Edukasi Pemanfaatan Pupuk Organik dan Teknik Konservasi Lahan bagi Kelompok Tani di Gampong Paya Peunaga

Authors

  • Rony Rahmat Hidayat Hasibuan Universitas Teuku Umar
  • Zahra Rodliyatam Mardliyah Universitas Teuku Umar
  • Khori Suci Maifianti Universitas Teuku Umar
  • Hilmina Itawarneni Universitas Teuku Umar
  • Utari Azrani Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7598

Keywords:

Bahan organik, edukasi interpersonal, kelelahan lahan, konservasi tanah, pertanian berkelanjutan

Abstract

The agricultural sector in Indonesia is currently facing serious challenges, including land quality degradation, or land fatigue, due to excessive use of chemical inputs. This community service aims to restore soil health in Paya Peunaga Village through education on organic matter management and land conservation techniques. The method was implemented using a participatory mentoring scheme with interpersonal education strategies and knowledge gap analysis. Activities included training on identifying local waste potential, techniques for producing organic fertilizers independently, and demonstrations of applying mulch and simple terracing. The results of the service show a paradigm shift among farmers from conventional chemical cultivation toward sustainable agricultural practices. There has been an increase in technical literacy, enabling farmers to convert agricultural waste into high-quality organic fertilizer and to independently implement topsoil protection techniques. This program successfully increased farmers' independence from inputs and reduced reliance on subsidized fertilizers. The success of integrating organic fertilization with mechanical conservation was a key factor in maintaining soil aggregate stability and nutrient absorption efficiency. In conclusion, a humanist interpersonal approach is effective in reducing technological resistance among farmers. Strengthening farmer group institutions and developing independent business units are crucial steps to ensure program sustainability and maintain agricultural ecosystem resilience for future generations.

 

Sektor pertanian di Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius berupa degradasi kualitas lahan atau fenomena kelelahan lahan akibat penggunaan input kimiawi yang berlebihan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembalikan kesehatan tanah di Gampong Paya Peunaga melalui edukasi manajemen bahan organik dan teknik konservasi lahan. Metode pengabdian masyarakat ini diimplementasikan menggunakan skema pendampingan partisipatif dengan strategi edukasi interpersonal dan analisis kesenjangan pengetahuan. Kegiatan meliputi pelatihan identifikasi potensi limbah lokal, teknik demonstrasi penerapan mulsa dan terasering sederhana. Hasil pengabdian menunjukkan adanya transformasi paradigma petani dari pola budidaya konvensional-kimiawi menuju praktik pertanian berkelanjutan. Terjadi peningkatan literasi teknis yang signifikan, di mana petani kini mampu mengonversi limbah pertanian menjadi pupuk organik berkualitas dan mengimplementasikan teknik perlindungan lapisan atas tanah secara mandiri. Program ini berhasil meningkatkan kemandirian input petani dan mereduksi ketergantungan pada pupuk subsidi. Keberhasilan integrasi antara aspek pemupukan organik dan konservasi mekanis menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas agregat tanah dan efisiensi penyerapan hara. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan interpersonal yang humanis mampu mereduksi resistensi teknologi pada petani. Penguatan kelembagaan kelompok tani dan pengembangan unit usaha mandiri menjadi langkah krusial untuk menjamin keberlanjutan program serta menjaga ketahanan ekosistem pertanian bagi generasi mendatang.

Author Biographies

  • Rony Rahmat Hidayat Hasibuan, Universitas Teuku Umar

    Fakultas Pertanian

  • Zahra Rodliyatam Mardliyah, Universitas Teuku Umar

    Fakultas Pertanian

  • Khori Suci Maifianti, Universitas Teuku Umar

    Fakultas Pertanian

  • Hilmina Itawarneni, Universitas Teuku Umar

    Fakultas Pertanian

  • Utari Azrani, Universitas Teuku Umar

    Fakultas Pertanian

References

Arifin, Z. (2024). Sense of Ownership dalam Program Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat.

Arifin, Z., Wibowo, A., & Hidayat, M. (2021). Characteristics and management of Ultisol soils for sustainable agriculture. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 807, 12045. https://doi.org/10.1088/1755-1315/807/1/012045

Fauzi, A. (2023). Manajemen Konservasi Lahan Kering dan Mitigasi Erosi. Jurnal Ilmu Tanah.

Garcia, L., Martinez, J., & Robinson, P. (2019). Soil conservation techniques and erosion control in tropical agricultural lands. Journal of Environmental Management, 245, 112–125. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2019.05.044

Hidayat, R. (2024). Kemandirian Pupuk Organik di Tingkat Kelompok Tani. Jurnal Agroteknologi.

Kurniasih, D., Pratama, I., & Lestari, H. (2024). Participatory Rural Appraisal sebagai Pendekatan Kolaboratif dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 45–59. https://doi.org/10.77819/jipm.2024.091045

Kurniawan, D. (2023). Teknik Konservasi Mekanis pada Lahan Miring. Jurnal Agronomi Tropika.

Lee, K., Wong, S., & Nguyen, T. (2023). Long-term impact of organic farming on soil ecosystem services: A systematic review. Sustainability in Agriculture, 15(4), 450–468. https://doi.org/10.3390/su15040450

Lee, S. (2023). Land Fatigue and Chemical Overuse in Tropical Soils. Soil Health Journal.

Lestari, P. (2024). Kedaulatan Pangan Berbasis Kesehatan Tanah. Jurnal Lingkungan.

Maulana, H. (2023). Efektivitas Mulsa Organik terhadap Run-off Lahan. Jurnal Sumber Daya Air.

Miller, R. A., Davis, T., & Wilson, K. (2018). Local wisdom-based soil conservation: Lessons from community engagement. International Journal of Rural Development, 12(1), 34–49.

Nguyen, H., Tran, D., & Suzuki, M. (2022). Technical challenges in standardized organic fertilizer production for smallholder farmers. Asian Journal of Agriculture and Development, 19(2), 88–104. https://doi.org/10.37221/ajad.2022.19.2.5

Nguyen, T. (2022). Valorization of Local Agricultural Waste. Journal of Organic Recycling.

Patel, A., Sharma, R., & Gupta, S. (2021). Integration of mechanical and biological soil conservation in hilly terrains. Land Degradation & Development, 32(8), 2145–2160. https://doi.org/10.1002/ldr.3901

Prasetyo, B., Nugroho, A., & Santoso, D. (2021). Pengaruh aplikasi pupuk organik cair terhadap perbaikan sifat biologi tanah pada lahan terdegradasi. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 8(1), 123–135.

Pratama, R. (2024). Hambatan Adopsi Teknologi di Tingkat Akar Rumput. Jurnal Agribisnis.

Putra, A., & Wijaya, K. (2021). Mikrobiologi Tanah dan Carbon Sequestration. Jurnal Mikrobiologi.

Rodriguez, M., Lopez, F., & Hernandez, A. (2022). Empowering farmer groups through independent production of agricultural inputs. Community Empowerment Journal, 10(3), 210–225.

Sari, D., & Rahman, A. (2023). Optimasi KTK Tanah melalui Aplikasi Kompos. Jurnal Lahan.

Setiawan, T., & Santoso, B. (2021). Organizational communication challenges in Indonesian agricultural cooperatives. Jurnal Manajemen Dan Agribisnis, 18(3), 210–220. https://doi.org/10.17358/jma.18.3.210

Smith, J. A., Thomson, M., & Coyne, R. P. (2020). Cation exchange capacity and nutrient buffering in organic-rich soils. Soil Science Society Journal, 84(2), 315–330. https://doi.org/10.1002/saj2.20035

Thompson, E., White, S., & Black, G. (2024). Gap analysis in sustainable agriculture: Bridging traditional knowledge and modern technology. Journal of Agricultural Education, 65(1), 12–28.

Waluyo, B., Karuniawan, A., & Zanetta, C. U. (2010). Pelatihan pembuatan kompos limbah ternak sebagai upaya pemulihan kesehatan lahan. Jatimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 133–136.

Widodo, B., Anggraini, D., & Setyawan, M. (2025). Ekonomi Sirkular dan Ketahanan Ekonomi Desa melalui Pemanfaatan Biomassa. Jurnal Ekonomi Hijau Indonesia, 11(1), 15–30. https://doi.org/10.88990/jehi.2025.111015

Zhang, Y., Liu, X., & Wang, Q. (2023). Adoption sustainability of organic farming technologies post-mentorship period: A longitudinal study. Journal of Cleaner Production, 380, 134–150. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.134150

Downloads

Published

29-05-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Edukasi Pemanfaatan Pupuk Organik dan Teknik Konservasi Lahan bagi Kelompok Tani di Gampong Paya Peunaga. (2026). JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 6(1), 48-60. https://doi.org/10.30737/jatimas.v6i1.7598

Similar Articles

21-30 of 103

You may also start an advanced similarity search for this article.