PENGELOLAAN DANA KELURAHAN DALAM PERSPEKTIF COMMUNITY DRIVEN DEVELOPMENT

Mashuri Mashuri(1*), Suwarno Suwarno(2), Teguh Pramono(3),

(1) Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadiri
(2) Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadiri
(3) Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadiri
(*) Corresponding Author

Abstract


Sebagai bagian dari perangkat kecamatan dengan fungsi pelaksana pelayanan masyarakat, kelurahan mendapatkan dukungan anggaran tambahan dari pemerintah yang disebut sebagai dana kelurahan. Pengelolaan dana kelurahan di Kelurahan Kauman, Kabupaten Tulungagung dilakukan melalui kolaborasi antara kelurahan dengan masyarakat. Masyarakat diwakili oleh kehadiran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Penelitian ini berfokus untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan dana kelurahan oleh LMP Kelurahan Kauman dalam perspektif Community Driven Development (CDD). Hasilnya, secara garis besar pengelolaan dana kelurahan oleh LPM Kelurahan Kauman telah menunjukkan lima karakteristik utama konsep CDD, yaitu: (1) Fokus pada masyarakat; (2) Perencanaan dan perancangan partisipatif; (3) Kontrol Masyarakat atas sumberdaya; (4) Pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan serta (5) Monitoring dan evaluasi berbasis masyarakat.

Kata Kunci: Pembangunan Berbasis Komunitas; Dana Desa; Pelayanan Masyarakat


Full Text:

PDF

References


Aida, Ade Nurul dan Zahara, Ervita Luluk. 2018. Dana Kelurahan dan Tantangannya. Jakarta:Pusat Kajian Anggaran Badan Keahlian DPR RI.

Casey, K., Glennerster, R., & Miguel, E. 2011. Reshaping institutions: Evidence on external aid and local collective action. Citeseer.

Hanum, F. 2018. Akuntabilitas Keuangan Desa (Studi Kasus Desa Ngentrong Kecamatan Karangan Kabupaten Nganjuk). Jurnal Mediasosian: Jurnal Ilmu Sosial Dan Administrasi Negara, 2(1).

Keputusan Lurah Kauman Nomor 04 Tahun 2019 Tentang Pengangkatan Kepengurusan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kauman.

Kilby, C. 2011. Informal influence in the Asian development bank. The Review of International Organizations, 6(3–4), 223.

Labonne, J., & Chase, R. S. 2011. Do community-driven development projects enhance social capital? Evidence from the Philippines. Journal of Development Economics, 96(2), 348–358.

Mujiarto, M., Susanto, D., & Bramantyo, R. Y. 2019. Strategi Pelayanan Kesehatan Untuk Kepuasan Pasien Di UPT Puskesmas Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Jurnal Mediasosian: Jurnal Ilmu Sosial Dan Administrasi Negara, 3(1).

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan.

Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 Tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan.

Saldana. 2014. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook. UI-Press.

Schuler, N., & Dwiyani, R. 2012. Rapid appraisal of PNPM neighborhood development (and poverty alleviation partnership grant mechanism).

Sitorus, Y. L. M. 2017. Community Driven Development In Traditional Communities In Papua. Journal of Regional and City Planning, 28(1), 16–31.

Suwarno, S., & Bramantyo, R. Y. 2019. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Organisasi. Transparansi Hukum, 2(1).

World Bank. 2003. World Bank Concept of the Poverty Alleviation Partnership Grant for Neighborhood Development.




DOI: http://dx.doi.org/10.30737/mediasosian.v4i1.819

Article Metrics

Abstract view : 745 times
PDF - 1158 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Mediasosian licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.