Pengaruh Pupuk Urea Dan Pupuk Organik Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Padi Varietas Ir. 64 (Oryza Sativa L)

Supandji Supandji(1*), Junaidi Junaidi(2),

(1) Faculty of Agriculture, Kadiri University
(2) Faculty of Agriculture, Kadiri University
(*) Corresponding Author

Abstract


Rice plants (Oryza sativa L.) have long been known in Indonesia because they have a role as the main food ingredient of Indonesian society. One way to increase rice production is to determine the optimal urea fertilizer and the frequency of organic fertilizers. This study used a randomized block design (RBD) consisting of two factors and three (3) replications. The first factor: urea (N) fertilizer consists of 3 levels, namely N1 = 0 kg / ha, N2 = 100 kg / ha, N3 = 200 kg / ha. The second factor: organic fertilizer (P) which consists of 3 levels, namely: P1 = 10 tonnes / ha, P2 = 20 tonnes / ha, P3 = 30 tonnes / ha. The results of this study were that there was an interaction between urea and organic fertilizers on the height growth of rice plants in all observation variables. The highest yield for the treatment plant height (N1P1) was 72,330 cm. The highest number of leaves in the treatment (N2P3) was 6.66. The highest number of tillers in the treatment (N2 P3) was 33,553 stems. The highest production of panicle length, grain weight per clump and number of productive tillers occurred interactions where the highest yield was achieved in treatment (N2 P3), namely 30,996 cm, 43,996 grams and 20,330 pieces. The highest grain weight is 38,883 grams. The highest production plot was 2.4050 kg and the highest production per hectare was 12,158 tons/ha.

Tanaman Padi (Oryza sativa L.) telah lama dikenal di Indonesia, sebab memiliki peranan sebagai bahan pangan utama masyarakat Indonesia. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi tanaman padi adalah menentukan pupuk urea yang optimal dan frekuensi pupuk organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dan tiga (3) ulangan. Faktor pertama : pupuk urea (N) terdiri dari 3 taraf yaitu N1= 0 kg/ha, N2= 100 kg/ha, N3 = 200 kg/ha. Faktor kedua : pupuk organik (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: P1= 10 ton/ha, P2= 20 ton/ha, P3= 30 ton/ha. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat interaksi antara pupuk urea dan pupuk organik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman padi pada semua variabel pengamatan. Hasil tertinggi untuk tinggi tanaman perlakuan (N1P1) yaitu 72.330 cm. Jumlah daun terbanyak pada perlakuan (N2P3) yaitu 6.66 helai. Jumlah anakan terbanyak pada perlakuan (N2 P3) yaitu 33.553 batang. Produksi panjang malai tertinggi, berat gabah per rumpun dan jumlah anakan produktif terjadi interaksi dimana hasil tertinggi dicapai pada perlakuan (N2 P3) yaitu 30.996 cm, 43.996 gram dan 20.330 buah. Berat bulir tertinggi yaitu 38.883 gram. Produksi perpetak tertinggi yaitu 2.4050 kg dan produksi per hektar tertinggi yaitu 12.158 ton/ ha.


Keywords


Growth; Organic fertilizer; Rice; Urea fertilizer

Full Text:

PDF

References


Akbar, I., Budiraharjo, K., & Mukson. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Padi di Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Arafah, & Najmah. (2012). Pengkajian Beberapa Varietas Unggul Baru Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan, 11(2), 188–194.

Aziez, A. F. (n.d.). Analisis Pertumbuhann Varietas Lokal dan Unggu Padi Sawah pada Budidaya secara Organik. https://www.m-culture.go.th/mculture_th/download/king9/Glossary_about_HM_King_Bhumibol_Adulyadej’s_Funeral.pdf

Bangun, P., & Mahyuddin, S. (1989). Pengendalian Gulma pada Tanaman Padi.

Halim, M., Nasir, D. M., Saputra, A., Ayob, Z. B., Ahmad, S. Z. S., Din, A. M. M., Khairuddin, W. N. W. M., & Rahim, F. (2018). komuniti makroartropoda yang berasosiasi dengan ekosistem sawit di atas jenis tanah yang berbeda. Serangga, 23(3), 38–55. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Harisa, N., Setiobudi, A., & Rezaldi, F. (2016). Pengaruh Pemberian Pupuk Azolla dan Pupuk N pada Tanaman Padi (Oryza Sativa) Varietas Inpari 13. Jurnal Produksi Tanaman, 4, 145–152.

Haryoko, W. (2012). Respon Varietas Padi Toleran Asam-Asam Organik pada Sawah Gambut dengan pemberian Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit. Jurnal Embrio, 5(2), 76–84.

Jalil, M., Sakdiah, H., Deviana, E., & Akbar, I. (2016). PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L) PADA BERBAGAI TINGKAT SALINITAS. Jurnal Agrotek Lestari, 2(2), 63–74.

Jeanne, M., & Paulus. (2010). Pemanfaatan Azolla Sebagai Pupuk Organik Pada Budidaya Padi Sawah. Universitas Sam Ratulangi.

Kakedoh, I., & Amirudin. (2007). Pertumbuhan Hasil Jagung Pulut (Zea mays certain) pada Berbagai Dosis Bokasih Gamal dan Pupuk NPK dalam Sistem Alley Cropping. Jurnal Agrisain, 8(1), 10–17.

Kusuma, F. C. B., Tyasmoro, S. Y., & Suminarti, N. E. (2018). PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA SUMBER PUPUK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI ( Oryza sativa L .) DI DESA TEMBALANG KECAMATAN WLINGI. Jurnal Produksi Tanaman, 6(2), 223–229.

Nugroho. (2005). Pengaruh Dosis Pupuk Urea dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca saliva L.). Majalah Ilmiah Kopertis Wilayah VI.

Nurjaya, & Setyorini, D. (2008). Peranan Pupuk Organik Sipramin sebagai Substitusi Pupuk N terhadap Sifat Kimia Tanah dan Hasil Padi Sawah pada Inceptisol. Makalah Seminar, 285–296.

Nuryani, S. H. U., M, H., & N, W. (2010). Serapan hara N, P, K pada tanaman padi dengan berbagai lama penggunaan pupuk organik pada vertisol Sragen. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 10(1), 1–13.

Pratama, D. A., & Setyaningsih, D. W. (2017). Pengaruh Dosis Pupuk dan Varietas terhadap Pertumbuhna dan produksi Padi (Oryza sativa).

Rahmatika, W. (2010). Pertumbuhan Tanaman Padi (Oryza sativa.L) Akibat Pengaruh Persentase N (Azolla dan urea).

Roidah, I. S. (2013). Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah. Jurnal Bonorowo, 1(1).

Salbiah, C., Muyassir, & Sufardi. (2012). Pemupukan Kcl, Kompos Jerami dan Pengaruhnya Terhadap Sifat Kimia Tanah, Pretumbuhan dan Hasil Padi Sawa (Oryza Sativa L). Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan, 2, 213–222.

Supramudho, G. N. (2008). Efesiensi Serapan N Serta Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa. L) Pada Berbagai Imbangan Pupuk Kandang Puyuh Dan Pupuk Anorganik Di Lahan Sawah Palur Sukoharjo. Universitas Sebelas Maret.

Suyamto. (2010). Peranan Unsur Hara N, P, K dalam Proses Metabolisme Tanaman Padi. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian.

Wahid, A. S. (2003). Peningkatan Efesiensi Pupuk Nitrogen Pada Padi Sawah Dengan Metode Bagan Warna Daun. Jurnal Litbang Pertanian, 22(2), 156–161.

Wahyuningdyawati, Kasijadi, F., & Abu. (2012). Pengaruh Pemberian pupuk Organik “Biogreen Granul” Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah. Journal Basic Science and Technology, 1(1), 21–25.

Wiwik, M. S., Bayu, E. S., & Ilyas, S. (2013). Karakter Vegetatif dan Generatif Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) Toleran Aluminium. Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(4), 1424–1438.

Yardha, A., Yusuf, & Hifnalisa. (1998). Penilaian Sifat Fisis Tanah Dan Kimia Gambut Teunom Aceh Barat. Jurnal Agrista, 2, 22–28.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/agrinika.v3i2.727

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.30737/agrinika.v3i2.727.g1050

Article Metrics

Abstract view : 1067 times
PDF - 854 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.