Teknologi Budidaya Padi SRI dan Penanganan Pascapanen Berbasis Hilirisasi di Desa Surau, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah

Authors

  • Raka Teo Endrawan Universitas Bengkulu https://orcid.org/0009-0001-7440-4230
  • Reny Herawati Universitas Bengkulu
  • Dwi Wahyu Ganefianti Universitas Bengkulu
  • Sumardi Widodo Universitas Bengkulu
  • Valen Heryanto Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7392

Keywords:

beras, budidaya SRI, Hilirisasi, padi, pascapanen

Abstract

Conventional rice cultivation practices commonly applied by farmers in rural areas are generally inefficient in the use of seeds, water, and production inputs, and are not yet integrated with downstream post-harvest systems. This community service program aimed to enhance the knowledge and capacity of farmers in Surau Village, Taba Penanjung District, Central Bengkulu Regency, by introducing the System of Rice Intensification (SRI) cultivation technology and downstream post-harvest handling through independent rice packaging. The methods employed included extension activities, participatory discussions, demonstrations, and evaluation using pre-test and post-test administered to 50 participants. The results showed a significant improvement in participants’ understanding across all measured aspects. The average scores for SRI knowledge increased from 2.5 to 4.3 (72.0%), cultivation efficiency from 2.4 to 4.2 (75.0%), and understanding of rice downstreaming from 2.3 to 4.3 (86.9%). In addition, the majority of participants expressed interest in adopting SRI technology and developing rice-based downstream enterprises. This program improved the community's technical capacity and promoted the adoption of more efficient and sustainable rice cultivation practices, while also creating opportunities to strengthen rural economic development through value-added rice products.

Budidaya padi konvensional yang masih banyak diterapkan oleh petani di pedesaan umumnya kurang efisien dalam penggunaan benih, air, dan input produksi, serta belum terintegrasi dengan sistem hilirisasi hasil panen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta kapasitas petani di Desa Surau, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah melalui introduksi teknologi budidaya tanaman padi System of Rice Intensification (SRI) serta penanganan pascapanen berbasis hilirisasi melalui pengemasan beras secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi partisipatif, demonstrasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 50 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman masyarakat yang signifikan pada seluruh aspek yang dievaluasi. Rata-rata skor pemahaman teknologi SRI meningkat dari 2,5 menjadi 4,3 (72,0%), efisiensi budidaya dari 2,4 menjadi 4,2 (75,0%), serta pemahaman hilirisasi beras dari 2,3 menjadi 4,3 (86,9%). Selain itu, sebagian besar peserta menunjukkan minat untuk mengadopsi teknologi SRI dan mengembangkan usaha berbasis hilirisasi beras. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas teknis masyarakat serta mendorong penerapan teknologi budidaya padi yang lebih efisien dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang penguatan ekonomi desa melalui peningkatan nilai tambah produk padi.

Author Biographies

  • Raka Teo Endrawan, Universitas Bengkulu

    Program Studi Magister Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian

  • Reny Herawati, Universitas Bengkulu

    Program Studi Magister Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian

  • Dwi Wahyu Ganefianti, Universitas Bengkulu

    Program Studi Magister Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian

  • Sumardi Widodo, Universitas Bengkulu

    Program Studi Magister Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian

  • Valen Heryanto, Universitas Bengkulu

    Program Studi Magister Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian

References

Adji, R. (2023). Teknologi budidaya padi salibu sebagai metode peningkatan produksi padi (p. 107).

Ariani, D. (2024). Karakter agronomi, fisiologi, dan hasil beberapa varietas padi (oryza sativa l.) Pada budidaya system of rice intensification (sri) dengan jumlah bibit yang berbeda. In s2 thesis, universitas malikussaleh.

BSN. (2020). Standar nasional beras 6128:2020, sni: badan standardisasi nasional. Indonesia

Budiman, & Santu, L. (2024). 1)* 125. 21. Https://doi.org/10.24929/fp.v21i2.3888

Burrahmad, M., Irwan, I., & Fahlevy, M. R. (2020). Persepsi petani terhadap penerapan budidaya padi dengan metode system of rice intensification (sri) di kecamatan indrapuri kabupaten aceh besar provinsi aceh. Sepa: jurnal sosial ekonomi pertanian dan agribisnis, 16(2), 160. Https://doi.org/10.20961/sepa.v16i2.34204

Cella, A., & Kurniati, E. (2025). Optimalisasi peran pkk dalam meningkatkan nilai ekonomi komoditas padi di tulang bawang. Juepa, 2(1), 3063–1920.

Elizabeth, R., & Anugrah, I. S. (2020). Akselerasi hilirisasi produk agroindustri berdayasaing mendongkrak kesejahteraan petani dan ekonomi pedesaan. Mimbar agribisnis: jurnal pemikiran masyarakat ilmiah berwawasan agribisnis, 6(2), 890. Https://doi.org/10.25157/ma.v6i2.3604

Harahap, R. (2023). Strategi pemasaran beras di pasar aek godang padang lawas utara. (disertasi doktor). Uin syekh ali hasan ahmad addary padangsidimpuan, indonesia.

Husny, Z., & Manisah. (2024). Budidaya padi secara sri dan konvensional pada padi sawah lebak pengaruhnya terhadap hasil dan produksi beberapa varietas padi. Jurnal triagro, 4(1), 14–22.

Iqbal, M., Qarni, W., & Harahap, M. I. (2023). Penerapan metode system of rice intensification (sri) dalam upaya peningkatan produksi dan peningkatan kesejahteraan petani kecamatan sakti. Jurnal informatika ekonomi bisnis, 5(17), 989–994. Https://doi.org/10.37034/infeb.v5i3.698

Juansa, A., Maulana, A. W., Lubis, M. M., Wijaya, A. A., Minarsi, A., Sugama, D., ... & Murwanti, R. (2025). Ketahanan pangan: swasembada pangan dan implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi di indonesia. Pt. Star digital publishing, yogyakarta-indonesia.

Kassam, A., Stoop, W., & Uphoff, N. (2011). Review of sri modifications in rice crop and water management and research issues for making further improvements in agricultural and water productivity. Paddy and water environment, 9(1), 163–180.

Lubis, R. P. (2024). Pertanian berkelanjutan: produksi padi dan kesejahteraan petani. Indonesia: serasi media teknologi.

Ludfi Arifin, A., & Solihin, D. (2025). Hilirisasi pangan guna mewujudkan ketahanan ekonomi. Jurnal pendidikan ekonomi akuntansi kewirausahaan, 5(2), 19–27. Https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/jpeaku

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. sage

Pageh, I. M., Lasmawan, I. W., Pardi, I. W., Syahrin, A. A., Hartono, M. S., Juli, I. W., Siani, N. K. P., Ni Komang Meliani, L., & Pramesti, D. A. (2025). Hilirisasi hasil pertanian pada kelompok tani mekar sari desa pengejaran. 10(1), 1430–1435.

Pandit, A., Sinha, A., & Roy, D. (2023). Challenges and opportunities in adopting the system of rice intensification: a socio-economic perspective. Journal of rural studies, 96, 112–121.

Rahmatullah, R., Hasyim, S. H., & ... (2023). Kepercayaan diri, kreativitas dan motivasi pengaruhnya terhadap minat berwirausaha generasi milenial. Indonesian journal of …, 5(2), 157–166. Https://journal.ilininstitute.com/index.php/ijolec/article/view/2026%0ahttps://journal.ilininstitute.com/index.php/ijolec/article/download/2026/698

Rogers, E M., Singhal, A., & Quinlan, M. M. (2014). Diffusion of innovations. Dalam an integrated approach to communication theory and research (hlm. 432–448). New york, ny: routledge.

Setiyaningsih, E. W. (2025). Pemberdayaan kelompok wanita tani melalui peningkatan pelayanan publik dan sdm untuk ketahanan pangan rumah tangga. Jurnal semarak kabumian, 3(2), 48–60.

Soekamto, M. H., Ohorella, Z., & Tabara, R. (2023). Peningkatan produktivitas tanah, tanaman dan sumberdaya petani (suatu pendekatan dengan pemanfaatan pupuk organik menuju sistem pertanian berkelanjutan). Yogyakarta, indonesia: deepublish.

Takari, D., & Subagio, M. S. (2025). Ekonomi pembangunan desa dan agroekoteknologi: sinergi kemandirian dan keberlanjutan desa. Yogyakarta, indonesia: deepublish.

Suryati, N., Puspitasari, M. S., & Fauziah, N. (2022). Analisis komparasi produksi padi sawah system of rice intensification (sri) dannon sri desa trikoyo kecamatan tugumulyo kabupaten musi rawas. Jurnal citra agritama, 12(2), 40–46.

Wahyuni, R. (2021). Sistem penyampaian inovasi mendukung percepatan hilirisasi dan adopsi teknologi introduksi pertanian Innovation. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 40(1), 1–8.

Yusra, S., Mardaleni, M., Andi Ralle, D. U., Mardiyah, N. R., Rini Ismayanti, Ani Mugiasih, Dewi, S. M., Ibrahim, E., Poleuleng, A. B., Fahmi, D. A., Bahasoan, H., Raini, U., & Suherah, S. (2025). Pengantar Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan (P. Amilda & O. Dima (eds.)). Widina Media Utama.

Zunaidi, A. (2024). Metodologi pengabdian kepada masyarakat: Pendekatan praktis untuk memberdayakan komunitas. Yayasan Putra Adi Dharma.

Downloads

Published

29-05-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Teknologi Budidaya Padi SRI dan Penanganan Pascapanen Berbasis Hilirisasi di Desa Surau, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah. (2026). JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 6(1), 101-113. https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7392

Similar Articles

11-20 of 39

You may also start an advanced similarity search for this article.