Efektivitas Interaksi dan Pengaruhnya Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil dari Dua Varietas Kangkung Darat (Ipomoea peptans Poir.)

Penulis

  • Effira Inka Rahesti Universitas Kadiri
  • Saptorini Universitas Kadiri
  • Mariyono Universitas Kadiri
  • Yoyok Zakaria Anshor Universitas Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.30737/jintan.v3i2.4720

Kata Kunci:

Fertilizer, Kangkung, Response, Results, Variety

Abstrak

Kangkung is classified as a vegetable plant that is in great demand by Indonesian people. Fertilization is needed to increase the production of kangkung. Fertilizing plants can be done using organic materials because they are environmentally friendly. Organic material that can be used as fertilizer is cow urine. This study aims to determine the effectiveness of the interaction and its effect on the growth and yield of two varieties of kangkung (Ipomoea peptans Poir.) due to the application of liquid organic fertilizer (POC). The research was carried out on dry land. The method used in this study was a randomized block design (RBD), with 2 factorials, namely the application of fertilizer from cow urine P1 (without applying fertilizer), P2 (giving POC cow urine 40 ml/1 l water), P3 (application of POC urine cow as much as 60 ml/1 l water), P4 (application of POC cow urine as much as 80 ml/1 l water). At the same time, the second factor was variety, namely V1 (Bisi) and V2 (Serimpi). The treatments were combined into 8 treatments with 4 repetitions so that 32 experimental plots were obtained. The observed variable was the increase in height, plant weight and number of leaves. The data analysis was the mean test between treatments, then carried out with a BNT 5% test. The results of the analysis of variance showed that there was no interaction between giving POC cow urine to ground kangkung varieties. However, giving 60 ml/1 liters of POC of cow urine (P3) gave the best results for each growth parameter studied. Further research still needs to be done to make the results more optimal.

 

Kangkung merupakan tanaman sayur yang banyak diminati masyarakat Indonesia. Untuk meningkatkan produksi kangkung, diperlukan pemupukan. Dalam memupuk tanaman bisa dilakukan dengan menggunakan bahan organik karena sifatnya yang ramah lingkungan. Bahan organik yang bisa digunakan sebagai pupuk adalah urine sapi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Efektivitas interaksi dan pengaruhnya pertumbuhan dan hasil dari dua varietas kangkung darat (Ipomoea peptans Poir.) akibat pengaplikasian pupuk organik cair (POC). Penelitian dilakukan di lahan tegal. Metode yang telah dilakukan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 2 faktorial, yaitu pengaplikasian pupuk dari urin sapi P1 (tanpa pemberian pupuk), P2 (pemberian POC urine sapi 40ml/1 l air), P3 (pengaplikasian POC urine sapi sebanyak 60ml/ 1 l air), P4 (pengaplikasian POC urine sapi sebanyak 80ml/ 1 l air). Sedangkan faktor kedua adalah Varietas, yaitu V1 (Bisi) dan V2 (Serimpi). Perlakuan dikombinasikan menjadi 8 perlakuan dengan ulangan sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 32 petak percobaan. Variabel pengamatan adalah mengamati pertambahan tinggi, bobot tanaman dan jumlah daun. Analisi data yang digunakan yaitu dengan uji rerata antar perlakuan, yang kemudian dilakukan uji BNT 5%. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian POC Urine Sapi terhadap varietas kangkung darat. Akan tetapi, pemberian POC Urine Sapi sebesar 60ml/1 l air (P3) memberikan hasil terbaik setiap parameter pertumbuhan yang diteliti. Masih perlu dilakukan penelitian lanjutan supaya hasil lebih optimal.

Biografi Penulis

Effira Inka Rahesti, Universitas Kadiri

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Saptorini, Universitas Kadiri

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Mariyono, Universitas Kadiri

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Yoyok Zakaria Anshor, Universitas Kadiri

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Referensi

Asra, R., Samarlina, R. A., & Silalahi, M. (2020). Hormon Tumbuha. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9).

Handini, R., K. (2019). Research Trends in Envirotmental Sciens. Implementation Science, 2(1), 1–24.

Idris, M. (2019). Survei BPS: Orang RI Kurang Makan Sayur, Kangkung Paling Digemari. https://money.kompas.com

Jigme, Jayamangkala, N., Sutigoolabud, P., Inthasan, J., & Sakhonwasee, S. (2015). The Effect of Organic Fertilizers on Growth and Yield of Broccoli (Brassica oleracea L. var. Italica Plenck cv. Top Green). Journal of Organic Systems, 10(1), 9–14.

Mansyur, N. I., Pudjiwati, E., & Murtilaksono, A. (2021). ). Pupuk dan Pemupukan. Syiah Kuala University Press.

Pratiwi, Y. I., Huda, N., & Gunawan, B. (2017). Improvement Of Rating Of Stream Bud Chips Plant With Waste Liquid Of Cattle Farm. Jurnal Hasil Penelitian, 2(1).

Subdirektorat Statistik Hortikultura. (2018). Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim Indonesia2017.Badan Pusat Statistik.

Zamrodah, Y. (2016). Efektivitas Berbagai Konsentrasi Pupuk Cair Urine Sapi pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea var. Botrytis L.). Effectiveness, 15(2).

PlumX Metrics

Diterbitkan

2023-07-28

Cara Mengutip

Rahesti, E. I., Saptorini, Mariyono, & Anshor, Y. Z. (2023). Efektivitas Interaksi dan Pengaruhnya Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil dari Dua Varietas Kangkung Darat (Ipomoea peptans Poir.). JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional, 3(2), 156–162. https://doi.org/10.30737/jintan.v3i2.4720

Terbitan

Bagian

Articles