Evaluasi Program Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di Kabupaten Sabu Raijua

Authors

  • Urbanus Rohi Universitas Terbuka
  • Siti Aisyah Universitas Terbuka
  • Asih Widi Lestari Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.30737/mediasosian.v10i2.7577

Keywords:

evaluasi program, rumah tunggu kelahiran, CIPP, kematian ibu, kesehatan mental, program evaluation, maternity waiting home, maternal morality, maternal health

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Program Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di Kabupaten Sabu Raijua sebagai upaya menekan angka kematian ibu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus evaluatif berdasarkan model Context, Input, Process, and Product (CIPP). Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan melibatkan 12 informan yang dipilih secara purposive sampling, terdiri atas unsur Dinas Kesehatan, pengelola program, tenaga kesehatan, pengguna layanan, dan tokoh masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan validasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dari aspek context, Program RTK telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, namun kebijakan sentralisasi layanan belum sepenuhnya mempertimbangkan kondisi geografis dan karakteristik sosial budaya setempat. Pada aspek input, sumber daya manusia dan fasilitas dasar telah tersedia, meskipun masih terdapat keterbatasan dukungan anggaran dan fasilitas pendukung. Dari aspek process, pelaksanaan program belum berjalan optimal karena sosialisasi, koordinasi, dan tingkat pemanfaatan layanan masih rendah. Pada aspek product, program RTK berkontribusi dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan maternal, tetapi rendahnya tingkat pemanfaatan menyebabkan dampaknya terhadap penurunan angka kematian ibu belum optimal. Hasil penelitian merekomendasikan perlunya penyesuaian kebijakan pengelolaan RTK yang lebih adaptif terhadap karakteristik wilayah kepulauan serta penguatan sosialisasi, dukungan sumber daya, dan tata kelola program.

References

Akbarini, O. F., Yusnita, E., & Rosita, D. (2020). Pemanfaatan rumah tunggu kelahiran di wilayah kerja puskesmas Sebangki Kabupaten Landak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 120–128.

Bhutta, Z. A., Das, J. K., Bahl, R., Lawn, J. E., Salam, R. A., Paul, V. K., Sankar, M. J., Blencowe, H., Rizvi, A., Chou, V. B., & Walker, N. (2014). Can available interventions end preventable deaths in mothers, newborn babies, and stillbirths? The Lancet, 384(9940), 347–370.

Campbell, O. M. R., & Graham, W. J. (2006). Strategies for reducing maternal mortality: Getting on with what works. The Lancet, 368(9543), 1284-1299.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Dinas Kesehatan NTT. (2024). Profil kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Gabrysch, S., & Campbell, O. M. R. (2009). Still too far to walk: Literature review of the determinants of delivery service use. BMC Pregnancy and Childbirth, 9, 34.

Hulton, L. A., Matthews, Z., & Stones, R. W. (2007). A framework for the evaluation of quality of care in maternity services. University of Southampton.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman rumah tunggu kelahiran.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia.

Kruk, M. E., Gage, A. D., Arsenault, C., Jordan, K., Leslie, H. H., Roder-DeWan, S., Adeyi, O., Barker, P., Daelmans, B., Doubova, S. V., English, M., García-Elorrio, E., Guanais, F., Gureje, O., Hirschhorn, L. R., Jiang, L., Kelley, E., Lemango, E. T., Liljestrand, J., & Pate, M. (2018). High-quality health systems in the Sustainable Development Goals era: Time for a revolution. The Lancet Global Health, 6(11), e1196–e1252. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(18)30386-3

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. SAGE Publications.

Lori, J. R., Munro-Kramer, M. L., Shifman, J., Amarah, P., Williams, G., Ametepi, P., Williams, J., & Boyd, C. J. (2018). Characterizing maternity waiting homes in rural Liberia: Results from a cross-sectional survey. BMC Pregnancy and Childbirth, 18(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12884-018-1774-z

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Miller, S., & Smith, H. (2017). Community engagement and maternal health service utilization in low-resource settings. International Journal of Health Planning and Management, 32(4), 567–579.

Mwilike, B., Namacha, N., & Msuya, S. (2023). Utilization of maternity waiting homes and associated factors among pregnant women in rural Tanzania. BMC Pregnancy and Childbirth, 23(1), 1–11.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods (4th ed.). SAGE Publications.

Peters, D. H., Adam, T., Alonge, O., Agyepong, I. A., & Tran, N. (2013). Implementation research: What it is and how to do it. BMJ, 347, f6753.

Prabawati, R. (2018). Evaluasi kebijakan rumah tunggu kelahiran di Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Jurnal Administrasi Publik, 5(1), 45–56.

Stufflebeam, D. L. (2007). CIPP evaluation model checklist: A tool for applying the CIPP model to assess projects and programs. Western Michigan University.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryadin, A., & Purmama, W. (2022). Model evaluasi program dalam kebijakan publik. Jurnal Ilmu Administrasi, 9(1), 55–67.

Susanti, R. (2025). Determinan pemanfaatan layanan kesehatan ibu di Indonesia. Jurnal Kesehatan Nasional, 10(1), 33–41.

Thaddeus, S., & Maine, D. (1994). Too far to walk: Maternal mortality in context. Social Science & Medicine, 38(8), 1091–1110.

Utami, A. S., & Vitania, R. (2024). Studi kualitatif pelaksanaan program rumah tunggu kelahiran di Depapre Provinsi Papua. Jurnal Kesehatan Publik, 12(2), 89–98.

World Health Organization. (2023). Trends in maternal mortality 2000–2023.

Downloads

Additional Files

Published

28-09-2026

How to Cite

Evaluasi Program Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di Kabupaten Sabu Raijua. (2026). Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial Dan Administrasi Negara, 10(2), 196-210. https://doi.org/10.30737/mediasosian.v10i2.7577

Similar Articles

11-20 of 109

You may also start an advanced similarity search for this article.