Faktor Produksi Usahatani Lada Putih (Piper nigrum L.) Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas

Authors

  • Rosiana Selvi Kadiri University
  • Wiwiek Andajani Kadiri University
  • Eko Yuliarsha Sidhi Kadiri university

DOI:

https://doi.org/10.30737/jintan.v3i1.4000

Keywords:

Farming, Pepper, Production factors

Abstract

Pepper plants in Sambas Regency, West Kalimantan Province, are included in the type of plantation crops ranked the sixth largest crop yield. Some obstacles pepper farmers face are the significant investment required, the long waiting period for the harvest, climate change, fluctuating selling prices, hard-to-find labour, and restrictions on subsidized fertilizers. Those obstacles affect pepper farmers to switch to other commodities recently. Financially, this study aimed to determine farming feasibility and production factors influencing pepper farming. Thirty farmers in the area were given equal opportunities to be selected as research respondents. Data were collected in two ways: interviews and questionnaires distributed to respondents. Data analysis was carried out quantitatively by calculating total costs, revenue, income, business feasibility, and statistical tests. The analysis showed that the total production cost of IDR52,285,255 was gained from 1,457 kg per hectare production. The price per kg was IDR68,000, which resulted in an income of IDR46,790,745 per hectare. R/C analysis of 1.89 indicated farming feasibility and profitability. Based on the results of multiple regression analysis, the independent variables (seeds, fertilizers, pesticides, labour, and land area) determined the amount of pepper production for 64.7%. Simultaneously, those independent variables significantly affected pepper production. Production factors significantly influenced production were fertilizers, pesticides, and land area.

 

Tanaman lada di Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Bagian Barat yang masuk dalam jenis tanaman perkebunan dengan hasil tanaman terbesar nomor 6 setelah tanaman perkebunan lainnya. Beberapa kendala yang dihadapi oleh petani lada diantaranya investasi yang diperlukan besar, masa tunggu panen yang lama, iklim, harga jual fluktuatif, tenaga kerja sulit didapat, serta pembatasan pupuk subsidi Hal ini dapat menyebabkan petani lada akan beralih ke komoditas lain jika tidak dilakukan penghitungan analisis finansialnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui usahatani, kelayakan usahatani serta faktor produksi yang berpengaruh terhadap usahatani lada putih. Responden yang digunakan sebanyak 30 petani yang ditentukan dengan memberikan kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai responden. Data dikumpulkan dengan dua cara yakni wawancara dan juga kuisioner yang di sebar kepada responden. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menghitung biaya total, penerimaan, dan pendapatan, kelayakan usaha, serta uji statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total biaya produksi Rp52.285.255 pada produksi sebanyak 1.457 per ha yang harga per kg di harga Rp68.000, maka di peroleh pendapatan dengan besaran nilainya Rp46.790.745 per ha. Hasil perhitungan R/C ratio pada angka 1,89>1 menunjukkan hasil usaha tani pada Desa Nibung tergolong menguntungkan. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda, variabel independen (benih, pupuk, obat-obatan, tenaga kerja, dan luas lahan) menentukan jumlah produksi lada putih sebesar 64,7%. Secara simultan variabel independen berpengaruh signifikan terhadap produksi lada putih karena F hitung (8,781) lebih besar daripada F tabel (2,56) dengan signifikansi 0,05. Faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi lada putih adalah pupuk, obatobatan, dan luas lahan

Author Biographies

Rosiana Selvi, Kadiri University

Agribusiness

Wiwiek Andajani, Kadiri University

Agribusiness

Eko Yuliarsha Sidhi, Kadiri university

Agribusiness

References

Bahtera, N. I., Atmaja, E. J. J., & Hayati, L. (2021). Peningkatan Kapasitas Petani Lada dalam Penerapan Praktik Pertanian yang Baik. EDimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.26877/edimas.v12i2.7201

BPS, S. I. (2019). Statistik Indonesia. Statistik Indonesia 2019 (Indonesian Statistics).

Fatma, Hikmah, N., & Usman. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi lada di Desa Kongkomos Kecamatan Basidondo Kabupaten Tolitoli. Jurnal Agrotech, 10(1), 35–40.

Fitrah, H. (2013). Analisis Pemasaran Agribisnis Lada (Piper Nigrum L) Di Desa Mangkauk Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Ziraa’Ah Majalah Ilmiah Pertanian, 38(3),28–32. https://doi.org/10.31602/zmip.v38i3.17

Mahdi, N., & Suprehatin, S. (2021). Posisi Pasar Lada Indonesia di Pasar Global. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 5(2), 595–605. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.02.26

Maryadi, M., Sutandi, A., & Agusta, I. (2016). Analisis Usaha Tani Lada Dan Arahan Pengembangannya Di Kabupaten Bangka Tengah. Tataloka, 18(2), 76. https://doi.org/10.14710/tataloka. 18.2.76-84

Nurllah, I. (2019). Pengaruh Perubahan Harga Lada Putih Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat. Mimbar AGRIBISNIS Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 5(2), 224–234.

Panggabean, M. T., Amanah, S., & Tjitropranoto, P. (2016). Persepsi Petani Lada terhadap Diseminasi Teknologi Usahatani Lada di Bangka Belitung. Jurnal Penyuluhan. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v12i1.11321

Rostiana, O., Manohara, D., & Ruhnayat, A. (2017). Karakteristik Produksi Dan Mutu Lada Lokal Kalimantan TIMUR Characteristics of

Production and Quality of East Kalimantan B lack Pepper. Buletin Penelitian Tanaman Rempah Dan Obat, 28(2), 113–126.

Sawija. (2021). Analisis Pendapatan Usahatani dan Saluran Pemasaran Lada (Piper nigrum L.) di Desa Sanglepongan Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang. Universitas Hasanuddin Makassar.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. ALFABETA, cv.

Wardiman. (2022). Determinan yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Lada Putih di Desa Buntu Barana Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Yazmi, Suyatno, A., & Imelda. (2017). Analisis Finansial Usahatani Lada Putih (Piper Nigrum Linn) di Desa Ratu Sepudak Kecamatan Galing Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Social

Economic of Agriculture, 6(2).

Zahara, Rangkuti, M. S., & Asnawi, R. (2016). Analisis Komparasi Usahatani Lada dan FaktorFaktor yang Mempengaruhi Produksi Lada Hitam di Lampung.

Zulkarnain, Z.-, & Ranchianowarganegara, M. G. (2020). Analisis Kelayakan Finansial Pada Tanaman Lada di Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 20(1), 38. https://doi.org/10.25181/jppt.v20i1.1223

Downloads

PlumX Metrics

Published

28-01-2023

How to Cite

Selvi, R., Andajani, W., & Sidhi, E. Y. (2023). Faktor Produksi Usahatani Lada Putih (Piper nigrum L.) Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional, 3(1), 44–50. https://doi.org/10.30737/jintan.v3i1.4000

Issue

Section

Articles