). Peran Pemerintah Daerah dalam Membangun Literasi Digital Aparatur Pemerintah Desa dalam Membangun Smart Village Governance (Studi di Desa Mentoro Kecamatan Soko Kabupaten Tuban). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan LPPM IKIP PGRI Bojonegoro, 101–108.
Kurhayadi. (2019). Dampak Sistem E-Government Terhadap Kualitas Pelayanan Publik di Indonesia. Akselerasi: Jurnal Ilmiah Nasional, 1(3), 25–34.
Kurniawan, R. C. (2016). Tantangan Kualitas Pelayanan Publik Pada Pemerintah Daerah. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan, 7(1), 15–26.
Meiriza, dkk. (2025). Edukasi dan Simulasi Aplikasi Digital Desa Sebagai Literasi Digital Bagi Perangkat Desa Cempaka Kabupaten OKU Timur. KACANEGARA: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat.
Saputra, R. D. (2023). Pelatihan Pengarsipan Digital Berbasis Cloud bagi Aparatur Desa guna Efisiensi Layanan Sosial. Jurnal Komputer dan Aplikasi, 11(1), 30–42.
Seulalae, A. H., Fitrisia, A., & Fatimah, S. (2025). Literature Review: Peran Artificial Intelligence untuk Mendukung Pelayanan Publik di Sektor Pemerintahan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 16047–16052. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.28219
Suriadi, H., & Muliyono, M. (2024). Pemanfaatan Teknologi AI untuk Meningkatkan Kualitas dan Responsivitas Pelayanan Publik di Era Digital. Jurnal Media Ilmu, 3(2), 107–132.
Widya, N. L. P., & Sukarsa, I. M. (2024). Penerapan E-Government dalam Mengoptimalkan Pelayanan Administrasi Publik di Tingkat Pemerintahan Desa. Journal of Indonesian Social Society (JISS).
Zunaidi, A. (2023). Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat. Kediri: Repository IAIN Kediri.