Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Batuk Di Dusun Plambongan Pajangan Bantul
Level Of Knowledge On The Use Of Cough Medication In The Village Of Plambongan Pajangan Bantul
DOI:
https://doi.org/10.30737/jafi.v7i2.7178Keywords:
Obat Batuk , Pengetahuan , penggunaanAbstract
Prevalensi batuk pada penyakit pneumonia di Indonesia pada tahun 2022 menunjukkan kasus tertinggi terjadi di Kalimantan Utara dengan persentase sebesar 67,3%, sedangkan di Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat sebesar 10,3%. Berdasarkan data statistik Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2021, terdapat lebih dari 35% penderita batuk di wilayah Kulon Progo dan Bantul. Tingkat pengetahuan yang baik dapat memengaruhi penggunaan obat secara rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat batuk di Dusun Plambongan, Pajangan, Bantul. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Dusun Plambongan yang berjumlah 848 jiwa, dengan sampel sebanyak 100 responden berusia 17–55 tahun. Jawaban responden dianalisis dan dikategorikan ke dalam tingkat pengetahuan baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat batuk di Dusun Plambongan berada pada kategori baik sebanyak 19 responden (19%), kategori cukup sebanyak 75 responden (75%), dan kategori kurang sebanyak 6 responden (6%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Dusun Plambongan mengenai penggunaan obat batuk termasuk dalam kategori cukup.
References
1. Sesarini, T.W.., Yuswar, M.A., Susanti, R., 2018. Ketepatan Swamedikasi Batuk Pada Pelajar Sekolah Menengah Atas Non Kesehatan di Kecamatan Pontianak Selatan Periode 2028/2019. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN, 4(1) : 55-67
2. Riyanti, A., Emelia, R., 2021. Analisis Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Obat Batuk Pada Pasien ISPA di Apotek Siaga-24 Cikampek. Jurnal Health Sains. Vol.2, No.11 :1392-1407
3. Kementrian Kesehatan RI. 2023. Retrieved from Kementrian Kesehatan: https://yankes.kemenkes.go.id/view_artikel/2522/memahami-batuk. Diakses pada tanggal 27Oktober 2024.
4. Kementrian Kesehatan RI. 2022. Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta : Kemenkes RI. Halaman 184.
5. Dinas Kesehatan Yogyakarta. 2021. Profil Kesehatan Kota Yogyakarta Tahun 2021. Halaman 138.
6. Laili, N.F. dkk, 2021. Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Common Cold di Apotek X Kabupaten Nganjuk. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 21(3): 1164-1167.
7. Masturoh, I., dan Anggita, T, N. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan.Jakarta:52
8. Susianti, L., Megawati, F., Adrianta, K., 2024. Pengetahuan dan Sikap Pasien
Terhadap Swamedikasi Pemilihan Obat Tradisional dan Konvensional di Apotek
Dharma Medika Bandung. Jurnal Integrasi Obat Tradisional. Vol.3 N0.1:1-7
9. Nailufar, F., 2017. Analisis Hubungan Karakteristik Demografi Terhadap Penghasilan Tenagga Kerja Wanita Usaha Modiste di Kota Banda Aceh. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publish. 4(2) : 16
10. Nufus, H., Mokodongan, R.S.., Saputri. A., 2022. Hubungan Karakteristik Masyarakat RW.009 Kel. Pasir Gunung Selatan dengan Tingkat Pengetahuan Swamedikasi. Jurnal Nusantara Madani. 1(2): 38-49.
11. Achiriani, A.Y., 2019. Gambaran Pengetahuan Mengenai Swamedikasi Pemilihan Obat Batuk Pada Masyarakat desa Wonokromo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Harapan Bersama.
12. Imani, L.I., Lestari, K., Mulyaningsih, W., 2023. Review Artikel : Kajian Farmasi Klinis Penggunaan Obat Batuk “X” Dengan Kandungan Bromhexine HCL Untuk Pengencer Dahak Pada Anak. Journal of Pharmaceutical and Sciences. Vol.6 No.1: 315-321
13. ISO Ikatan Apoteker Indonesia.2021. Informasi Spesialite Obat Indonesia Volume 53.Jakarta: PT.ISFI Penerbitan.
14. Wibowo, Adityo., 2021. Mekanisme Kerja Obat Anti Batuk. Jurnal Kedokteran Unila. Vol 5. No. 1 : 75-83
15. Khuluqiyah, I., Nurrahmah, N., Nourah, S., Fauziah, F., Shana, N., Aquila, F., & Dewi, K. (2016). Tingkat Pengetahuan Masyarakat Mengenai Penggunaan Obat Batuk Secara Swamedikasi. Jurnal Farmasi Komunitas, 3(2). 90-93.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Danang Yulianto, Anis Fatimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.