Kepatuhan Dan Manajemen Diri Sebagai Determinan Outcome Terapi Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

Complience and Self-Management as Determinants of Clinical Outcomes in Type 2 Diabetes Mellitus Patients

Authors

  • Neni Probosiwi Universitas Kadiri
  • Putri Suyence Vellanie Universitas Kadiri
  • Arifani Siswidiasari Universitas Kadiri
  • Dian Nurmawati Universitas Kadiri
  • Tsamrotul Ilmi Universitas Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.30737/jafi.v7i1.6668

Keywords:

DM Tipe 2 , Kepatuhan, Manajemen Diri, Outcome Terapi

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengendalian optimal untuk mencegah komplikasi. Keberhasilan terapi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepatuhan, manajemen diri, dan karakteristik pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan outcome terapi pada pasien DM tipe 2 di Poli Rawat Jalan RS X Kota Blitar. Penelitian menggunakan desain analitik cross-sectional pada 83 responden yang dipilih secara purposive sampling. Tingkat kepatuhan diukur dengan Medication Adherence Report Scale (MARS-5) dan manajemen diri dengan Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ). Outcome terapi dinilai dari kadar glukosa darah sewaktu (GDS) dan glukosa darah puasa (GDP). Hasil menunjukkan kepatuhan (p=0,001), manajemen diri (p=0,003), dan lama menderita DM (p=0,048) berhubungan signifikan dengan outcome terapi, sedangkan karakteristik seperti jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan tidak berhubungan secara signifikan. Analisis regresi logistik mengidentifikasi kepatuhan sebagai determinan utama (OR=3,280; 95% CI: 1,085–9,913). Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kepatuhan pengobatan dan manajemen diri berperan penting dalam keberhasilan terapi pada pasien DM tipe 2.

References

[1] Syahrizal. 2021. “Manifestasi Kulit Pada Diabetes Melitus”. Jurnal Health Sains., 2,4, 563-575.

[2] American Diabetes Association. 2019. Standar of Medical Care In Diabetes 2019 1st ed. Clin Diabetes 2019/., 37, 1, 11–34. Doi:10.2337/cd18-0105

[3] IDF. 2021. Diabetes worldwide in 2021. In International Diabetes Federation.

[4] Badan Pusat Statistik Kota Blitar. 2022. Penderita / Pasien di Puskesmas menurut Jenis Penyakit di Kota Blitar, 2021. Diakses pada 25 Januari 2025, dari https://blitarkota.bps.go.id/id/statistics-table/1/MTQzNCMx/penderita---pasien-di-puskesmas-menurut-jenis-penyakit-di-kota-blitar--2021.html

[5] Dinkes Kabupaten Blitar. 2024 . Profil Kesehatan Kota Kediri Tahun 2024. Blitar: Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Diakses pada 25 Januari 2025, dari https://data.blitarkab.go.id/data/pelayanan-kesehatan-penderita-diabetes-melitus-30272xn7.

[6] Aquarista, N.C. 2017. “Perbedaan Karakteristik Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Dan Tanpa Penyakit Jantung Koroner”. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5, 1, 37-47. Doi:10.20473/jbe.v5i1.

[7] Perkeni. 2021. Pedoman Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa Di Indonesia-2021. Pb Perkeni (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia).

[8] Gebremedhin, T., Workicho, A. and Angaw, D. A. 2019. “Health-Related Quality Of Life And Its Associated Factors Among Adult Patients With Type II Diabetes Attending Mizan Tepi University Teaching Hospital Southwest Ethiopia”. BMJ Open Diabetes Research Care, pp. 2–7. doi: 10.1136/bmjdrc-2018-000577.

[9] Muflihatin, S. K., Astuti, Z., Milkhatun., Halimah, N., & Nugroho, P. S. 2024. “Hubungan Perawatan Diri (Self Care) dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2”. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 16, 1, 1-6, https://doi.org/10.52022/jikm.v16i1.489

[10] Adawiyah, R., Anshari, M., & Mulyani, T. 2022. “Hubungan Tingkat Self Care dan Kepatuhan Terhadap Outcome Terapi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poli Rawat Jalan RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan”. Forum Ilmiah Kesehatan (FORIKES), 126-131.

[11] Luthfiyanti, N., & Setyawan, A. 2024. “Hubungan Kepatuhan Pengobatan Terhadap Outcome Klinis Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rsud Dr. Moewardi Surakarta”. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 4, 13202-13210, https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.38627

[12] Massiani., Lestari, R.M., & Prasida, D.W. 2023. “Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Diet pada Penderita Diabetes Mellitus Di Puskesmas Kereng Bangkirai”. Jurnal Surya Medika, 9,1, 154-164, https://doi.org/10.33084/jsm.v9i1.5162

[13] Arania,R., Triwahyuni, T., Prasetya, T., & Cahyani, S.D. 2021. “Hubungan Antara Pekerjaan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Klinik Mardi Waluyo Kabupaten Lampung Tengah”. Jurnal Medika Malahayati, 5,3, 163-169. https://doi.org/10.33024/jmm.v5i3.4110

[14] Yulianti, T., & Anggraini, L. 2020. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan di RSUD Sukoharjo”. Pharmacon Jurnal Farmasi Indonesia, 17, 2, 110-120. DOI:10.23917/pharmacon.v17.

[15] Rovy, N.W. 2018. Hubungan Beberapa Faktor yang dapat dimodifikasi dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Calon Jemaah Haji di Kabupaten Magetan. Diss, Stikes Bhakti Husada Mulia.

[16] Rohmatulloh, V.R., Riskiyah., Pardjianto, B., & Kinasih, L.K. 2024. “Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Terhadap Angka Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan 4 Kriteria Diagnosis Di Poliklinik Penyakit Dalam Rsud Karsa Husada Kota Batu”. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8, 1, 2528-2543. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i1.27198

[17] Rosalinda, J., & Nugraheni, A. Y. 2023. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta”. Health Information : Jurnal Penelitian, 15, 2, e1323. Retrieved from https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1323.

[18] Scarton, L., Nelson, T., Yao, Y., Devaughan-Circles, A., Legaspi, A. B., Donahoo, W. T., Segal, R., Goins, R. T., Manson, S. M., & Wilkie, D. J. 2023. “Association of Medication Adherence With HbA1c Control Among American Indian Adults With Type 2 Diabetes Using Tribal Health Services”. Jurnal Diabetes Care, 46 ,6, 1245–1251. https://doi.org/10.2337/dc22-1885

[19] Agustina, V., Astuti, N.P., & Naranti, H.F. 2022. “Hubungan Self Care Activities Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Pasien Diabetes Mellitus (Dm) Tipe Ii Di Rsud Kelet Provinsi Jawa Tengah”. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 17, 2, 207-215. http://dx.doi.org/10.36086/jpp.v17i2.1364

[20] Silalahi, L. 2019. “Hubungan Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2”. Jurnal Promkes, 7, 2, 223. https://doi.org/10.20473/jpk.V7.I2.2019.223-232

[21] Agustianto, R.F., Mudjanarko, S.W., & Prabowo, G.I. 2020. “Tingkat Pendidikan Bukan Merupakan Prediktor Risiko Diabetes Berdasarkan Skoring American Diabetes Association”. HIGEIA, 4,1, 157-167. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/33936

[22] Adimuntja, N.P. 2020. “Determinan Aktivitas Self-Care Pada Pasien Dm Tipe 2 Di RSUD Labuang Baji”. Gorontalo Journal Health and Science Community, 4, 1, 8-17. https://doi.org/10.35971/gojhes.v4i1.4483

[23] Saqila, L. R., & Muflihatin, S.K. 2021. “Relationship Of Knowledge And Self Management In Patients With Diabetes Mellitus Type Ii In The Working Area Of The Palaran Health Center, Samarinda City”. Borneo Student Research, 2, 2, 872-878.

[24] P2PTM Kemenkes RI. (2019). Tabel Batas Ambang Indeks Massa Tubuh (IMT). Kemenkes RI.

[25] Luthfiyanti, N., & Setyawan, A. 2024. “Hubungan Kepatuhan Pengobatan Terhadap Outcome Klinis Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rsud Dr. Moewardi Surakarta”. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 4, 13202-13210. http://dx.doi.org/10.31004/jkt.v5i4.38627

[26] Asta, S.W., Yulia, D., & Lipoito, N.I. 2025. “Hubungan Usia Dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas”. Jurnal Riset Media Keperawatan, 2, 3, 1712-1723. https://doi.org/10.62335/sinergi.v2i3.1083

[27] Sagita, R.W., Rusita, I., & Anto,Y.V. 2020. “Hubungan Indeks Massa Tubuh (Imt) Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSUD Wates”. Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia, 9,1, https://doi.org/10.47317/mikki.v9i1.257

[28] Zulfian, Z., & Tarmizi, M.D. 2021. “Hubungan Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) Dengan Kadar Kreatinin Serum Terhadap Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM Lampung Selatan”. MAHESA Malahayati Heal Student J. 2021;1, 4, 471-482. doi:10.33024/mahesa.v1i4.4027

[29] Firdiawan, A., Andayani, T.M., & Kristina, S.A. 2021. “Hubungan Kepatuhan Pengobatan Terhadap Outcome Klinik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Medication Adherence Rating Scale-5 (MARS-5)”. Majalah Farmaseutik, 17, 1: pp.22. 10.22146/farmaseutik.v17i1.48053.

[30] Kogoya, E., Haskas, Y., & Anisa, N.R. 2023. “Hubungan Self Care Dengan Quality Of Life Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3, 1, 22-30.

[31] Amir, S., Wungouw, H., & Pangemanan, D. 2020. “Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Bahu Kota Manado”. Jurnal EBiomedik (EBm), 3,184, 7.

[32] Katadi, S., Andayani, T.M., & Endarti, D. 2019. “Hubungan Kepatuhan Pengobatan dengan Outcome Klinik dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2”. Journal of Management and Pharmacy Practice, 9, 1, 19-26.

[33] Hartono, D. 2019. “Hubungan Self Care Dengan Komplikasi Diabetes Mellitus Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Poli Penyakit Dalam Rsud Dokter Mohamad Saleh Kota Probolinggo”. Journal of Nursing Care & Biomolecular, 4, 2, 111–118.

[34] Hidayah, M. 2019. “Hubungan Perilaku Self-Management Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Pucang Sewu, Surabaya”. Journal Amerta Nutrition, 176-182. Doi: 10.20473/amnt.v3i3.2019.176-182.

Downloads

Published

2025-12-31

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/ojs.unik-kediri.ac.id/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

How to Cite

Kepatuhan Dan Manajemen Diri Sebagai Determinan Outcome Terapi Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Complience and Self-Management as Determinants of Clinical Outcomes in Type 2 Diabetes Mellitus Patients. (2025). Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI), 7(1), 19-33. https://doi.org/10.30737/jafi.v7i1.6668

Similar Articles

21-30 of 39

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>