PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP KEJADIAN POSTPARTUM BLUES PADA IBU NIFAS
DOI:
https://doi.org/10.30737/jubitar.v7i1.7529Abstract
Abstrak
Postpartum blues merupakan gangguan emosional sementara yang umum dialami ibu setelah melahirkan. Gejalanya meliputi rasa sedih, mudah tersinggung, cemas, dan tangisan tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental ibu, keberhasilan menyusui, serta ikatan ibu dan bayi. Data WHO menunjukkan 70–80% ibu di dunia mengalami postpartum blues, sedangkan di Indonesia prevalensinya mencapai 57%. Hal ini menegaskan perlunya intervensi efektif yang dapat diterapkan secara sederhana. Salah satu metode non-farmakologis yang potensial adalah terapi tertawa, karena mampu menstimulasi pelepasan endorfin, menekan kadar kortisol, serta memperbaiki suasana hati. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi tertawa terhadap kejadian postpartum blues pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Soko. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 16 responden yang dipilih secara random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Hasil menunjukkan sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori ringan hingga sedang. Setelah terapi, terjadi penurunan skor EPDS secara signifikan, dengan nilai uji Wilcoxon p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa terapi tertawa efektif menurunkan postpartum blues dan dapat diimplementasikan bidan sebagai intervensi sederhana, murah, serta aman dalam pelayanan kebidanan.
Kata kunci : Terapi Tertawa, Postpartum blues, Ibu Nifas
References
DAFTAR PUSTAKA
Amelia R, Putri D, Julianingsih I, Adila WP, Oktavani R. Kebutuhan nutrisi ibu pada masa nifas.
Empowering Society. 2024;5(1):10–20.
Annisa A, Saputra MIR, Agnesfadia S, et al. Pengaruh olahraga terhadap fenomena baby blues syndrome pada ibu nifas. Prosiding Seminar Nasional SPENCER BEM FIK UM. 2022;1.
Apriliana D, Wintarsih E. Gejala postpartum blues dan risiko perkembangannya menjadi depresi postpartum. Jurnal Kebidanan Indonesia. 2023;14(2):55–62.
Khairunnisa A, Said I, Wikanti CZA. Hubungan pola makan, aktivitas fisik, dan gangguan menstruasi dengan status gizi remaja putri di SMAN 1 Tangerang Selatan. Media Gizi Ilmiah Indonesia. 2023;1(2):76–84. doi:10.62358/mgii.v1i2.13
Berk LS. Laughter: The best medicine? Humor and Health Journal. 2001;12(3):159–74.
Cox JL, Holden JM, Sagovsky R. Detection of postnatal depression: Development of the 10- item Edinburgh Postnatal Depression Scale. Br J Psychiatry. 1987;150(6):782–6. doi:10.1192/bjp.150.6.78
E-jurnal Universitas BTH. Pengaruh baby blues pada ibu postpartum terhadap kesehatan mental dan emosional ibu. Jurnal Kesehatan BTH. 2021.
Gardjalay NL. Pengaruh terapi tertawa terhadap penurunan stres ibu post partum di RSUD Cendrawasih Kepulauan Aru. Skripsi. Yogyakarta: STIKES Bethesda Yakkum; 2021.
Irawati. Faktor demografi dan sosial terhadap kejadian postpartum blues. 2020.
Indiyani I. Postpartum blues: Tinjauan psikologis dan penatalaksanaan. Surabaya: Airlangga University Press; 2022.
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada. Faktor-faktor determinan baby blues pada ibu postpartum. J Kesehatan BTH. 2022;22(1).
Koenarso DAP, Fajarwati A, Sari AH. Pengaruh baby blues pada interaksi ibu dan kesejahteraan emosional anak. Muadalah. 2024;12(2):115–28.
Kim J, Lee Y, Kim B. Effects of laughter therapy on depression and anxiety in patients with chronic illness: A systematic review. J Clin Nurs. 2015;24(11–12):1629–39.
Mariany M, Naim R, Afrianty I. Hubungan dukungan sosial dengan kejadian postpartum blues pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pomalaa. J Surya Medika. 2022;8(2):319–24. doi:10.33084/jsm.v8i2.3916
Munir M, Kurnia DP, Suhartono, Safaah N, Utami AP. Metode penelitian kesehatan. Dalam: Maria UV, editor. EURIKA MEDIA AKSARA. 1st ed. 2022.
Nabilla DR, Hasin A. Analisis efektivitas penerapan SOP pada Departemen Community & Academy RUN System. Selma Journal. 2022;1(6):58–75.
Ningsih KNH. Terapi tertawa menurunkan tingkat depresi pada ibu postpartum blues. J Ilmu Keperawatan Maternitas. 2020;3(2):39–45. doi:10.32584/jikm.v3i2.744
Novembriany YE. Implementasi kebijakan nasional kunjungan masa nifas pada praktik mandiri bidan Hj. Norhidayati Banjarmasin. J Keperawatan Suaka Insan. 2022;6(2):121–6. doi:10.51143/jksi.v6i2.296
Orami. Dampak depresi postpartum terhadap perkembangan bayi dan anak. 2021.
Purwati AI, Nurhidaya F, Wira EA. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian postpartum blues di BPM Elizabet wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Health Care Jurnal Kesehatan. 2023;12(1):171–6. doi:10.36763/healthcare.v12i1.335
Qoyimah I. Pendampingan psikologis bagi ibu postpartum: Upaya mengurangi depresi. J STIKES NU Tuban. 2022;4(1).
Qoyimah I, Iftitakhiyyah K. Hubungan dukungan keluarga dengan kejadian postpartum blues hari ke-7 pada ibu nifas di BPS Asri Tuban. J Penelitian STIKES NU Tuban. 2022;4(1):59–65.
Rachman Y, Suhartati S, Istiqamah I. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya postpartum blues pada ibu nifas: Literature review. Proceeding of Sari Mulia University Midwifery National Seminars. 2022;3(1):108–16. doi:10.33859/psmumns.v3i1.261
Rosyida DA. Pengaruh edukasi dukungan suami terhadap tingkat depresi ibu postpartum melalui hormon endorfin. J Promotif Preventif. 2023;6(1):199–204.
Roswiyani R. Psikologi perempuan: Dinamika emosi pasca persalinan. Jakarta: Prenada Media; 2020.
Salat SYS, Satriaawati AC, Permatasari D. Hubungan dukungan keluarga dengan kejadian postpartum blues. J Ilm Kebidanan. 2021;7(2):116–23. doi:10.33023/jikeb.v7i2.860
Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (mixed methods). 10th ed.
Bandung: Alfabeta; 2020.
Udiyani R, Dewi TS, Hajeriah. Penerapan terapi tertawa dalam upaya menurunkan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat. J Penelitian Keperawatan. 2022;8(2):154–61. doi:10.32660/jpk.v8i2.613
Wigati A, Nisak AZ, Tristanti I. Rentang waktu melakukan coitus dengan kejadian dispareunia.
J Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2021;12(1):97. doi:10.26751/jik
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mariyatul Qiftiyah, selvi eka okta fiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/ojs.unik-kediri.ac.id/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68
