HUBUNGAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN PROLONGED FASE LATEN

Authors

  • Siti Alisa Maulidiyah Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Eko Sri Wulaningtyas Universitas Nusantara PGRI
  • Dhewi Nurahmawati Universitas Nusantara PGRI

DOI:

https://doi.org/10.30737/jubitar.v7i1.7492

Abstract

Abstrak

Paritas merupakan salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kemajuan persalinan, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian prolonged fase laten di RS Tk IV DKT Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan retrospektif melalui data rekam medis. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025-Juni 2025 dengan teknik total sampling sebanyak 151 ibu bersalin tahun 2024. Analisis data menggunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar ibu berusia 20–30 tahun (70,86%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (42,38%). Distribusi paritas menunjukkan nulipara 53 responden (37,10%), primipara 49 responden (31,45%), dan multipara 49 responden (31,45%). Kejadian prolonged fase laten ditemukan pada 48 responden (31,78%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,931 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu bersalin dengan kejadian prolonged fase laten. Kesimpulan: Paritas ibu bersalin tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian prolonged fase laten. Kondisi tersebut dapat terjadi pada semua kelompok paritas dan kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti kekuatan kontraksi uterus, kondisi serviks, faktor janin, serta kondisi psikologis ibu.

 

Kata kunci : paritas, persalinan, prolonged fase laten, ibu bersalin.

 

References

DAFTAR PUSTAKA

Aini, N. (2021). Hubungan paritas dengan kejadian persalinan lama di RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Jurnal Kebidanan.

Astuti, Y. (2018). Faktor risiko persalinan lama pada ibu bersalin. Jurnal Ilmu KebidananHandayani, L. (2019). Hubungan paritas dengan kejadian persalinan lama di RSUD Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Reproduksi.

Cohen, W. R., & Friedman, E. A. (2023). The latent phase of labor. American journal of obstetrics and gynecology, 228(5S), S1017–S1024. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2022.04.029

Lestari, D. (2020). Hubungan paritas dengan kejadian komplikasi persalinan. Jurnal Ilmu Kebidanan.

Maryam, D. T. P. (2024). BAB III. BUNGA RAMPAI: Keterampilan Klinis Dalam Praktik Kebidanan Untuk Diii KebidanaN, 35.

Nuraini, S. (2022). Distribusi karakteristik ibu bersalin di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal Kebidanan Indonesia.

Nurul Vai"za, Alfiana, Aulia Alin Al Azhari, Siti Alisa Maulidiyah, Dhewi Nurahmawati, and Nusantara PGRI Kediri. 2024. “Faktor Penyebab Terjadinya Fase Aktif Memanjang Di Rumah Sakit DKT Kediri.” Seminar Nasional Sains 2030: 252–56.

Sari, M. (2020). Faktor yang berhubungan dengan lama persalinan kala I di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Kebidanan.

Utami, F. S., S Si T, M. N. S., Putri, I. M., ST, S., & Keb, M. (2020). Konsep Pelayanan Prima Kebidanan.

Wahyuni, S. (2019). Faktor risiko kejadian persalinan lama berdasarkan paritas. Jurnal Ilmu Kebidanan.

Wulandari, R. (2021). Faktor risiko persalinan berdasarkan paritas di RSUD Gambiran Kediri. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak.

Wulansari, Ika, Nur Ayun Yusuf, and Cindy Puspita Sari Haji Jafar. 2022. “Prolonged Labor Characteristics: A Study in Gorontalo.” Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan 7(1): 23–28. doi:10.30604/jika.v7i1.754.

Yuliana, R. (2020). Faktor yang berhubungan dengan lama persalinan kala I di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak.

Downloads

Published

2026-04-14

Issue

Section

Articles

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/ojs.unik-kediri.ac.id/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

How to Cite

HUBUNGAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN PROLONGED FASE LATEN. (2026). Jurnal Bidan Pintar, 7(1), 1064-1072. https://doi.org/10.30737/jubitar.v7i1.7492