Main Article Content

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial memberikan kemudahan dalam komunikasi namun juga membawa tantangan yang besar dalam pengelolaan media sosial, salah satu yang marak terjadi yaitu cyber bullying. Fenomena ini dapat berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan sosial bermasyarakat, Khususnya pada remaja yang mana saat ini sudah bukan hal yang tabu. Program pelaksanaan Pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam membentuk etika bermedia sosial pada anak sebagai Langkah preventif terhadap cyber bullying. kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan melalui sosialisasi interaktif dan Forum Grup Diskusi yang melibatkan orangtua peserta didik di Negara Malaysia sebagai bagian dari program kerja Kuliah kerja Nyata KKN Internasional. Materi yang disampaikan meliputi konsep etika bermedia sosial yang baik serta Langkah pencegahan cyber bullying. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua mengenai pencegahan dan penanganan cyberbullying. Sebelum sosialisasi, sebagian besar orang tua hanya memiliki pemahaman terbatas tentang bentuk-bentuk cyberbullying dan dampaknya terhadap anak. Namun, setelah kegiatan, pemahaman mereka meningkat signifikan, terutama dalam mengenali tanda-tanda awal anak menjadi korban maupun pelaku, serta strategi pencegahan yang dapat diterapkan di rumah.  Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi role model pemberdayaan keluarga dalam menghadapi tantangan di era digital secara etis dan bertanggung jawab.

Keywords

Peran orang tua Etika bermedia sosial Cyber bullying Pencegahan

Article Details

How to Cite
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL SEBAGAI PENCEGAHAN CYBER BULLYING PADA REMAJA. (2025). Jurnal Abdi Masyarakat , 9(1), 35-51. https://doi.org/10.30737/jaim.v9i1.6963

How to Cite

PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL SEBAGAI PENCEGAHAN CYBER BULLYING PADA REMAJA. (2025). Jurnal Abdi Masyarakat , 9(1), 35-51. https://doi.org/10.30737/jaim.v9i1.6963

References

  1. Abaido, G. M. (2020). Cyberbullying on social media platforms among university students in the United Arab Emirates. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 407–420. https://doi.org/10.1080/02673843.2019.1669059
  2. Abdul Sakban, S., Sahrul, S., Kasmawati, A., & Tahir, H. (2018). Tindakan bullying di media sosial dan pencegahannya. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 2(3). https://doi.org/10.58258/jisip.v2i3.564
  3. Agustin, S., Deliana, N., & Batu Bara, J. (2024). Peran orang tua dalam meminimalisir dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental anak. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 6(1), 19–26. https://doi.org/10.24198/jkrk.v6i1.53281
  4. Barseli, M., Sriwahyuningsih, V., & Afrianti, D. (2023). Pelatihan layanan informasi untuk mengatasi perilaku cyberbullying. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 166–171. https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v1i1.61
  5. Cheng, L., Guo, R., Silva, Y. N., Hall, D., & Liu, H. (2021). Modeling temporal patterns of cyberbullying detection with hierarchical attention networks. ACM/IMS Transactions on Data Science, 2(2), 1–23. https://doi.org/10.1145/3441141
  6. David, D., & Situmorang, B. (2019). Menjadi viral dan terkenal di media sosial, padahal korban cyberbullying: Suatu kerugian atau keuntungan? Jurnal Psikologi, 8(1). https://doi.org/10.21009/jppp
  7. Fang, Y., Yang, S., Zhao, B., & Huang, C. (2021). Cyberbullying detection in social networks using Bi-GRU with self-attention mechanism. Information, 12(4), 171. https://doi.org/10.3390/info12040171
  8. Fikrie. (2016). Peran empati dalam perilaku bullying. Seminar ASEAN, 2nd Psychology & Humanity.
  9. Fitriana, D. E. N., Novyar, P. T. R., Fitri, O. S. K., & Laila, S. S. (2024). Sosialisasi cyber bullying sebagai pencegahan kenakalan remaja untuk mewujudkan generasi gemilang di masa depan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(2). https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/index
  10. Han, Z., Wang, Z., & Li, Y. (2021). Cyberbullying involvement, resilient coping, and loneliness of adolescents during COVID-19 in rural China. Frontiers in Psychology, 12, Article 664612. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.664612
  11. Hanika, I. M., Putri, M. I., & Witjaksono, A. A. (2020, November). Sosialisasi literasi media digital di Jakarta (studi eksperimen penggunaan YouTube terhadap siswa sekolah dasar di Jakarta). Jurnal Komunikasi dan Kajian Media, 4(2), 153–172. https://doi.org/10.31002/jkkm.v4i2.3324
  12. Imani, F. A., Kusmawati, A., & Tohari, M. A. (2021). Pencegahan kasus cyberbullying bagi remaja pengguna sosial media. Khidmat Sosial: Journal of Social Work and Social Services, 2(1), 74–83. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/khidmatsosial/article/view/10433
  13. Irmayanti, N., & Grahani, F. O. (2023). Bersama lawan kekerasan digital: Peran orang tua dan teman sebaya dalam mengatasi cyberviolance. Jurnal Ilmu Psikologi (JIP), 10(2), 296–304. https://doi.org/10.35891/jip.v10i2.4259
  14. Jalal, N. M., Idris, M., & Muliana, M. (2021). Faktor-faktor cyberbullying pada remaja. IKRAITH-Humaniora, 5(2), 146–154. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/965
  15. Jerusalem, M. A., & Hidayati, D. (2024). Peran guru kelas dan orangtua dalam mencegah cyberbullying di sekolah dasar. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 12(2). https://doi.org/10.26618/equilibrium.v12i2.14238
  16. Malihah, Z., & Alfiasari, A. (2018). Perilaku cyberbullying pada remaja dan kaitannya dengan kontrol diri dan komunikasi orang tua. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 11(2), 145–156. https://doi.org/10.24156/jikk.2018.11.2.145
  17. Marlef, A., Masyhuri, M., & Muda, Y. (2024). Mengenal dan mencegah cyberbullying: Tantangan dunia digital. Jurnal Edukasi dan Riset (JER), 5(3). https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1295
  18. Mayunita, A., & Maemunah, M. (2025). Pengaruh literasi digital, online resilience dan peran orang tua terhadap pencegahan cyberbullying pada remaja SMAN 1 Cijaku di Kabupaten Lebak tahun 2025. Jurnal Ners: Research & Learning in Nursing Science, 9(2), 1658–1665. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners
  19. Ni’mah, S. A. (2023). Pengaruh cyberbullying pada kesehatan mental remaja. Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra dan Budaya (SEBAYA) Ke-3, 329–338.
  20. Palilingan, E. E., Hutabarat, R. D. O., & Pramigoro, R. K. (2024). Upaya pencegahan untuk mengurangi kasus cyberbullying di kalangan remaja. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(2), 185–193. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i2.945
  21. Putro, H. Y. S., Rachman, A., Setiawan, M. A., & Pahri, M. (2022). Modul digital layanan klasikal melalui platform Zedemy untuk meminimalisir perilaku cyberbullying. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(1), 96. https://doi.org/10.29210/020221551
  22. Rachmah, D. N. (2014). Empati pada pelaku bullying. Jurnal Ecopsy, 1(2), 51–58. https://doi.org/10.20527/ecopsy.v1i2.487
  23. Riswanto, D., & Marsinun, R. (2020). Perilaku cyberbullying remaja di media sosial. Analitika, 12(2). https://doi.org/10.31289/analitika.v12i2.3704
  24. Wardah, A., & Nurmiati, N. (2022, November). Pelatihan asertif untuk mencegah perilaku cyberbullying pada remaja di Banjarmasin. Jabdi, 2(6). https://doi.org/10.53625/jabdi.v2i6.3879
  25. Zhong, J., Zheng, Y., Huang, X., Mo, D., Gong, J., Li, M., & Huang, J. (2021). Study of the influencing factors of cyberbullying among Chinese college students incorporated with digital citizenship: From the perspective of individual students. Frontiers in Psychology, 12, Article 621418. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.621418

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.