Rencana Tata Tanam Kelompok Tani Sumber Rejeki Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek

Authors

  • Didik Susanto Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek
  • Aptika Hana Prastiwi Nareswari Kadiri University
  • Asca Ristiyawati Universitas Kadiri
  • Tjatur Prijo Rahardjo Universitas Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.30737/jatimas.v3i2.5112

Keywords:

kalender tanam, poktan, SDA

Abstract

Community service in the farming environment is a concept that describes the active efforts of agricultural instructors and educators in making positive contributions to farming communities. This activity was carried out in the working area of the Sumber Rejeki Farmers Group, Durenan District, Trenggalek Regency, East Java. Target farmers will receive knowledge and implement best practices to increase agricultural productivity sustainably. The aim of preparing planting arrangements is to help with more efficient and sustainable agricultural planning by considering natural cycles and the characteristics of the plants to be cultivated. The planting plan was designed based on climate factors, temperature, rainfall and duration of sunlight. Plant characteristics were also an essential consideration in determining planting plans. Planting planning is an essential tool in modern agriculture because it will facilitate agricultural actors to plan and manage agriculture more effectively, increase productivity and maintain environmental sustainability. Integration between educators, agricultural extension workers and farmer groups provides tangible benefits for overcoming food problems and building solid foundations for sustainable agriculture. It also appreciates farmers' important role in maintaining communities' resilience and well-being.

Pengabdian masyarakat di lingkungan petani merupakan konsep yang menggambarkan upaya aktif penyuluh pertanian dan tenaga pendidik dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat tani. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Kelompok Tani Sumber Rejeki, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Petani sebagai sasaran akan menerima pengetahuan dan melakukan praktik terbaik untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Penyusunan tata tanam bertujuan untuk membantu perencanaan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan dengan memperhitungkan siklus alam dan karakteristik tanaman yang akan dibudidayakan. Rencana tata tanam dirancang berdasarkan faktor iklim, suhu, curah hujan, dan durasi sinar matahari. Karakteristik tanaman juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan rencana tata tanam. Rencana tata tanam adalah alat yang sangat penting dalam pertanian modern karena akan memfasilitasi pelaku pertanian untuk merencanakan dan mengelola pertanian lebih efektif, meningkatkan produktivitas, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Integrasi antara tenaga pendidik, penyuluh pertanian, dan kelompok tani memberikan manfaat nyata untuk mengatasi masalah pangan serta membangun fondasi kuat untuk pertanian berkelanjutan. Hal ini juga menghargai peran penting yang dimainkan oleh petani dalam menjaga ketahanan dan kesejahteraan komunitas.

Author Biographies

Didik Susanto, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Trenggalek, Indonesia

Aptika Hana Prastiwi Nareswari, Kadiri University

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Asca Ristiyawati, Universitas Kadiri

Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Tjatur Prijo Rahardjo, Universitas Kadiri

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

References

Banjarnahor, D., & Simanjuntak, B. H. (2016). Evaluasi Kesesuaian Lahan Sumba Tengah Untuk Tanaman Pangan Serta Perancangan Pola Tanamnya Yang Spesifik Lokasi. Bumi Lestari Journal of Environment, 16(2), 108. https://doi.org/10.24843/blje.2016.v16.i02.p04

Deni, S., Gas, E. E., & Santosa. (2018). Analisis Pola Tanam Dan Kalender Tanam Padi Sawah Menggunakan Data Citra Landsat 8 OLI TIRS di Daerah Irigasi Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 25(1), 33–45.

Gitosaputro, S., & Listiana, I. (2018). Dinamika Penyuluhan Pertanian: dari Era Kolonial sampai dengan Era Digital. In CV. Anugrah Utama Raharja.

Hasibuan, M. R. R. (2023). Evaluasi Efisiensi Penggunaan Air Dalam Pertanian Berbasis Teknologi Irigasi Modern Muhammad Rasyid Redha Hasibuan. 1–11. https://osf.io/kcvfy/download

Hernawati, R., Harto, A. B., & Sari, D. K. (2018). Pemetaan Pola Tanam dan Kalender Tanam Padi Sawah menggunakan Teknik Penginderaan Jauh. Reka Geomatika, 2017(2), 91–101. https://doi.org/10.26760/rg.v2017i2.1768

Priyanto, M. W., Toiba, H., & Hartono, R. (2021). Strategi Adaptasi Perubahan Iklim: Faktor yang Mempengaruhi dan Manfaat Penerapannya. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 5(4), 1169–1178. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.04.19

Ramadhani, F., Syahbuddin, H., & Runtunuwu, E. (2015). Aplikasi Android pada Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu. Jurnal INKOM, 9(1), 39. https://doi.org/10.14203/j.inkom.414

Sarvina, Y. (2019). Dampak Perubahan Iklim dan Strategi Adaptasi Tanaman Buah Dan Sayuran Di Daerah Tropis / Climate Change Impact and Adaptation Srategy for Vegetable and Fruit Crops in the Tropic Region. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 38(2), 65. https://doi.org/10.21082/jp3.v38n2.2019.p65-76

Sobirin, S. (2018). Pranata Mangsa Dan Budaya Kearifan Lingkungan. Jurnal Budaya Nusantara, 2(1), 250–264. https://doi.org/10.36456/b.nusantara.vol2.no1.a1719

Surmaini, E., & Syahbuddin, H. (2016). Kriteria Awal Musim Tanam: Tinjauan Prediksi Waktu Tanam Padi Di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 35(2), 47. https://doi.org/10.21082/jp3.v35n2.2016.p47-56

Suryaningsih, D. R., & Mangera, Y. (2020). Kajian Penggunaan Naungan dan Mulsa terhadap Iklim Mikro pada Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Musamus AE Featuring Journal, 2(2), 61–73. https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/ae/index

Tamitiadini, D., Adila, I., & Dewi, W. W. A. (2019). Komunikasi Bencana: Teori dan Pendekatan Praktis Studi Kebencanaan di Indonesia. Universitas Brawijaya Press.

Taufiq, A., Sundari, T., Harsono, A., Harnowo, D., Mutmaidah, S., Baliadi, Y., Wijanarko, A., & Nugrahaeni, N. (2020). Evaluasi Teknologi Tumpangsari Kedelai dengan Padi Gogo dan Jagung. Buletin Palawija, 18(1), 20. https://doi.org/10.21082/bulpa.v18n1.2020.p20-32

Wakhid, N. (2019). Dinamika Waktu Tanam Tanam Padi Di Lahan Rawa Lebak Pulau Kalimantan. Agrin, 23(2), 133. https://doi.org/10.20884/1.agrin.2019.23.2.483

Yudi, S., Djuara, L., Istiqlal, A. L., & Didik, S. (2020). Menakar kapasitas adaptasi perubahan iklim petani padi sawah (kasus Kabupaten Pasuruan Jawa Timur). Jurnal Edudikara, 9(1), 19.

Downloads

PlumX Metrics

Published

29-11-2023

How to Cite

Susanto, D., Nareswari, A. H. P., Ristiyawati, A., & Rahardjo, T. P. (2023). Rencana Tata Tanam Kelompok Tani Sumber Rejeki Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek. JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 99–108. https://doi.org/10.30737/jatimas.v3i2.5112

Issue

Section

Articles