ANALISIS PROGRAM SWARGALOKA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KOTA SURABAYA

Authors

  • I Made Linggantara Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Sapto Pramono Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Ika Devy Pramudiana Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Sri Roekminiati Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30737/mediasosian.v8i1.5540

Keywords:

Pelayanan Publik, Media Sosial, Swargaloka

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan, faktor pendukung, serta faktor penghambat dari Swargaloka Kota Surabaya. Pelaksanaan Swargaloka Kota Surabaya ini digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya administrasi kependudukan. Swargaloka adalah media publikasi digital melalui media sosial yang mereka miliki agar lebih efektif dan efisien, seperti informasi tentang Kartu Tanda Penduduk, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, surat pindah datang, akta perkawinan, dan akta perceraian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini terbagi menjadi 5 indikator pelayanan publik yang prima dan berkualitas, yaitu transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, dan kesamaan hak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Swargaloka Kota Surabaya, khususnya dalam menyebarkan informasi tentang administrasi kependudukan terbilang cukup baik dimana beberapa masyarakat sudah ada yang mengenal apa dan fungsi dari Swargaloka. Transparansi dan kondisional menjadi indikator yang dianggap lebih menonjol sebagai faktor pendukung sedangkan partisipasi menjadi indikator yang dianggap masih kurang sebagai faktor penghambat dari pelaksanaan Swargaloka. Pemerintah Kota Surabaya hendaknya dapat memperhatikan lebih mendalam pelayanan administrasi kependudukan agar semakin efektif dan efisien agar mampu menjangkau semua lapisan masyarakat di Surabaya tanpa terkecuali.

References

Chusniati, S. (2018). Implementasi Kebijakan Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Di Kabupaten Trenggalek. Mediasosian, Vol. 2(2), hal. 57-64.

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset (memilih diantara lima pendekatan). Penelitian Kualitatif.

Haning, M. T. (2018). Reformasi Birokrasi di Indonesia: Tinjauan Dari Perspektif Administrasi Publik. JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik), 25–37.

Haryanto, H. (2017). Faktor Pendukung dan Penghambat Kebijakan Jangka Panjang Pemerintah Kabupaten Kediri Dalam Pembangunan Central Business District. Mediasosian, Vol. 1(2), hal. 9-17.

Hung, W.-H., & Lin, C.-Y. (2018). Strategic Alignment and Performance for Service-oriented Smart Government in Taiwan: A Comparison between Government Officials and Private Sector Managers. The 18th International Conference on Electronic Business, 586–595.

Lauranti, M., Djamhari, E. A., & Mawesti, D. (2017). Open Government: Mengkaji Penggunaan e-government Pemerintah Daerah di Indonesia.

Monoarfa, H. (2012). Efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pelayanan publik: Suatu tinjauan kinerja lembaga pemerintahan. Jurnal Pelangi Ilmu, 5(01).

Shaikh, M. K., & Jana, S. (2021). Visualization and Scientometric Mapping of Global Public Administration Research during 2016-2020.

Sinambela, L. P. (2008). Reformasi pelayanan publik.

Strauss, A., & Corbin, J. (2003). Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tjokroamidjojo, B. (2002). Good governance: paradigma baru manajemen pembangunan.

PlumX Metrics

Published

29-04-2024

How to Cite

Linggantara, I. M., Pramono, S., Pramudiana, I. D., & Roekminiati, S. (2024). ANALISIS PROGRAM SWARGALOKA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KOTA SURABAYA. Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial Dan Administrasi Negara, 8(1), 95–108. https://doi.org/10.30737/mediasosian.v8i1.5540

Issue

Section

Articles