Teknologi Budidaya Tanaman Jagung Putih Ungu secara Organik Menggunakan Pupuk Organik dari Limbah Pisang di Desa Banjarsari

Authors

  • Erni Suminar Universitas Padjadjaran
  • Citra Bakti Universitas Padjadjaran
  • Ade Ismail Universitas Padjadjaran
  • Syariful Mubarok Universitas Padjadjaran
  • Farsya Risca Amalia Universitas Padjadjaran
  • Meisyela Salsabila Erizon Universitas Padjadjaran
  • Mohamad Yudha Pratama Universitas Winaya Mukti

DOI:

https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7220

Keywords:

Banjarsari, Jagung Putih Ungu, Limbah Pisang, Pupuk Organik

Abstract

Banjarsari Village in Sukaresik Subdistrict, Tasikmalaya Regency, West Java Province, is an agrarian area where most residents work as farmers. One of the cultivated commodities is purple-white corn, which has a high anthocyanin content and functions as an antioxidant. Farming practices in this village still rely on inorganic fertilizers, which may reduce soil quality in the long term. Therefore, an environmentally friendly fertilization alternative is needed by utilizing local organic waste. Slow-release organic fertilizer made from banana waste has been developed in Tasikmalaya, but its use among farmers in Banjarsari Village remains low. This community service activity was carried out through socialization and demonstrations of banana-waste organic fertilizer to improve farmers’ knowledge and confidence in the technology. The results showed high participant enthusiasm and a good understanding of the potential of organic fertilizers as substitutes for inorganic fertilizers. Field demonstrations also indicated that banana-waste organic fertilizer has the potential to effectively support the growth of purple-white corn. Thus, the utilization of banana waste has the potential to promote more sustainable agriculture and enhance farmers’ self-reliance in Banjarsari Village.

 

Desa Banjarsari, Kabupaten Tasikmalaya, memiliki potensi komoditas jagung putih ungu yang kaya antosianin, namun produktivitasnya terancam oleh tingginya ketergantungan petani pada pupuk anorganik yang berisiko menurunkan kualitas tanah. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa meskipun inovasi pupuk organik slow release berbahan limbah pisang telah tersedia di Tasikmalaya, tingkat adopsi dan pemanfaatannya oleh petani lokal masih sangat rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan adopsi teknologi ramah lingkungan melalui sosialisasi pemanfaatan pupuk organik dari limbah pisang dalam kegiatan budidaya pertanian. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi aplikasi lapangan pada tanaman jagung putih ungu untuk memberikan bukti efektivitas pupuk agar meningkatkan kepercayaan dan pengetahuan petani. Hasil survei kegiatan yang dilakukan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta pemahaman yang baik mengenai potensi pupuk organik sebagai pengganti pupuk anorganik serta meningkatkan minat untuk budidaya jagung putih ungu. Demonstrasi lapangan juga memperlihatkan bahwa pupuk organik limbah pisang memiliki peluang untuk mendukung pertumbuhan jagung putih ungu secara efektif. Hal ini ditunjukkan dari hasil penelitian yang menunjukkan tingkat keberhasilan pupuk organik pada konsentrasi 90 gr dengan menunjukkan hasil yang tidak jauh berbeda dengan perlakuan NPK. Dengan demikian, pemanfaatan limbah pisang berpotensi mendorong pertanian yang lebih berkelanjutan dan meningkatkan kemandirian petani di Desa Banjarsari.

Author Biographies

  • Erni Suminar, Universitas Padjadjaran

    Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian

  • Citra Bakti, Universitas Padjadjaran

    Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian

  • Ade Ismail, Universitas Padjadjaran

    Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian

  • Syariful Mubarok, Universitas Padjadjaran

    Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian

  • Farsya Risca Amalia, Universitas Padjadjaran

    Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan

  • Meisyela Salsabila Erizon, Universitas Padjadjaran

    Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

  • Mohamad Yudha Pratama, Universitas Winaya Mukti

    Fakultas Pertanian

References

Adrianto, H. I., Mustikarini, E. D., & Prayoga, G. I. (2021). Seleksi Generasi F2 untuk Mendapatkan Jagung dengan Kandungan Antosianin. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(2), 301–308. https://doi.org/10.18343/jipi.26.2.301

Basri, S., Jusuf, H., Hafid, R., Syaputra, E. M., & Basri, K. (2023). Pemanfaatan limbah batang pisang sebagai pupuk organik cair (POC). Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.51556/jpkmkelaker.v4i1.225

Dewi, A. S., Setiawan, D. H., & Novitaningrum, R. (2023). Potensi dan pengembangan jagung hibrida di indonesia. Journal Science Innovation and Technology (SINTECH), 3(1), 1–6. https://doi.org/10.47701/sintech.v3i1.2518

Hamzah, M., Kalembang, E., Fitriani, D. A., & Astuti, D. (2019). Pembuatan granul slow release fertilizer menggunakan lateks-kitosan sebagai bahan binder alami yang ramah lingkungan. Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), 7(1), 12-19.

Iksan, I., Adjam, S., & Salam, R. (2025). Pemanfaatan lahan pekarangan rumah bagi pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga di Kelurahan Tubo Kecamatan Ternate Utara. Pangea Wahana Informasi Pengembangan Profesi Dan Ilmu Geografi, 7(1), 106–119. https://doi.org/10.33387/pangea.v7i1.10366

Mustaqim, M., Yuniawati, R. D., Pratama, Y., & Mustova, M. (2025). Pelatihan pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi pupuk organic sebagai penunjang aktivitas petani di Desa Tumpeng Candipuro, Lumajang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(4), 959–965. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.3743

Mustikarini, E. D., Prayoga, G. I., & Yufikar, Y. (2023). Karakter Morfologi dan Depresi Silang dalam Galur F4 Jagung Ungu Hasil Persilangan Bersari Bebas. Agrotechnology Research Journal/Journal of Agronomy Research, 7(1), 27–33. https://doi.org/10.20961/agrotechresj.v7i1.71861

Putri, A., Redaputri, A. P., & Rinova, D. (2022). Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai pupuk menuju ekonomi sirkular (UMKM olahan pisang di Indonesia). Jurnal Pengabdian UMKM, 1(2), 104–109. https://doi.org/10.36448/jpu.v1i2.20

Sulaminingsih. (2024). Evaluasi efektivitas pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan tanaman padi. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 11877-11883.

Suwardi, S., & Herawati, H. (2021). Pengaruh Varietas dan Populasi Tanaman Terhadap Peningkatan Produtivitas Jagung Hibrida. Sainmatika Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(2), 124. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v18i2.5247

Triyadi, I., Delia, D., Fajriandini, N. B., Anisa, A., Syafitri, T. S., Farohah, N. L., Hafizh, N. F., Putri, C. M. S., Shopiana, N., Darajat, M. a. I., Fadilah, A. M., Nuraini, S., Muzaki, I., Musthafa, B., Setiabudi, S. A., Choerunnisa, M., Dewandaru, W., Anggraeni, I., Aziezah, A. N., & Nuraini, C. (2025). Penguatan Ketahanan Pertanian Desa Melalui Inovasi Pengendalian Hama dan Pupuk Kimia Secara Mekanis. Abdimas Galuh, 7(2), 1874. https://doi.org/10.25157/ag.v7i2.21113

Downloads

Published

29-05-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Teknologi Budidaya Tanaman Jagung Putih Ungu secara Organik Menggunakan Pupuk Organik dari Limbah Pisang di Desa Banjarsari. (2026). JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 6(1), 9-17. https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7220

Similar Articles

41-50 of 58

You may also start an advanced similarity search for this article.