Analisis Perbandingan Pendapatan Sistem Panen Tebasan Dengan Sistem Panen Sendiri Usahatani Jagung Hibrida (Studi Kasus Di Desa Nglaban, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk)

Authors

  • Linawati Linawati Fakultas Pertanian Universitas Kadiri
  • Wiwiek Andajani Fakultas Pertanian Universitas Kadiri
  • Eko Yuliarsha Sidhi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri
  • Agustia Dwi Pamujiati Fakultas Pertanian Universitas Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.30737/jintan.v1i2.1811

Keywords:

harvesting system, hybrid corn farming, revenue

Abstract

Corn is one of the leading commodities after rice. Apart from being a staple food substitute for rice, corn can be used as animal feed and industrial raw materials. Over time, technology development is increasingly sophisticated, allowing corn to be used as a raw material for cosmetics and health supplies. In this study, the farmers used two harvest systems: the self harvest and slash harvest systems. This research was conducted to analyze the cost of farming and the income of maize farmers using the slash harvest system and the harvest system itself in Nglaban Village, Loceret District, Nganjuk Regency. This study using two variables: the dependent variable (the amount of income earned by corn farmers) and the independent variable (area of land, number of seeds, amount of fertilizer, and labor). The cost of farming and income between the harvest system itself and the cropping system of the two results obtained a homogeneous sample diversity from the F-test research results. The cost of farming showed that farming cost with their self-harvest system was higher than the costs of farming with a slash harvest system from the T-test results. Meanwhile, the T-test results from the farmer's income indicated that the income of maize farmers with the self-harvest system was higher than the income of corn farmers with the slash crop system.

 

Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan setelah Padi. Selain sebagai salah satu bahan pokok makanan dengan pengganti beras, jagung umumnya menjadi pakan ternak dan bahan baku industri. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, jagung juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan baku kosmetik dan kesehatan. Dalam penelitian ini petani menggunakan dua sistem panen yaitu sistem panen sendiri dan sistem panen tebasan. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui biaya usahatani dan mengetahui pendapatan petani jagung dengan menggunakan sistem panen tebasan dan sistem panen sendiri di Desa Nglaban, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel dependen (jumlah pendapatan yang diperoleh petani jagung) dan variabel independen (Luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk, dan tenaga kerja). Dari hasil penelitian uji F Biaya usahatani dan Pendapatan antara sistem panen sendiri dan sistem panen tebasan kedunya didapatkan keragaman sampel yang homogen. Dari hasil Uji T biaya usahatani didapatkan bahwa biaya usahatani petani jagung dengan sistem panen sendiri lebih tinggi dari pada biaya usahatani petani jagung dengan sistem panen tebasan. Sedangkan dari hasil Uji T pendapatan petani didapatkan bahwa pendapatan petani jagung dengan sistem panen sendiri lebih tinggi dari pada pendapatan petani jagung dengan sistem panen tebasan.

References

Albana, Y. M., Sutiarso, E., & Fauzi, N. F. (2018). Analisis Komparatif Usaha Tani Jagung Dan Kedelai Di Kabupaten Jember. Jurnal Agribest.

Annas, S. Y. I., Indardi, & Rusimah. (2013). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Petani Padi Dalam Memilih Sistem Panen Didusun Karangmojo Kelurahan Trirenggo Kecamatan Bantul Kabupaten Bantul. 76.

Bantaika, Y. (2017). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usaha Tani Jagung Di Desa Tesi Ayofanu, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Fauzi, N. F., Hariyati, Y., & Mulyo Ajin, J. M. (2016). Sistem Tebasan Pada Usaha Tani Padi Dan Dampaknya Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani Dikabupaten Jember.

Hidayat, A. (2013). Uji F & Uji T. (Https://Www.Statistikian.Com/201 3/01/Uji-F-Dan-Uji-T.Html, Diakes 23 Desember 2020).

Manyamsari, I., Dan Mujiburahmad. (2014). Karakteristik Petani Dan Hubungannya Dengan Kompetensi Petani Lahan Sempit (Kasus : Di Desa Sinar Sari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Jawa Barat).

Maumabe, P. (2018). Pengaruh Fakor Sosial Ekonomi Petani Terhadap Produksi Usaha Tani Jagung Di Desa Lanaus Kecamatan Insana Tengah.

Nahak, M. H., & Kune, S. J. (2017). Analisis Pendapatan Usaha Tani Jagung Di Desa Bannae Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara.

Panjaitan, F. E. D., Lubis, S. N., Dan Hashim, H. (2014). Analisis Efisiensi Produksi Dan Pendapatan Usaha Tani Jagung. Journal On Social Economic Of Agriculture And Agribusiness.

Pinardi, E. . (2011). Menuju Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Melalui Cloud Computing. E-Indonesia Initiative 2011 (EII2011) Konferensi Teknologi Informasi & Komunikasi Untuk Indonesia 14-15 Juni 2011, Bandung Kemungkinan Pengecualian Terbatas Terhadap Pengaturan Konfigurasi Aplikasi Pengguna Tertentu. 2. Cloud Platform As A Service Paas.

Purwanto, A., Pramono, R., Asbari, M., Santoso, P. B., Wijayanti, L. M., Choi, C. H., & Putri, R. S. (2020). Studi Eksploratif Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online Disekolah Dasar. Edupsycouns: Journal Of Education, Psychology And Counseling.

Ruminta, R. (2016). Analisis Penurunan Produksi Tanaman Padi Akibat Perubahan Iklim Dikabupaten Bandung Jawa Barat.

Kultivasi. Santoso, S. (2019). Statistik Parametrik. Statmat : Jurnal Statistika Dan Matematika.

Shofa, A. A. (2017). Tinjauan Hukum Page 160 of 160 Islam Terhadap Praktik Jual Beli Padi Dengan Sistem Tebas (Studi Kasus Di Desa Mlaten, Kabupaten Demak Tahun 2015/2016). Jurnal Ishraqi.

Silvira, Hasyim, H., Dan Fauzia, L. (2013). Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah (Studi Kasus : Desa Medang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara). Journal On Social Economic Of Agriculture And Agribusiness.

Suarni, Balai Penelitian Tanaman Serelia, M., Dan Yasin, Muh, Balai Penelitian Tanaman Serelia, M. (2015). Jagung Sebagai Sumber Pangan Fungsional. Iptek Tanaman Pangan.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (27th Ed.). Alfabeta, Cv.

Sugiyono, D. (2018). Metode Penelitian Kuatintatif , Kualitatif Dan R & D / Sugiyono. In Bandung: Alfabeta.

Sugiyono, P. D. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,Dan R&D. In Alfabeta, Cv.

Ulma, R. O. (2017). Efisiensi Penggunaan Faktor Faktor Produksi Pada Usaha Tani Jagung. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi|JIITUJ|.

Downloads

PlumX Metrics

Published

28-07-2021

How to Cite

Linawati, L., Andajani, W., Sidhi, E. Y., & Pamujiati, A. D. (2021). Analisis Perbandingan Pendapatan Sistem Panen Tebasan Dengan Sistem Panen Sendiri Usahatani Jagung Hibrida (Studi Kasus Di Desa Nglaban, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk). JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional, 1(2), 151–160. https://doi.org/10.30737/jintan.v1i2.1811

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>