Hubungan Cuci Tangan Anak Pra Sekolah Dengan Kejadian Diare

Authors

  • Noor Faidah Program Studi Keperawatan, STIKES Cendekia Utama Kudus
  • Yudho Bagus Irawan Program Studi Keperawatan, STIKES Cendekia Utama Kudus

DOI:

https://doi.org/10.30737/nsj.v5i1.1836

Keywords:

Cuci tangan, Kejadian Diare

Abstract

Diare adalah suatu kondisi saat seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih sering. Tingginya angka kejadian diare anak di sebabkan oleh faktor-faktor yang meningkatkan resiko diare seperti sanitasi yang buruk, fasilitas kebersihan yang kurang, kebersihan pribadi buruk (tidak cuci tangan sebelum, sesudah makan dan setelah buang air besar). Cuci tangan sering di anggap hal yang sepele di masyarakat, padahal mencuci tangan bisa memberi kontribusi pada peningkatan status kesehatan masyarakat. Kebiasaan tersebut tentunya berpengaruh dan dapat memberikan kontribusi dalam terjadinya diare. Cuci tangan merupakan tehnik dasar yang palinhg penting dalam pencegahanya  dan pengontrolan penularan infeksi. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian Korelasi dan jenis rancangan survei deskriptif korelasi. Penentuan sample dengan teknik Simple random sampling dengan jumlah sampel 63 responden. Analisa data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil yang di peroleh p-value 0,000 > (α = 0,05), dengan kekuatan hubungan kuat karena nilai correlation coefficient (0,726) berada pada rentang 0,600 - 0,799 Terdapat hubungan yang bermakna antara cuci tangan dengan kejadian diare pada siswa TK.

References

Atikah, Rahmawati E. (2012). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Yogyakarta: Nuha Medika.

Curtis, Cairncross. (2013). Effect of washing hands with soap on diarrhoea risk in the community: a sistematic review. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12726975 diakses pada tanggal 1 Juni 2019.

Dahlan, A.K, Umrah, A,St. (2013). Buku Ajaran Ketrampilan Dasar Praktik Kebidanan. Malang : Intimedia

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2017.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2017.

Fatmawati, Abrianingsih (2016). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Anak Usia 3-6 Tahun di TK Raudhatul Athfal Alauddin Makassar. Jurnal Nursing Of Islamic.

Kementerian Kesehatan RI. (2011). Situasi diare di Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia.

Kementrian Kesehatan RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia: Jakarta.

Nursalam. (2011). Konsep dan Penelitian Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.

Rompas JM, Tuda J, An PT. 2013. Hubungan antara perilaku mencuci tangan pakai sabun dengan terjadinya diare pada anak usia sekolah di SDN GMIM dua Kecamatan Tareran. Manado: Universitas Sam Ratulangi. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/2201 diakses pada tanggal 1 Juni 2019.

Rosyidah, Nurul A. (2014). Hubungan Perilaku Cuci Tangan Terhadap Kejadian Diare Pada Siswa Di Sekolah Dasar Negeri Ciputat 02. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.

Ruhyanuddin Faqih.,Sunardi. (2017). Perilaku Mencuci Tangan Berdampak Pada Insiden Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten Malang

Sunardi, Faqih Ruhyanuddin. (2017). Perilaku Mencuci Tangan Berdampak Pada Insiden Diare Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Kabupaten Malang. Vol 8. No 1. Januari 2017.

Winova. (2008). Hubungan kondisi sarana air bersih dan perilaku dengan kejadian diare di Kenagari Taruang-Taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Tahun 2008 (skripsi). Padang: Universitas Andalas. http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/viewFile/705/561 diakses pada tanggal 1 Juni 2019.

PlumX Metrics

Published

2021-08-02

Issue

Section

Articles