Revitalisasi Kebun Percontohan Hortikultura melalui Pelatihan dan Pendampingan Partisipatif untuk Peningkatan Kapasitas Petani di Lembang Langda
DOI:
https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7564Keywords:
hortikultura, kebun percontohan, lahan pekarangan, pemberdayaan masyarakat, usaha taniAbstract
The KKN-T Community Service Program in Lembang Langda seeks to optimize the horticultural experimental garden as a hub for learning and production that engages community involvement. Partners face issues such as limited utilization of yard land, traditional and poorly structured farming methods, inadequate farm management, and low levels of community and youth engagement in creative agricultural initiatives. The execution approach involves socialization, technical training in horticultural farming, land freezing, intensive guidance, and participatory assessment. The demonstration garden is revitalized by managing the land, developing straightforward planting plans, adopting more methodical cultivation methods, and supporting documentation of farming activities. The outcomes of the initiatives indicate that the demonstration garden is functioning once more and yielding results; there is a rise in residents using their yards, along with improved understanding of cultivation methods and heightened awareness of handling basic agricultural enterprises. Active engagement in farming methods also boosts community and youth involvement. This initiative helps enhance family food security, creates additional income opportunities, and sustainably fortifies the community's socio-economic capabilities.
Kegiatan KKN-T PPM di Lembang Langda bertujuan untuk memaksimalkan kebun percobaan hortikultura sebagai pusat belajar dan produksi yang melibatkan partisipasi masyarakat. Permasalahan mitra mencakup minimnya penggunaan lahan pekarangan, praktik budidaya yang masih konvensional dan kurang terencana, manajemen usaha tani yang lemah, serta rendahnya keterlibatan masyarakat dan pemuda dalam aktivitas pertanian yang inovatif. Metode pelaksanaan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan teknis pertanian hortikultura, demonstrasi lahan, pendampingan yang intensif, serta evaluasi secara partisipatif. Revitalisasi kebun percontohan dilaksanakan melalui pengaturan lahan, pembuatan rencana tanam yang sederhana, penerapan teknik budidaya yang lebih sistematis, serta pendampingan dalam pencatatan kegiatan pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kebun percontohan kembali berjalan dan produktif, ada peningkatan pemanfaatan lahan pekarangan oleh warga, serta peningkatan pemahaman teknik budidaya dan kesadaran dalam mengelola usaha tani sederhana. Keterlibatan langsung dalam praktik budidaya juga meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemuda. Program ini berperan dalam peningkatan ketahanan pangan keluarga, menciptakan peluang pendapatan tambahan, serta memperkuat kapasitas sosial ekonomi masyarakat secara berkelanjutan
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik hortikultura Indonesia 2023. Jakarta: BPS.
Food and Agriculture Organization. (2023). The state of food security and nutrition in the world 2023. Rome: FAO.
Kannapadang, S., Oktafianus, S., Karuru, S. S., & Kannapadang, D. (2025). Sosialisasi pengembangan tanaman tembakau dan penerapan teknis budidaya tembakau untuk peningkatan produktivitas petani di Sumalu Lembang Rantebua. Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development, 5(3), 629–634.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2023). Indeks desa membangun 2023. Jakarta: Kemendes PDTT.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pedoman pengembangan hortikultura berbasis kawasan. Jakarta: Kementan RI.
Lestari, D. D., Panggayuh, D. A. F., Ramadhan, C. S., Prasetyo, B. E., Mayoratri, M. H. P., & Kartika, D. S. Y. (2024). Upaya pengembangan tanaman hortikultura melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai wujud ketahanan pangan di Desa Galengdowo. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 37–44.
Msengana, B. Z. (2025). Contribution of home gardens to household food security and community sustainability. Cogent Food & Agriculture, 11(1), 2565714. https://doi.org/10.1080/23311932.2025.2565714
Nurhayati, N., & Santoso, D. (2022). Kebun percontohan sebagai media pembelajaran pertanian berkelanjutan di pedesaan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 45–53.
Oktafianus, S., Kannapadang, S., Driyunitha, & Nurhapisah. (2025). Pelatihan budidaya tanaman hortikultura sebagai upaya peningkatan kapasitas petani. TONGKONAN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 28–35.
Rahmawati, D. (2025). Diversifikasi tanaman pekarangan sebagai strategi ketahanan pangan lokal. Jurnal Ketahanan Pangan, 12(1), 211–220.
Ramadhani, N. H. (2025). Optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan dan pendapatan rumah tangga [Skripsi/Repository]. IPDN Repository.
Sari, Y., Devianty, R., Lusianti, E. F., Amanda, D. R., Aprilia, S. P., & Utami, W. (2023). Peran masyarakat dalam kegiatan meningkatkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Journal of Human and Education, 3(4), 11–18.
Shrestha, S., Khanal, P., Singh, P., & Budhathoki, T. (2025). Enhancing food security through home gardening in rural upland regions of Laos. Agriculture, 15(7), 716. https://doi.org/10.3390/agriculture15070716
Widyastuti, W. (2025). Pemanfaatan pekarangan melalui budidaya tanaman hortikultura untuk ketahanan pangan rumah tangga. JAMALI, 6(1), 55–64.
World Bank. (2022). World development report 2022: Agriculture for development. Washington, DC: World Bank.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sion Oktafianus, Johana Ruadjanna Tangirerung, Kristanto Kristanto, Reskyliantogiri Purwono, Michaelis Selon Kamoda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship. Permitted third-party reuse is defined by the Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs (CC BY-NC-ND). This permission allows users to copy and distribute the Article, provided this is not done for commercial purposes and further does not permit distribution of the Article if it is changed or edited in any way, and provided the user gives appropriate credit (with a link to the formal publication through the relevant DOI), provides a link to the license, and that the licensor is not represented as endorsing the use made of the work.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

