Respon Pertumbuhan dan Hasil Produksi Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica chinensis L.) terhadap Pemberian Konsentrasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria)

Authors

  • Rasyadan Taufiq Probojati Kadiri University
  • Nugraheni Hadiyanti Kadiri University
  • Wiku Handono Kadiri University
  • Andreas Zulkarnain Kadiri University
  • Mufiana Alfatin Kadiri University
  • Saptorini Saptorini

DOI:

https://doi.org/10.30737/agrinika.v6i1.2335

Keywords:

Brassica chinensis L., growth, PGPR

Abstract

Bok choy (Brassica chinensis L.) belongs to one of the horticultural plants. It has a high economic value, so efforts are needed to increase its productivity. This study aimed to determine the effect of precise application of the concentration of PGPR on the growth and production of bok choy. The study was conducted in Sambiroto Hamlet, Mojorembun Village, Rejoso District, Nganjuk Regency from March 5 to April 10, 2021. The study employed a completely randomized design with one factor, which was the effect of concentration which consisted of six levels, namely: K0 = 0 PGPR/liter of water (control), K1 = 5 ml of PGPR/liter of water, K2 = 10 ml of PGPR /liter of water, K3 = 15 ml PGPR /liter of water, K4 = 20 ml of PGPR/liter of water, and K5 = 25 ml of PGPR /liter of water, each treatment was repeated four times. Parameters observed included plant height, number of leaves (strands), leaf area, wet weight, and dry weight. The experimental results were analyzed by ANOVA (P < 0.05) followed by the LSD (least significant difference) 5% test. The results of the study suspected that there was a significant effect on the concentration of PGPR shown in the average height of K5 treatment plants (25 ml PGPR/liter of water), which the highest at 10 days after planting (DAP) was 6.85 cm, 17 DAP was 10.77 cm, 24 DAP was 12.75 cm and 31 DAP of 14.13 cm. The average number of leaves in the K5 treatment at 17 DAP was 6.53 strands, 24 DAP was 9.52 and 31 DAP was 14.03. The highest average leaf area was 47.78 grams. The highest average wet weight was 52.33 grams. The heaviest average dry weight was on K5 treatment as well of 5.15 grams.

 

Sawi pakcoy (Brassica chinensis L.) tergolong dalam salah satu tanaman hortikultura. Pakcoy memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman sawi pakcoy (Brassica chinensis L.) terhadap pertumbuhan dan hasil produksinya dengan pemberian beberapa konsentrasi PGPR. Penelitian dilakukan di lahan pekarangan, Dusun Sambiroto, Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk pada tanggal 5 Maret – 10 April 2021. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor pengaruh konsentrasi yang terdiri dari 6 taraf meliputi kontrol, K1 (5 ml/ liter), K2 (10 ml/liter), K3 (15 ml/liter), K4 (20 ml/ liter), K5 (25 ml/ liter), dengan 4 ulangan per perlakuan. Sedangkan parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas, berat basah, berat kering. Selanjutnya, analisis penelitian ini menggunakan Anova (P<0,05) dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian ini diduga berpengaruh nyata terhadap konsentrasi PGPR dan diapatkan pada perlakuan K5, seperti tinggi rata-rata tinggi tanaman K5 (25 ml/liter air) pada 10 HST sebesar 6,85 cm, 17 HST 10,77 cm, 24 HST 12,75 cm dan 31 HST sebesar 14,13 cm. Rata- rata jumlah daun terbanyak didapatkan pada umur 17 HST sebanyak 6.53 helai, 24 HST sebanyak 9.52 dan 31 HST sebanyak 14.03 helai. Luas daun tertinggi didapatkan pada perlakuan K5 dengan nilai rata – rata 47.78 gram. Berat basah tertinggi juga didapatkan pada perlakuan K5 dengan nilai rata - rata 52,33 gram. Rata-rata berat kering sebesar 5,15 gram.

Author Biographies

Rasyadan Taufiq Probojati, Kadiri University

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kadiri

Nugraheni Hadiyanti, Kadiri University

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kadiri

Wiku Handono, Kadiri University

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kadiri

Andreas Zulkarnain, Kadiri University

Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Kadiri

Mufiana Alfatin, Kadiri University

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kadiri

Saptorini Saptorini

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kadiri

References

Badan Pusat Statistik. (2019). http://www.bps.go.id

Direktorat Jenderal Hortikultura. (2015). Statistik Produksi Hortikultura Tahun 2014. Jakarta: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

Hadisuwito, S. (2012). Membuat Pupuk Organik Cair. Jakarta: PT. Agro Media Pustaka.

Hardoim, P. R., van Overbeek, L. S., & Elsas, J. D. van. (2008). Properties of bacterial endophytes and their proposed role in plant growth. Trends in Microbiology, 16(10), 463–471. https://doi.org/10.1016/j.tim.2008.07.008

Hayat, R., Ali, S., Amara, U., Khalid, R., & Ahmed, I. (2010). Soil beneficial bacteria and their role in plant growth promotion: A review. Annals of Microbiology, 60(4), 579–598. https://doi.org/10.1007/s13213-010-0117-1

Kurniasih, F. P., & Soedradjad, R. (2019). Pengaruh Kompos Dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Pada Lahan Kering Terhadap Produksi Sawi (Brassica rapa L.). Berkala Ilmiah Pertanian. 2(4), 159–163.

Oktafia, T. J., & Maghfoer, M. D. (2018). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.) Terhadap Aplikasi Em dan PGPR. Jurnal Produksi Tanaman. 6(8), 1974–1981.

Perwtasari, B., Tripatmasari, M., & Wasonowati, C. (2012). Pengaruh Media Tanam Dan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakchoi (Brassica juncea L.) Dengan Sistem Hidroponik. Agrovigor. 5(1), 12.

Rakhmani, D., Fuskhah, E., & Sutarno. (2021). Pertumbuhan Dan Produksi Sawi Pakchoy (Brassica chinensis L.) Pada Berbagai Dosis Ekstrak Limbah Teh Dan Pupuk Kandang Sapi. Jurnal Sungkai. 9(1), 19–29.

Suwahyono, U. (2001). Petunjuk Praktis Penggunaan Pupuk Organik Secara Efektif dan Efisien. Jakarta: Penebar Swadaya.

Syamsiah, M. (2014). Merah (Capsicum annum L.) Terhadap Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobakteri) Dari Akar Bambu Dan Urin. Jurnal Agroscience. 4(2), 6.

Widiyanti, N. M. N. Z., Baga, L. M., & Suwarsinah, H. K. (2016). Kinerja Usahatani dan Motivasi Petani dalam Penerapan Inovasi Varietas Jagung Hibrida padaLahan Kering di Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Penyuluhan, 12(1). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v12i1.11317

Downloads

PlumX Metrics

Published

29-03-2022

How to Cite

Probojati, R. T., Hadiyanti, N., Handono, W., Zulkarnain, A., Alfatin, M., & Saptorini, S. (2022). Respon Pertumbuhan dan Hasil Produksi Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica chinensis L.) terhadap Pemberian Konsentrasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi Dan Agribisnis, 6(1), 61–67. https://doi.org/10.30737/agrinika.v6i1.2335

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>