Peningkatan Kapasitas Warga Kampung Semanggi Surabaya melalui Edukasi Stabilitas Produk dan Kemitraan pada Produk Stik Semanggi

Authors

  • Akbar Hariputra Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Dwi Laila Maulida Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Putri Nurmalita Sari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7510

Keywords:

Edukasi, Stabilitas Produk, Kemitraan, Semanggi, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Kampung Semanggi in Surabaya is a traditional culinary area with strong economic potential, driven by its stik semanggi products. However, the community still faces challenges in maintaining product stability and building partnerships that can enhance added value. This community service program aims to improve residents’ understanding of product stability principles, including quality, shelf life, and sensory attributes, as well as partnership concepts as a strategy for collective business development. The method used is participatory education through workshops, material presentations, and group discussions. A total of 30 residents involved in the semanggi production process participated in the activity. Evaluation through pre-test and post-test indicated a significant increase in participants’ understanding across all educational aspects. Observations and group discussions revealed that residents showed strong interest in improving product quality and in developing more structured collaboration. This educational program successfully provided fundamental knowledge as a basis for strengthening community capacity to maintain semanggi product quality and expand partnership networks. It also offers an initial direction for the development of future follow-up assistance programs.

 

Kampung Semanggi Surabaya merupakan kawasan kuliner tradisional yang memiliki potensi ekonomi melalui produk stik semanggi. Namun, warga masih menghadapi kendala dalam menjaga stabilitas produk dan membangun kemitraan yang dapat meningkatkan nilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai prinsip stabilitas produk meliputi mutu, daya simpan, dan kualitas sensori serta konsep kemitraan sebagai strategi pengembangan usaha bersama. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui workshop, presentasi materi, dan diskusi kelompok. Sebanyak 30 warga yang terlibat dalam proses produksi semanggi mengikuti kegiatan ini. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada seluruh aspek edukasi. Hasil observasi dan diskusi kelompok mengungkapkan bahwa warga memiliki ketertarikan tinggi untuk memperbaiki kualitas produksi dan mulai membangun kerja sama yang lebih terstruktur. Kegiatan edukasi ini berhasil memberikan pemahaman dasar sebagai fondasi bagi pengembangan kapasitas warga dalam menjaga kualitas semanggi dan memperluas jejaring kemitraan. Program ini juga memberikan arah awal bagi pengembangan pendampingan lanjutan di masa mendatang.

Author Biographies

  • Akbar Hariputra, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

    Program Studi Agribisnis

  • Dwi Laila Maulida, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

    Program Studi Agribisnis

  • Putri Nurmalita Sari, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

    Program Studi Agribisnis

References

Asmy, A. E., Rauf, A., Rahmawaty, Badaruddin, & Khasanah, U. (2024). Reformulation of Persimmon Value-Added Model: Product Downstream Development Strategy for Farmers in East Java, Indonesia. Resources, 13(3). https://doi.org/10.3390/resources13030034

Cardona, M., Izquierdo, D., Barat, J. M., & Fernández-Segovia, I. (2023). Intrinsic and extrinsic attributes that influence choice of meat and meat products: techniques used in their identification. European Food Research and Technology, 249(10), 2485–2514. https://doi.org/10.1007/S00217-023-04301-1

Corradini, M. G. (2018). Shelf Life of Food Products: From Open Labeling to Real-Time Measurements. In Annual Review of Food Science and Technology (Vol. 9, pp. 251–269). https://doi.org/10.1146/annurev-food-030117-012433

Dushkova, D., & Ivlieva, O. (2024). Empowering Communities to Act for a Change: A Review of the Community Empowerment Programs towards Sustainability and Resilience. Sustainability (Switzerland), 16(19). https://doi.org/10.3390/SU16198700/S1

Giannakourou, M. C., & Tsironi, T. N. (2021). Application of processing and packaging hurdles for fresh-cut fruits and vegetables preservation. Foods, 10(4). https://doi.org/10.3390/FOODS10040830

Haugum, M., & Grande, J. (2017). The role of marketing in local food networks. International Journal on Food System Dynamics, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.18461/IJFSD.V8I1.811

Mangku, I. G. P., I Gusti Bagus Udayana, I Made Suwitra, Luh Kade Datrini, Amelia R. Nicolas, Hanilyn A. Hidalgo, & Mia Bella R. Fresnido. (2025). Strengthening Capacity Of “Sarining Trigona Pertiwi” Beekeeper Through International Networking. AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment), 9(1), 274–279. https://doi.org/10.29165/ajarcde.v9i1.338

Mihafu, F. D., Issa, J. Y., & Kamiyango, M. W. (2020). Implication of sensory evaluation and quality assessment in food product development: A review. Current Research in Nutrition and Food Science, 8(3), 690–702. https://doi.org/10.12944/CRNFSJ.8.3.03

Nareswari, A..H. P., Kustiani, E., Sidhi, E.Y., Aji, S., B., & Dewi, W S. (2025). Implementasi Strategi Brand Awareness Produk Jadam Sulfur “JDM” melalui Kolaborasi Komunitas Petani. Jatimas: Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat, 5(2), 132-143. https://doi.org/10.30737/jatimas.v5i2.7082

Razavi Hajiagha, S. H., Alaei, S., Amoozad Mahdiraji, H., & Yaftiyan, F. (2022). International collaboration formation in entrepreneurial food industry: evidence of an emerging economy. British Food Journal, 124(7), 2012–2038. https://doi.org/10.1108/BFJ-08-2021-0884

Semariyani, A. A. M., Ni Made Ayu Suardani Singapurwa, & Luh Suariani. (2022). Empowering Dapur Ayuna Women’s Group by implementing Good Manufacturing Practice (GMP) and Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP) in Central Banjar, Buduk Village, Mengwi District, Badung Regency, Bali. AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment), 6(3), 106–108. https://doi.org/10.29165/ajarcde.v6i3.131

Downloads

Published

29-05-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peningkatan Kapasitas Warga Kampung Semanggi Surabaya melalui Edukasi Stabilitas Produk dan Kemitraan pada Produk Stik Semanggi. (2026). JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 6(1), 26-34. https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7510

Similar Articles

71-80 of 98

You may also start an advanced similarity search for this article.